• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Luncurkan GHES 2026, Wamen ESDM Dorong Pemanfaatan Hidrogen

11 Februari 2026
in Ekonomi, Headline
0
Luncurkan GHES 2026, Wamen ESDM Dorong Pemanfaatan Hidrogen

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot secara resmi meluncurkan Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026./ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot secara resmi meluncurkan Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026.

Yuliot menegaskan bahwa hidrogen memiliki peran strategis sebagai salah satu pendorong pergeseran dari energi fosil ke sumber energi terbarukan, karena hidrogen merupakan pembawa energi nol karbon selain listrik.

“Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen terhadap upaya mitigasi perubahan iklim. Dalam jangka panjang, Indonesia menargetkan pengurangan porsi pemanfaatan energi fosil secara bertahap sebagai bagian dari pencapaian Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat. Salah upayanya adalah menetapkan hidrogen dan amonia sebagai Sumber Energi Baru,” ujar Yuliot, Selasa (10/2/2026).

Menurut Yuliot, pemanfaatan hidrogen di dalam negeri saat ini sudah ada di sektor industri, terutama sebagai bahan baku pupuk. “Konsumsi hidrogen di Indonesia saat ini berkisar 1,75 juta ton per tahun, dengan pemanfaatan didominasi untuk urea (88%), amonia (4%), dan kilang minyak (2%),” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa untuk tujuan dekarbonisasi, hidrogen bisa dimanfaatkan pada sektor-sektor yang sulit dikurangi emisinya (hard-to-abate sectors), seperti transportasi jarak jauh, pelayaran, penerbangan, produksi baja, serta pemanasan pada industri dan manufaktur.

Yuliot juga menilai Indonesia mempunyai peluang besar untuk mengembangkan hidrogen dan amonia sebagai bagian integral dari agenda transisi energi nasional sekaligus mendukung dekarbonisasi sistem energi global. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat pemanfaatan energi baru dan terbarukan secara masif.

“Peluang tersebut ditopang oleh modal dasar yang kuat, antara lain ketersediaan potensi energi baru dan terbarukan (EBT) yang melimpah, komitmen Indonesia terhadap mitigasi perubahan iklim global, serta posisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang berada pada jalur utama perdagangan internasional. Dengan keunggulan tersebut, Indonesia berpotensi menjadi hub hidrogen dan amonia di kawasan Asia Pasifik,” tuturnya.

Terkait upaya pemanfaatan hidrogen, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi menjelaskan bahwa Kementerian ESDM telah menyusun National Hydrogen Roadmap yang disusun berdasarkan rencana aksi yang selaras dengan rencana dan komitmen industri.

“Dan di tahun 2026 ini KPI dari EBTKE bertambah satu lagi yaitu mengenai pencapaian hidrogen hijau yang kita harapkan makin bertambah seiring dengan rencana umum energi nasional kita. Jadi kita harapkan penambahan hidrogen hijau yang diagendakan 2026 ini harus mencapai lebih dari 199 ton per tahun,” jelas Eniya.

Peluncuran GHES 2026 ini diharapkan memperkuat koordinasi antara pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan lain untuk mempercepat adopsi hidrogen hijau dan mengakselerasi transisi energi di Indonesia.

 

Tags: #2026#Global Hydrogen Ecosystem Summit#hidrogen#perubahan iklim#Yuliot
Previous Post

Komisi II DPR Target RUU Pilkada Rampung 2026

Next Post

Menaker Yassierli Minta Lulusan BLK ‘Diantar’ Sampai Dapat Kerja

Next Post
Menaker Yassierli Minta Lulusan BLK ‘Diantar’ Sampai Dapat Kerja

Menaker Yassierli Minta Lulusan BLK ‘Diantar’ Sampai Dapat Kerja

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .