• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Marak Konten Hoaks Aksi Demo Jelang HUT RI, Meutya Hafid: Sebagian Besar Itu Video Lama

5 Agustus 2026
in Headline, Inovasi
0
Meutya Hafid: Radikalisasi Digital Menyamar sebagai Kepedulian

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak masyarakat untuk melawan hoaks di tengah maraknya konten-konten aksi demonstrasi di media sosial namun mayoritas merupakan video lama atau hasil editan.

Ia juga meminta media massa memperkuat perannya dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan cepat.

Menurut Meutya, kecepatan media dalam menyampaikan informasi yang benar menjadi salah satu kunci untuk mencegah penyebaran disinformasi yang dapat membingungkan dan meresahkan masyarakat.

“Teman-teman media silakan meliput dan memberitakan yang benar dengan cepat agar tidak memberi ruang kepada disinformasi yang masuk,” kata Menkomdigi Meutya Hafid di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (03/08/2026).

Seperti diketahui, jelang peringatan HUT RI ini, media sosial tengah diramaikan dengan konten-konten video demonstrasi yang diunggah tanpa memuat waktu kejadian.

Berbagai narasi dalam unggahan tersebut juga seolah-olah mengesankan terjadi aksi demonstrasi besar namun tidak mendapat porsi pemberitaan, bahkan ada juga yang menuduh adanya penghapusan konten yang dinarasikan sebagai peristiwa demo besar.

Sementara menurut Meutya, berbagai konten hoaks pun masih terus diproduksi dengan pola yang semakin beragam. Sebagian informasi dibuat sepenuhnya tidak benar, sementara sebagian lainnya menggunakan materi lama yang disebarkan kembali dengan konteks berbeda atau memanfaatkan peristiwa di luar negeri yang diklaim seolah terjadi di Indonesia.

“Teman-teman harus melihat videonya. Ada yang betul-betul hoaks karena kejadiannya tidak pernah ada. Ada yang menggunakan gambar lama dengan konteks yang berbeda. Ada pula yang menggabungkan kejadian di negara lain seolah-olah terjadi di Indonesia,” jelasnya.

Untuk itu, Meutya berpandangan media memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas informasi publik melalui kerja jurnalistik yang mengedepankan verifikasi dan akurasi.

Pemberitaan yang cepat dan tepat pun dinilai dapat mencegah masyarakat terpapar narasi palsu yang sengaja dibuat untuk memicu ketakutan maupun keresahan.

“Informasi yang benar adalah tanggung jawab bersama. Media memiliki peran penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan fakta, bukan informasi yang sengaja dibuat untuk menimbulkan ketakutan,” ujar Meutya.

Di sisi lain, Menkomdigi Meutya mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan berbagai video hoaks aksi demonstrasi yang saat ini banyak beredar di media sosial.

Sebab berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah video yang kembali viral teridentifikasi merupakan rekaman lama yang diunggah ulang tanpa penjelasan mengenai waktu dan konteks kejadian sehingga berpotensi menyesatkan publik.

Meutya mengatakan, penyebaran kembali konten lama seolah-olah merupakan peristiwa baru dapat membentuk persepsi yang keliru, memperkeruh situasi, serta memicu disinformasi di ruang digital.

“Penyebaran informasi palsu bukan hanya persoalan konten digital. Karena informasi hoaks itu berdampak pada keputusan orang per orang dari hari per hari. Ada yang jadi takut keluar, ada yang khawatir ketika bekerja. Menurut saya hal itu tidak tepat, tidak benar, dan mencederai nilai-nilai demokrasi serta semangat nasionalisme di momen peringatan Hari Kemerdekaan,” papar Meutya.

Meutya mengajak seluruh pihak, termasuk media dan masyarakat, bersama-sama menjaga ruang digital agar tetap sehat dengan mengedepankan informasi yang benar, terverifikasi, dan bermanfaat bagi publik.

Selain itu, bijaksana dalam bermedia sosial juga dapat menghindari hoaks atau disinformasi (informasi salah yang sengaja disebarluaskan dengan tujuan untuk menipu, menyesatkan, atau memanipulasi opini publik).

“Maka saya mengimbau, jangan menyebarkan informasi palsu dengan tujuan membuat ketakutan di tengah masyarakat menggunakan data yang tidak benar,” tegas Meutya.

Tags: #demonstrasi#hoaks#Masyarakat#media sosial#Menteri Komunikasi dan Digital#Meutya Hafid
Previous Post

Pendapatan KAI Group Capai Rp17,96 Triliun di Semester I 2026

Next Post

Mudahkan Akses Bagi Masyarakat, Bulog Perluas Distribusi Beras Premium ke Retail Modern

Next Post
Mudahkan Akses Bagi Masyarakat, Bulog Perluas Distribusi Beras Premium ke Retail Modern

Mudahkan Akses Bagi Masyarakat, Bulog Perluas Distribusi Beras Premium ke Retail Modern

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Pacu Produksi Pani Gold Mine, EMAS Percepat Proyek Fasilitas CIL 2

Pacu Produksi Pani Gold Mine, EMAS Percepat Proyek Fasilitas CIL 2

16 Oktober 2026
Atasi Karhutla, Pemerintah Uji Coba Teknologi Pemadam Asal Brasil

Atasi Karhutla, Pemerintah Uji Coba Teknologi Pemadam Asal Brasil

16 Oktober 2026
Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Beras, Perum Bulog Salurkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP Hingga Akhir Tahun 2025

Inflasi Pangan Tembus 5,03 Persen, Peritel Proyeksikan Harga Terus Naik hingga 2027

16 Oktober 2026
Mentan Amran Perkuat Pengawasan Tata Niaga Ayam dan Telur dari Hulu ke Hilir

Mentan Amran Perkuat Pengawasan Tata Niaga Ayam dan Telur dari Hulu ke Hilir

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .