• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bertemu Menkeu China, Purbaya Bahas Kerja Sama Pembiayaan

17 Juni 2026
in Ekonomi, Headline
0
KSSK Pastikan Sistem Keuangan RI Tetap Terjaga di Tengah Konflik Timur Tengah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Beijing- Pemerintah terus memperkuat strategi pembiayaan pembangunan yang terukur, disiplin, dan berorientasi jangka panjang guna menjaga keberlanjutan pembangunan nasional di tengah dinamika dan volatilitas ekonomi global.

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam kunjungan kerjanya ke Tiongkok, salah satunya melalui pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan China atau Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Lan Fo’an, di Beijing, Rabu (17/6).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat akses pembiayaan pembangunan, memperluas basis investor, serta memperdalam kemitraan ekonomi dengan negara-negara mitra strategis.

Dalam kesempatan itu, Menteri Keuangan menegaskan bahwa Indonesia terus bergerak proaktif membangun fondasi pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan agar pembangunan dapat tetap berjalan di tengah berbagai tantangan global.

“Indonesia tidak menunggu. Kami bergerak lebih awal dengan membangun fondasi pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan agar pembangunan dapat terus berjalan di tengah berbagai tantangan global,” ujar Menkeu.

Dalam pertemuan tersebut, Menkeu menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada pada posisi yang kuat untuk membangun kerja sama strategis dengan berbagai mitra internasional.

Hal tersebut didukung oleh fundamental ekonomi nasional yang tetap terjaga, tercermin dari rasio utang pemerintah yang terkendali, defisit anggaran yang berada dalam batas aman, serta pertumbuhan ekonomi yang tetap resilien.

“Kami datang ke Beijing bukan karena terdesak, tetapi karena Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan. Ketika fondasi ekonomi kokoh, kita memiliki ruang untuk bertindak lebih strategis dan lebih percaya diri,” tegas Menkeu.

Menkeu juga menyampaikan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia masih terjaga dengan baik di tengah ketidakpastian global. Tingginya minat investor terhadap instrumen keuangan pemerintah serta stabilitas makroekonomi yang tetap terpelihara menjadi bukti kuat atas kredibilitas kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah.

“Kepercayaan pasar tidak dibangun dalam semalam. Itu merupakan hasil dari disiplin fiskal, reformasi yang konsisten, dan kredibilitas kebijakan yang terus dijaga pemerintah. Karena itu, Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang menarik di kawasan,” ungkap Menkeu.

Selain membahas penguatan kerja sama pembiayaan, kedua negara juga menegaskan pentingnya mempererat hubungan ekonomi Indonesia dan China yang selama ini terus berkembang. Menkeu berharap kolaborasi kedua negara dapat semakin diperkuat, baik dalam kerja sama bilateral maupun melalui berbagai forum internasional seperti G20 Finance Track, APEC Finance Ministers’ Process, dan ASEAN+3.

Dalam kunjungan kerja ke Beijing, Menkeu juga mempersiapkan penerbitan sovereign Panda Bond yang dipandang sebagai instrumen strategis untuk mendiversifikasi sumber pembiayaan, memperluas basis investor, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan China.

Penerbitan sovereign Panda Bond juga diharapkan dapat mendukung penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral (Local Currency Transaction/LCT) serta mendorong pendalaman kerja sama keuangan kedua negara.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menkeu akan mengadakan pertemuan dengan People’s Bank of China (PBOC), Shanghai Cooperation Organization (SCO) Development Bank, serta Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) guna memperluas jejaring kemitraan strategis dan membuka peluang kerja sama pembiayaan yang lebih luas.

Melalui langkah proaktif tersebut, pemerintah optimistis dapat semakin memperkuat posisi Indonesia dalam mengelola pembiayaan pembangunan secara berkelanjutan, memperluas akses terhadap sumber pendanaan global, serta menjaga ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Di saat sebagian pihak memilih menunggu kepastian, Indonesia memilih menyiapkan masa depan. Itulah alasan kami terus bergerak, membangun kepercayaan, dan memperkuat fondasi ekonomi bangsa,” jelas Purbaya.

 

Tags: #China#kerja sama#Menteri Keuangan#pembiayaan#Purbaya Yudhi Sadewa
Previous Post

Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta Lengkapi Tahapan Akhir

Next Post

Kemensos Gandeng GoTo Perkuat Digitalisasi Bansos

Next Post
Kemensos Gandeng GoTo Perkuat Digitalisasi Bansos

Kemensos Gandeng GoTo Perkuat Digitalisasi Bansos

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .