• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kementan Gandeng Bapanas dan Pelaku Usaha Jaga Stabilitas Harga Ayam Ras, Pastikan Pasokan Aman Jelang Akhir Tahun

16 Oktober 2025
in Ekonomi
0
Kementan Gandeng Bapanas dan Pelaku Usaha Jaga Stabilitas Harga Ayam Ras, Pastikan Pasokan Aman Jelang Akhir Tahun

Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan, Agung Suganda/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan para pelaku usaha perunggasan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan ayam ras pedaging di seluruh Indonesia, sekaligus memastikan rantai pasok berjalan lancar menjelang akhir tahun.

Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan, Agung Suganda, menyampaikan bahwa produksi ayam ras nasional menunjukkan trend positif peningkatannya dan stabil.

“Berdasarkan prognosa Oktober 2025, produksi ayam ras pedaging diperkirakan mencapai 372.867 ton, sementara kebutuhan masyarakat sebesar 325.641 ton. Artinya, kita memiliki surplus produksi sekitar 47.226 ton, yang menunjukkan kinerja peternakan nasional sangat baik,” ujar dia, Rabu (15/10/2025).

Agung menambahkan bahwa surplus ini menjadi indikator kuat bahwa sektor perunggasan Indonesia telah tumbuh lebih efisien dan adaptif.

“Capaian ini tidak hanya menjamin ketersediaan daging ayam bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan peternak dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang dikelola oleh Kementerian Perdagangan, harga ayam ras nasional hingga minggu kedua Oktober 2025 terpantau stabil. Rata-rata harga tercatat Rp38.743/kg, hal ini diketahui masih di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP) yang ditetapkan Rp40.000/kg. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasokan di pasar berjalan baik dan penyaluran dari produsen ke konsumen relatif lancar.

Deputi I Bidang Stabilisasi dan Ketersediaan Pangan Bapanas, I Ketut Gusti Astawa, mengapresiasi langkah-langkah koordinatif yang telah dilakukan seluruh pihak.

“Hasil pemantauan Bapanas menunjukkan harga ayam ras di sebagian besar provinsi tetap berada dalam kondisi stabil dan terjangkau. Ini menandakan bahwa sistem distribusi pangan nasional semakin solid,” terangnya.

Ia menambahkan, kerja sama erat antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga kestabilan pangan nasional.

“Kolaborasi lintas sektor yang terjalin saat ini harus terus diperkuat agar harga dan pasokan pangan strategis seperti ayam ras tetap terkendali,” ujar Ketut.

Perwakilan Asosiasi Rumah Potong Hewan Unggas Indonesia (ARPHUIN), Sigit Pambudi, menyampaikan bahwa pelaku usaha siap terus mendukung langkah pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasar.

“Kami berkomitmen menjaga rantai pasok unggas nasional tetap efisien. Dengan komunikasi yang baik antara peternak, pelaku distribusi, dan pemerintah, stabilitas harga bisa terus kita pertahankan,” paparnya.

Lebih lanjut, para pelaku usaha yang hadir turut melaporkan bahwa harga karkas ayam beku yang dijual di outlet yang tersebar lebih dari 2000 titik masih berkisar antara 35.000-37.000/kg. Hal ini dapat menjadi tujuan konsumen untuk membeli daging ayam dengan pilihan harga yang lebih terjangkau.

Dirjen Agung menegaskan komitmen bersama untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga ayam di seluruh Indonesia.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, kita optimistis harga daging ayam tetap stabil, pasokan terjaga, dan masyarakat dapat menikmati pangan berkualitas dengan harga yang wajar,” pungkasnya.

Tags: #ayam#Kementan#pelaku usaha#produksi#rantai pasok#stabilitas
Previous Post

Laboratorium Untuk Negeriku : Pusvetma Kementan Boyong Dua Penghargaan Pelayanan Publik 2025

Next Post

Rangkul Pelaku Usaha Perunggasan, Kementan Pastikan Semua Kompak Jaga Stok dan Stabilitas Harga Ayam Ras

Next Post
Rangkul Pelaku Usaha Perunggasan, Kementan Pastikan Semua Kompak Jaga Stok dan Stabilitas Harga Ayam Ras

Rangkul Pelaku Usaha Perunggasan, Kementan Pastikan Semua Kompak Jaga Stok dan Stabilitas Harga Ayam Ras

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .