• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Berhasil Dalam Program Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular, Indonesia Masuk Dalam Daftar Penerima Rekognisi FAO

17 Oktober 2025
in Ekonomi, Uncategorized
0
Berhasil Dalam Program Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular, Indonesia Masuk Dalam Daftar Penerima Rekognisi FAO
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta — Indonesia masuk dalam daftar penerima rekognisi Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) atas kontribusi Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) dalam pembangunan sektor pangan dan pertanian dunia.

Penghargaan diserahkan pada acara Global Technical Recognition Ceremony di Kantor Pusat FAO, Roma, Italia, Rabu (15/10/2025), dalam rangka peringatan 80 tahun FAO. Indonesia menjadi salah satu dari 18 penerima rekognisi KSST pada dua kategori Country-Level Recognition dan Institutional-Level Recognition.

Dari 18 penerima, hanya lima perwakilan negara (Arab Saudi, Brasil, Tiongkok, Uganda, dan Maroko) yang dipanggil kepodium untuk menerima penghargaan langsung. Indonesia bersama penerima lainnya disampaikan melalui penayangan di layar utama dan penyampaian sertifikat digital oleh FAO.

Pada kategori Country-Level, FAO mengapresiasi peran Indonesia dalam mendorong transformasi pertanian dan ketahanan pangan global melalui program KSST yang selaras dengan FAO Strategic Framework 2022–2031 dan visi “Four Betters” (better production, better nutrition, better environment, better life).

Selama dua dekade terakhir, Kementerian Pertanian (Kementan) telah mengimplementasikan inisiatif KSST untuk 74 negara, dengan mengirimkan 190 tenaga ahli, 400 alat dan mesin pertanian, 5.000 dosis semen beku, serta memberikan pelatihan bagi lebihdari 1.500 peserta dari Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Pasifik. Indonesia juga mendirikan pusat pelatihan regional di Tanzania, Gambia, dan Fiji serta mendukung pemulihan produksi pangan di Madagaskar dan Sudan.

Pada kategori Institutional-Level, penghargaan diberikan kepada Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, sebagai Centre of Excellence dalam reproduksi ternak. BBIB Singosari menyuplai lebih dari 60% semen beku nasional, membuka ribuan lapangan kerja, serta meningkatkan nilai ekonomi peternakan nasional. Secara internasional, BBIB Singosari telah melatih lebih dari300 profesional dari 36 negara dan menjalin kerja sama dengan JICA dan Islamic Development Bank (IsDB).

Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Ali Jamil, mengungkapkan penghargaan ini adalah sebuah simbol dari dunia Intenasional bahwa Indonesia telah bertransformasi menjadi solusi bagi pertanian di dunia.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan dunia atas peran strategis Indonesia sebagai penyedia solusi pertanian bagi negara berkembang. Indonesia telah bertransformasi dari penerima menjadi penyedia teknologi, tenaga ahli, dan inovasi pertanian global, seraya berkontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dunia,” ungkap Ali Jamil

Kegiatan Global Technical Recognition Ceremony dihadiri oleh jajaran pimpinan FAO, termasuk Director-General Dr. QU Dongyu dan Deputy Director-General Beth Bechdol, sertaperwakilan negara anggota, organisasi internasional, dan mitra pembangunan global.

Sebelum penyerahan penghargaan, Plt. Sekjen Kementan selaku Ketua Delegasi Indonesia juga menyampaikan komitmen Indonesia dalam memperkuat SSTC pada sesi Ministerial Dialogue on SSTC. Sesi ini dihadiri oleh para Menteri Pertanian dari Tiongkok, Bangladesh, Kenya, Jordan, Uzbekistan, Nigeria, dan Uganda serta pejabat setingkat Wakil Menteri dari Brazil, Rusia, Azerbaijan, Tanzania dan Kolumbia.

Dalam forum tersebut, Direktur Jenderal FAO, Director of UN Office for South-South Cooperation, dan Delegasi Tanzania secara khusus menyampaikan apresiasi atas kontribusi konkret Indonesia melalui berbagai program KSST. Selain itu, apresiasi terhadap Indonesia juga termasuk dalam hal inisiatif yang berakar dari semangat Bandung Conference tahun 1955 yang menegaskan solidaritas dan kerja sama negara-negara Selatan untuk kemandirian dan kesejahteraan bersama.

Previous Post

Bulog Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Sulawesi Tenggara

Next Post

Survei SPIN: Mentan Amran Kinerja Terbaik Nomor 2, Swasembada Pangan di Depan Mata

Next Post
Survei SPIN: Mentan Amran Kinerja Terbaik Nomor 2, Swasembada Pangan di Depan Mata

Survei SPIN: Mentan Amran Kinerja Terbaik Nomor 2, Swasembada Pangan di Depan Mata

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .