• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Tingkatkan Efektifitas Tata Ruang Laut untuk Karbon Biru

29 November 2025
in Ekonomi, Uncategorized
0
KKP Tingkatkan Efektifitas Tata Ruang Laut untuk Karbon Biru
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta, – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengedepankan sinergi dalam menata ruang laut untuk alokasi kawasan karbon biru berbasis mangrove dan padang lamun. Sinergi diantaranya dalam hal melakukan konservasi kawasan mangorove dan lamun yang kondisinya masih baik, serta melakukan rehabilitasi pada kawasan ekosistem pesisir yang terdegradasi.

“Kita perlu memahami bahwa pengembangan proyek karbon biru bukan sekadar kegiatan penanaman namun juga merupakan bagian dari transformasi ekonomi pesisir menuju pembangunan berkelanjutan,” kata Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut Kartika Listriana dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (29/11).

Lebih jauh Kartika menjelaskan, integrasi pengaturan alokasi ruang untuk kegiatan karbon biru ke dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Perairan (Perda RTRWP) dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang Laut, serta penguatan pengaturan karbon biru di tingkat nasional menjadi landasan penting bagi pengelolaan ekosistem pesisir yang berkelanjutan.

“Agar inisiatif karbon biru berjalan tepat sasaran, KKP berfokus untuk meningkatkan efektivitas penataan ruang laut agar setiap kegiatan pemanfaatan, termasuk proyek restorasi dan pengembangan kredit karbon, sesuai dengan daya dukung dan daya tampung ekosistem pesisir,” terangnya.

Pelibatan masyarakat

Guna memastikan pelibatan masyarakat dalam kegiatan pengembangan karbon biru, baru-baru ini Kartika mengunjungi Project Karbon Biru Berbasis Masyarakat ”Ibu Bakau” yang terletak di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Riau. Kegiatan ini melibatkan masyarakat pesisir se-Indonesia melalui penyusunan regulasi, standar, sosialisasi, rehabilitasi, pengembangan kelembagaan dan pendanaan berkelanjutan.

Tidak hanya bertujuan menurunkan emisi karbon namun juga menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal. “KKP akan memonitor dan mengevaluasi kualitas pelaksanaan pemanfaatan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) ekosistem karbon biru berdasarkan alokasi ruang yang telah tersedia dalam dokumen perencanaan ruang dan keberpihakan kepada pelestarian ekosistem karbon biru serta masyarakat di sekitar kawasan konservasi,” ujar Kartika.

Sebagai informasi, Sumitomo Corporation sebagai investor Project “Ibu Bakau” bekerjasama dengan Value Network Ventures (VNV/Project Developer) serta Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia (YAKOPI) dan Yayasan Gajah Sumatera (YAGASU) mengembangkan proyek karbon kredit berdasarkan Nature Based Solutions melalui penanaman mangrove di 6 provinsi wilayah Pulau Sumatera seluas 2.400 ha yang 1.009,61 ha di antaranya berada di perairan. Dukungan terhadap proyek ini memerlukan kepastian perizinan yang jelas dan sesuai aturan agar kegiatan dapat berjalan aman, terkontrol dan selaras dengan efektivitas penataan ruang laut.

Sementara, Eling Tuhono dari Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia menyebutkan peran serta masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan pengembangan karbon biru karena masyarakat pesisir adalah pihak yang paling dekat dengan ekosistem mangrove dan memiliki pengetahuan lokal untuk menjaga keberlanjutannya.

“Dengan melibatkan masyarakat dalam pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pengawasan serta pemanfaatan mangrove berbasis ekonomi, kegiatan restorasi tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga meningkatkan rasa memiliki, membuka peluang usaha dan memperkuat kesejahteraan masyarakat. Partisipasi aktif ini memastikan bahwa proyek karbon biru berkelanjutan dan memberikan manfaat lingkungan sekaligus manfaat sosial-ekonomi yang nyata,” imbuhnya.

Ketua Pokdarwis Pemuda Berdaya Iwan Winarto mengakui proyek ini juga memberikan peluang mata pencaharian alternatif, seperti kegiatan pembibitan mangrove, pengawasan mangrove, ekowisata, silvofishery dan wirausaha serta dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru lainnya.

”Penerima manfaat proyek tersebut sebanyak 6.554 orang yang terdiri dari 25,8% adalah perempuan, yaitu sejumlah 1.692 orang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmennya menjaga dan melindungi ekosistem karbon biru di perairan Indonesia terutama untuk menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati laut serta kemaslahatan masyarakat pesisir.

Previous Post

KKP Ingatkan Pemanfaatan Ruang Laut Lengkapi KKPRL Jika Tak Ingin Disegel

Next Post

Kolaborasi KKP dan BOSF Perkuat Investasi Ekonomi Biru

Next Post
Kolaborasi KKP dan BOSF Perkuat Investasi Ekonomi Biru

Kolaborasi KKP dan BOSF Perkuat Investasi Ekonomi Biru

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .