• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Dorong Arwana Indonesia Mendunia Lewat Kontes Internasional di Pontianak

1 Juni 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
KKP Dorong Arwana Indonesia Mendunia Lewat Kontes Internasional di Pontianak
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong pengembangan sektor ikan hias, khususnya Arwana Super Red sebagai komoditas unggulan Kalimantan Barat yang memiliki daya saing global. Salah satunya dengan mendukung pelaksanaan event APPS International Arowana Contest 2026 di Pontianak Convention Centre, Kalimantan Barat, pekan lalu.

“Kami berharap ajang tersebut dapat terus mendorong pengembangan sektor ikan hias nasional sekaligus memperkuat komitmen terhadap konservasi dan perdagangan yang legal serta berkelanjutan,” ujar Direktur Konservasi Spesies dan Genetik KKP, Sarmintohadi, dalam dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Senin (1/6/2026).

Ia menambahkan, pencapaian terbesar dari kontes ini bukan hanya pada kualitas ikan arwana yang ditampilkan, tetapi juga keberhasilan menghadirkan kolaborasi internasional antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan peserta dari berbagai negara. Momentum tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas promosi Arwana Indonesia di pasar global.

Ajang tahunan berskala internasional ini menghadirkan sebanyak 192 ikan Arwana Super Red terbaik dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, China, Taiwan, dan Vietnam. Diselenggarakan oleh Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk bersama Mayin International, kegiatan ini menjadi wadah mempertemukan komunitas arwana internasional, pelaku usaha, dan pemerintah untuk memperkuat jejaring perdagangan ikan hias yang legal dan berkelanjutan.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut mengapresiasi penyelenggaraan kontes internasional tersebut. Menurutnya, Kalimantan Barat memiliki keunggulan sebagai habitat asli arwana merah yang dikenal memiliki kualitas terbaik.

“Ikan siluk (arwana) yang merah dan indah tidak ada di daerah lain kecuali di Kalimantan Barat, yaitu di Kapuas Hulu sebagai habitat asalnya. Kalau di luar Kalimantan Barat ada, tetapi tidak seindah yang di Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan usai pengumuman pemenang kontes arwana.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara menegaskan bahwa Arwana Super Red asal Kalimantan Barat menjadi salah satu jenis ikan hias paling bernilai di pasar internasional. “Karakteristik warna merah cerah, bentuk tubuh yang elegan, serta kualitas sisik yang khas menjadikan ikan ini memiliki daya tarik tinggi dan diminati oleh kolektor maupun pecinta ikan hias dari berbagai negara,” ujar Koswara dalam siaran resmi di Jakarta.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan ekspor arwana wajib mengikuti regulasi ketat baik nasional maupun internasional karena arwana super red merupakan jenis ikan yang dilindungi penuh dan masuk dalam Appendiks I CITES. Perdagangan arwana diatur melalui Permen KP Nomor 61 Tahun 2018 dan Kepmen KP Nomor 1 Tahun 2021. “Pengawasan dilakukan ketat untuk memastikan kelestarian spesies,” jelasnya.

Selain menjadi ajang kompetisi internasional, APPS International Arowana Contest 2026 juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi arwana Indonesia ke pasar dunia. Antusiasme peserta dan komunitas arwana serta dukungan multipihak berhasil menghadirkan kontes yang mendapat perhatian luas dari pecinta ikan hias dalam maupun luar negeri sekaligus memperkuat pengembangan sektor ikan hias nasional sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan sektor ikan hias nasional. Pengembangan komoditas arwana diharapkan dapat memperkuat daya saing ekspor Indonesia sekaligus mendukung upaya konservasi spesies dan pelestarian habitat secara berkelanjutan.

Previous Post

KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China

Next Post

KKP Pastikan Partisipasi Nelayan Dukung Penataan Kawasan Pesisir Marunda

Next Post
KKP Pastikan Partisipasi Nelayan Dukung Penataan Kawasan Pesisir Marunda

KKP Pastikan Partisipasi Nelayan Dukung Penataan Kawasan Pesisir Marunda

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .