• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kementan Pantau Produksi DOC Broiler untuk Jaga Stabilitas Harga Ayam

20 Mei 2025
in Ekonomi
0
Kementan Pantau Produksi DOC Broiler untuk Jaga Stabilitas Harga Ayam

Peternakan ayam/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengupayakan stabilitas perunggasan melalui berbagai strategi mulai dari level hulu untuk merespon fluktuasi harga ayam pedaging (broiler) di tingkat peternak.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pengendalian produksi anak ayam umur sehari (DOC) broiler oleh perusahaan pembibit yang dilakukan secara mandiri.

Langkah ini mengacu pada Permentan Nomor 10 tahun 2024 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi. Pengendalian produksi diawali penerbitan surat himbauan dari Kementan agar perusahaan pembibit melaksanakan pengendalian produksi DOC dengan mengurangi jumlah telur tetas fertil dan afkir dini parent stock (PS) umur 55 minggu.

Sebagai tindak lanjut kebijakan tersebut, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan, Hary Suhada, melakukan kunjungan ke unit penetasan (hatchery) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (17/5/2025). Kunjungan ini melibatkan Balai Veteriner Subang, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang.

Dua hatchery yang dikunjungi yaitu milik PT Japfa Comfeed Indonesia dan PT Charoen Pokphand Jaya Farm. Kunjungan ini bertujuan memantau langsung pelaksanaan pengendalian produksi dan distribusi DOC broiler di lapangan.

“Unit penetasan merupakan basis awal produksi ayam ras pedaging. Oleh karena itu, kontrol terhadap proses penetasan dan distribusinya menjadi sangat krusial dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan,” ujar Hary.

Menurut dia, hasil pemantauan di lapangan akan memberikan informasi penting tentang perkembangan industri pembibitan dan pergerakan distribusi DOC broiler, sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Pemerintah juga mengimbau agar organisasi perangkat daerah (OPD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan dapat melakukan pemantauan secara berkala terhadap unit-unit penetasan di wilayahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Linda Al Amin menambahkan bahwa kondisi pasar pasca Lebaran menunjukkan penurunan daya beli masyarakat secara signifikan. “Akibatnya, pemotongan ayam menurun, sementara distribusi dari luar tetap masuk ke Jawa Barat. Hal ini menyebabkan kelebihan pasokan dan berdampak langsung pada harga di tingkat peternak,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa hingga saat ini belum ada intervensi konkret dari pemerintah daerah.
“Pengaturan produksi dan distribusi DOC broiler adalah kunci utama dalam menstabilkan harga ayam pedaging sekaligus melindungi kelangsungan usaha peternak mandiri di berbagai daerah,” ujarnya.

Hary mengrapresiasi komitmen daerah untuk mengatur penyediaan dan kebutuhan ayam ras di wilayah masing masing. Menurutnya Pemda memiliki kendali terhadap pemasukan dan pengeluaran komoditas peternakan seperti ayam ras. Lebih lanjut Hary menekankan kepada seluruh perusahaan pembibit ayam ras agar melaksanakan pengendalian produksi secara mandiri sesuai surat himbauan dimaksud.

Sejalan dengan langkah pemerintah dalam menjaga kestabilan harga dan distribusi ayam hidup di tingkat peternak, pelaku industri perunggasan nasional seperti PT Charoen Pokphand Jaya Farm dan PT Japfa Comfeed Indonesia menyatakan komitmennya untuk mendukung kebijakan pengendalian produksi.

Upaya ini dinilai penting guna menyeimbangkan suplai dan permintaan di pasar serta mencegah fluktuasi harga yang merugikan peternak.

“Kami sangat berkomitmen untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga serta mengikuti seluruh instruksi dari Kementerian Pertanian, terutama dalam pengendalian produksi DOC agar distribusi ayam hidup tetap seimbang dan harga di tingkat peternak tetap menguntungkan,” ujar Agung Prasetyo,General Manager Hatchery Area Jawa Barat PT Charoen Pokphand Indonesia.

Hal senada disampaikan oleh Rezha Hutama Santoso, Head Export Import & Permit PT Japfa Comfeed Indonesia, yang menegaskan bahwa perusahaannya akan berkomitmen penuh terhadap kebijakan pemerintah dalam rangka menstabilkan harga unggas di Indonesia.

Tags: #ayam hidup#broiler#DOC#Kementerian Pertanian#peternak#stabilitas
Previous Post

Kementan Dorong Pengembangan Kuda Lewat Teknologi IB

Next Post

Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT Naik Status Menjadi Awas

Next Post
Wapres: Kita Ingin Pemerintah Hadir dalam Penanganan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT Naik Status Menjadi Awas

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .