• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Meutya Hafid: Radikalisasi Digital Menyamar sebagai Kepedulian

30 Juli 2026
in Headline, Pendidikan
0
Meutya Hafid: Radikalisasi Digital Menyamar sebagai Kepedulian

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengingatkan masyarakat agar tidak terkecoh dengan pola baru radikalisasi di ruang digital.

Menurutnya, perekrutan kini tidak lagi diawali dengan ajakan kebencian atau kekerasan, melainkan melalui pendekatan yang tampak baik, seperti menawarkan bantuan, membangun kedekatan, hingga memberi harapan hidup yang lebih baik.

Setelah kepercayaan terbentuk, korban perlahan diarahkan pada paham ekstrem.

Meutya Hafid mengatakan pola radikalisasi di ruang digital telah berubah.

Kelompok radikal kini memanfaatkan pendekatan yang lebih halus dan personal untuk memengaruhi calon korbannya, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

“Saya harus tekankan bahwa kekerasan tidak dimulai dengan satu kata jahat. Kekerasan dimulai dengan sebuah uluran tangan, bantuan pengobatan, pelunasan utang, pengiriman bantuan yang bersifat personal, lalu disusul janji-janji kesejahteraan. Setelah kepercayaan terbentuk, barulah mereka diarahkan pada paham yang ekstrem,” ujar Meutya saat menghadiri Diskusi Buku Atas Nama Surga: Algoritma, Radikalisasi hingga Manipulasi Kesadaran di Jakarta Pusat, Rabu (29/07/2026).

Meutya menjelaskan perkembangan teknologi membuat proses radikalisasi semakin sulit dikenali.

Kekuatan narasi kini berpadu dengan algoritma digital yang mampu membentuk ruang informasi sesuai preferensi pengguna.

Akibatnya, seseorang dapat terus menerima informasi yang memperkuat keyakinannya, meski tidak sesuai dengan fakta.

“Ketika narasi bertemu dengan algoritma, lahirlah ilusi bahwa sesuatu yang terus muncul adalah kebenaran. Pada titik itu, fakta mulai kalah oleh emosi dan keyakinan. Inilah tantangan besar yang kita hadapi pada era post truth,” katanya.

Ia menegaskan perubahan perilaku akibat paparan digital tidak terjadi secara tiba-tiba.

Perubahan berlangsung perlahan sehingga sering kali tidak disadari oleh keluarga.

“Anak tidak berubah dalam satu atau dua hari. Sedikit demi sedikit hubungan dengan orang tua mulai renggang. Cerita yang dulu terbuka menjadi semakin sedikit, hingga akhirnya tidak ada lagi komunikasi. Saat itulah kita sering terlambat menyadari bahwa telah terjadi perubahan yang serius,” ujarnya.

Meutya juga mengungkapkan bahwa pada Mei lalu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berhasil menggagalkan upaya perekrutan terhadap 112 anak melalui satu platform digital.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa ruang digital terus dimanfaatkan kelompok radikal untuk mencari sasaran baru dengan berbagai modus yang semakin sulit dikenali.

Oleh karena itu, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.

“Regulasi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang lebih aman serta membantu orang tua mengenali berbagai risiko yang dihadapi anak di internet,” tandasnya.

Menkomdigi juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat literasi digital agar mampu mengenali perbedaan antara ruang digital yang sehat dan ruang digital yang berbahaya.

“Yang paling sulit bukan hanya menghadapi teknologinya, tetapi mengenali kapan sebuah kepedulian ternyata menjadi pintu masuk menuju manipulasi dan radikalisasi,” tegas Menkomdigi Meutya Hafid.

Tags: #Masyarakat#Menteri Komunikasi dan Digital#Meutya Hafid#radikalisasi
Previous Post

Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Miliar

Next Post

BMKG Prediksi El Nino Bertahan hingga Awal 2027

Next Post
BMKG Prediksi El Nino Bertahan hingga Awal 2027

BMKG Prediksi El Nino Bertahan hingga Awal 2027

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .