• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Puan Berduka Prajurit TNI Gugur, Dorong Tanggung Jawab Internasional

1 April 2026
in Headline, Internasional
0
Puan: Membangun Indonesia Butuh Kerjasama Pemerintah Pusat dan Daerah

Ketua DPR RI Puan Maharani/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta– Ketua DPR RI Puan Maharani berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) imbas serangan Israel.

“Atas nama DPR RI maupun pribadi, saya sampaikan dukacita mendalam atas gugurnya 3 anak bangsa yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan di Lebanon,” ungkap Puan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Seperti diketahui, tiga prajurit TNI tewas dalam dua insiden terpisah pada 29 dan 30 Maret 2026 di Lebanon Selatan, termasuk anggota Kontingen Pasukan Perdamaian yang bernama Praka Farizal Rhomadhon.

Gugurnya tiga prajurit TNI tersebut dilaporkan terjadi di tengah eskalasi konflik antara militer Israel (IDF) dan Hizbullah. Puan pun mendukung langkah Pemerintah yang meminta otoritas-otoritas terkait untuk melakukan investigasi atas gugurnya Pasukan Perdamaian Indonesia.

“Negara berhak meminta pertanggungjawaban komunitas internasional sebagai bentuk perlindungan bagi setiap tumpah darah Indonesia,” tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Bagi Puan, pengorbanan prajurit TNI di Lebanon mengingatkan bahwa posisi Indonesia di panggung internasional dibangun bukan hanya melalui pernyataan politik, tetapi juga melalui keberanian nyata anak bangsa yang berdiri di garis depan ketika dunia menghadapi konflik.

Oleh karenanya, Puan menilai penghormatan terbaik kepada prajurit yang gugur adalah dengan memastikan bahwa pengabdian mereka memperkuat kesadaran nasional dan internasional.

“Kesadaran bahwa perdamaian dunia bukan agenda yang jauh dari kepentingan Indonesia, melainkan bagian dari tanggung jawab yang selalu memiliki konsekuensi nyata,” ungkap Puan.

“Keterlibatan Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia tidak pernah berada di ruang yang sepenuhnya aman, meskipun dijalankan di bawah mandat internasional,” tambah Puan.

Menurut Puan, selama ini kehadiran Indonesia dalam operasi perdamaian dunia sering dipahami publik hanya sebagai simbol diplomasi aktif negara.

“Namun, insiden di Lebanon menunjukkan bahwa di balik simbol itu terdapat risiko nyata yang harus dibaca sebagai bagian dari perubahan lanskap konflik global, di mana batas antara wilayah perang, wilayah sipil, dan area perlindungan internasional semakin kabur,” paparnya.

“Ketika prajurit Indonesia gugur dalam misi perdamaian, itu menunjukkan bahwa komitmen Indonesia terhadap perdamaian internasional selalu dibayar dengan tanggung jawab yang tidak ringan,” imbuh Puan.

Dalam pandangan Puan, insiden ini juga memperlihatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara komitmen internasional Indonesia dan perlindungan maksimal terhadap personel yang ditugaskan.

“Keberanian pasukan Indonesia di medan konflik harus selalu diikuti dengan kesiapan negara memastikan bahwa setiap perkembangan ancaman dipetakan secara lebih adaptif,” jelas cucu Bung Karno tersebut.

Puan berharap insiden ini dapat semakin meningkatkan kesadaran bagi semua pihak betapa pentingnya langkah dan upaya menciptakan perdamaian. Terutama bagi pihak-pihak yang masih berseteru dan berada dalam konflik geopolitik berkepanjangan.

“Perang harus segera dihentikan! Sudah berapa banyak korban berjatuhan demi kekuasaan pihak-pihak tertentu. PBB harus berani bertindak tegas,” ujar Puan.

Di sisi lain, Puan mendorong Pemerintah dan TNI untuk memberikan penghormatan yang layak bagi 3 prajurit yang gugur di Lebanon. Termasuk dengan memastikan hak-hak mereka sebagai pahlawan kemanusiaan dipenuhi.

“Ketiga putra terbaik Indonesia tersebut gugur saat menjalankan tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia. Sudah selayaknya Negara memberikan penghargaan sebaik-baiknya atas pengorbanan mereka,” jelas Puan

 

Tags: #Israel#Ketua DPR#Lebanon#pasukan perdamaian#prajurit#Puan Maharani#TNI
Previous Post

Jaga Daya Beli, Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik 1 April 2026

Next Post

Pemerintah Tetapkan ASN WFH Setiap Jumat Mulai 1 April

Next Post
Pemerintah Patok Penyaluran KUR 2025 Capai Rp300 Triliun

Pemerintah Tetapkan ASN WFH Setiap Jumat Mulai 1 April

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .