• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ketegangan Timur Tengah Mereda, ICP Juni Turun ke USD 83,45 per Barel

17 Juli 2026
in Ekonomi, Headline
0
Pemerintah Targetkan Lifting Minyak Bumi 635.000 Barel per Hari di 2024

Lifting minyak bumi/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta-Gejolak di Timur Tengah yang sempat membuat pasar minyak dunia bergejolak perlahan mereda. Ketika jalur distribusi mulai kembali pulih dan pasokan global berangsur stabil, harga minyak mentah Indonesia ikut bergerak turun.

Pemerintah menetapkan rata-rata Harga Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada Juni 2026 sebesar USD 83,45 per barel, turun dibandingkan ICP Mei 2026 yang berada pada level USD 106,56 per barel.

Penetapan ICP Juni tercantum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 282.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Juni 2026.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman mengatakan, perkembangan geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang menekan harga ICP selama Juni 2026.

“Angka ini mengalami penurunan signifikan sebesar USD 22,50 per barel dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level USD 106,56 per barel. Penurunan ini secara umum dipengaruhi oleh tensi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang cenderung mereda sepanjang bulan Juni,” kata Laode dalam keterangannya di Kantor Ditjen Migas, Gedung Ibnu Soetowo, Jakarta, (15/7).

Selain meredanya ketegangan di Timur Tengah, gencatan senjata dan kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap turut memengaruhi pasar. Pembukaan jalur tersebut memperlancar pasokan minyak dunia dan menekan harga di pasar internasional.

Harga minyak turut dipengaruhi faktor fundamental pasar. International Energy Agency (IEA) memproyeksikan permintaan minyak dunia tumbuh 1,1 juta barel per hari (bph), sementara OPEC+ kembali meningkatkan produksi.

Rusia berencana meningkatkan pasokan minyak untuk memenuhi target OPEC+ 2026. Kenaikan pasokan dan perlambatan permintaan menekan harga minyak dunia.

Secara rinci, perkembangan rata-rata harga minyak mentah utama pada Juni 2026 dibandingkan Mei 2026 adalah sebagai berikut:

  • ICP minyak mentah Indonesia turun USD 23,11 per barel, dari USD 106,56 menjadi USD 83,45 per barel.
  • Brent di ICE turun USD 18,73 per barel, dari USD 103,71 menjadi USD 84,98 per barel.
  • WTI di Nymex turun US$16,11 per barel, dari USD 98,51 menjadi USD 82,41 per barel.
  • Dated Brent turun USD 21,42 per barel, dari USD 107,55 menjadi US$86,13 per barel.
  • Basket OPEC turun USD 23,52 per barel, dari USD 114,55 menjadi USD 91,03 per barel berdasarkan data hingga 28 Juni 2026.

Untuk Juli 2026, pemerintah memproyeksikan ICP berada pada kisaran USD 67 hingga USD 71 per barel. Realisasi harga akan bergantung pada perkembangan pasar dan situasi geopolitik global.

Risiko yang masih perlu diperhatikan antara lain kemungkinan eskalasi serangan baru yang dapat mengganggu produksi minyak. Di sisi lain, peningkatan pasokan dari Timur Tengah setelah pembukaan Selat Hormuz berpotensi kembali menekan harga.

“Pemerintah terus memantau perkembangan pasar minyak internasional secara berkala guna memastikan kestabilan harga dan ketahanan energi nasional tetap terjaga dengan baik. Kami memastikan formula ICP tetap transparan mencerminkan dinamika pasar internasional agar tetap akuntabel bagi keuangan negara dan kegiatan usaha hulu migas,” ujar Laode.

Pemerintah akan menjadikan perkembangan pasokan, permintaan, serta kondisi geopolitik sebagai dasar pemantauan ICP pada periode berikutnya. Perubahan ketiga faktor tersebut akan menentukan arah harga minyak mentah Indonesia sepanjang Juli 2026.

Tags: #Indonesian Crude Price#Juni#Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral#minyak mentah#Timur Tengah
Previous Post

Prabowo: Anggaran TNI dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Next Post

Prabowo Pimpin Panen Raya Tiga Komoditas: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan

Next Post
Prabowo: Saya Tidak Akan Tenang sebelum RI Swasembada Pangan

Prabowo Pimpin Panen Raya Tiga Komoditas: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .