• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Puan: Kritik Jadi Pendorong DPR Bertransformasi Lebih Baik

1 September 2026
in Headline, Politik
0
Dukung Keselamatan Prajurit TNI, DPR Nilai Misi UNIFIL Perlu Dievaluasi

Ketua DPR RI Puan Maharani/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- DPR RI menggelar Rapat Paripurna Khusus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 DPR RI. Ketua DPR RI Puan Maharani yang memimpin Rapat Paripurna menegaskan komitmen DPR untuk terus menyempurnakan kinerja dalam menjalankan kedaulatan rakyat.

Rapat Paripurna Khusus peringatan HUT ke-81 DPR RI digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Puan memimpin Rapat Paripurna Khusus didampingi Wakil DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Sari Yuliati.

Di Rapat Paripurna ini, Puan menyampaikan pidato Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 dan HUT ke-81 DPR RI bertajuk ‘DPR RI Berdampak: Wujudkan Daulat Rakyat melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif’.

Hadir Dalam rapat paripurna tersebut sejumlah tamu undangan seperti Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan Najamudin.

“Sejak awal kemerdekaan, para pendiri bangsa telah menetapkan pilihan yaitu bahwa Indonesia dibangun sebagai negara yang berkedaulatan rakyat dan negara hukum,” kata Puan di awal pidatonya.

“Kedaulatan tidak diletakkan pada kehendak perseorangan ataupun kekuasaan semata, melainkan pada rakyat,” lanjut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Menurut Puan, konsep Demokrasi Indonesia oleh para pendiri bangsa, bukanlah demokrasi yang sekadar meniru konsepsi dari luar.

“Demokrasi kita harus tumbuh dari kepribadian bangsa sendiri, berakar pada semangat kebersamaan, permusyawaratan, gotong royong, dan cita-cita keadilan sosial,” tutur Puan.

Puan mengatakan, tahun 2026 menandakan perjalanan panjang DPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat yang kini telah genap berusia 81 tahun.

“Angka tersebut bukan sekadar statistik, bukan pula sekadar penanda berlalunya waktu. 81 tahun adalah bentangan waktu yang berisikan perjuangan, ruang tempat bangsa ini berdinamika dan berdialektika untuk bagaimana kedaulatan rakyat diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Puan menambahkan, demokrasi bukanlah sebuah bangunan yang telah selesai. “Demokrasi adalah proses yang terus hidup, bertumbuh bersama masyarakat, diuji oleh perubahan zaman, dikoreksi oleh pengalaman, dan disempurnakan dari generasi ke generasi, agar kekuasaan negara tetap berpijak pada kehendak dan kepentingan rakyat,” jelas Puan.

“DPR RI terus membangun dan menyempurnakan kinerja dalam menjalankan kedaulatan rakyat, yaitu bahwa kedaulatan rakyat tidak cukup dimaknai sebatas hak untuk memilih dalam pemilu,” imbuhnya.

Puan menegaskan, kedaulatan rakyat harus hadir dalam kehidupan rakyat. Bahwa suara rakyat didengar, aspirasi rakyat diperjuangkan, hak-hak rakyat dilindungi, dan kesejahteraan rakyat menjadi tujuan penyelenggaraan negara.

“Di era keterbukaan informasi dan teknologi digital, tuntutan terhadap kinerja DPR RI tersebut menjadi semakin nyata. Jarak antara rakyat dan wakil rakyat semakin pendek,” sebut Puan.

“Aspirasi dapat disampaikan dalam hitungan detik, kebijakan dapat diawasi secara lebih terbuka, dan masyarakat memiliki ruang yang semakin luas untuk terlibat dalam percakapan publik,” tambahnya.

Dengan demikian, kata Puan, demokrasi bukan hanya tentang hak untuk berbicara, tetapi juga kesediaan untuk mendengar. Demokrasi pun disebut bukan sekadar mempertahankan perbedaan, tetapi kemampuan mengolah perbedaan menjadi keputusan bagi kepentingan bersama.

“Inilah yang terus diperjuangkan dan disempurnakan oleh DPR RI melalui fungsi-fungsinya yaitu untuk menghadirkan kebijakan negara yang berpihak pada kepentingan rakyat dan mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujar Puan.

“Sehingga setiap undang-undang yang dibentuk, setiap rupiah anggaran negara yang disetujui, dan setiap kebijakan Pemerintah yang diawasi harus memiliki tujuan yang sama yaitu menghadirkan keberpihakan kepada rakyat dan kesejahteraan rakyat,” sambungnya.

Lebih lanjut, Puan mengatakan kinerja DPR RI sebagai wakil rakyat, pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak yang dikerjakan, akan tetapi seberapa berarti hasil kerja DPR RI bagi kehidupan rakyat.

“DPR RI juga menyadari bahwa masih terdapat banyak ruang untuk berbenah dan meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, serta diplomasi parlemen,” kata Puan.

“Karena itu, DPR RI terbuka terhadap masukan, kritik, dan berbagai kalangan masyarakat,” lanjut cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut.

Puan menilai, kritik tidak semestinya dipandang sebagai jarak antara rakyat dan DPR, melainkan sebagai bagian dari hubungan demokratis yang menjaga DPR RI tetap dekat dengan aspirasi dan kenyataan hidup rakyat.

“Kami, DPR RI, akan menjadikan setiap kritik dan masukan sebagai pendorong untuk memperbaiki diri dan bertransformasi secara lebih baik dalam memenuhi harapan rakyat,” tegas Puan.

Puan pun menyatakan, DPR memahami bahwa kepercayaan rakyat tidak tumbuh hanya dari apa yang disampaikan melalui kata-kata. “Tetapi terutama dari konsistensi antara aspirasi yang didengar, kebijakan yang diambil, dan manfaat yang dapat dirasakan oleh rakyat,” lanjutnya.

Di sisi lain, Puan menyinggung tentang cita-cita demokrasi untuk mewujudkan pemerintahan negara ‘dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat’. Menurutnya, gagasan tersebut menegaskan bahwa rakyat bukan sekadar penerima keputusan negara, melainkan sumber legitimasi sekaligus tujuan dari penyelenggaraan kekuasaan negara.

“81 tahun DPR RI bukanlah titik akhir sebuah perjalanan. Tetapi merupakan momentum untuk memperkuat pengabdian, berbenah diri, memperkuat kepercayaan rakyat, dan terus menyempurnakan demokrasi Indonesia,” urai Puan.

Untuk itu, Puan mengajak seluruh anggota dewan dan seluruh elemen di DPR RI untuk bekerja dengan lebih baik lagi demi memastikan terwujudnya kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia. “Marilah kita, DPR RI, pada usia yang ke-81 tahun ini, terus mawas diri dan kita kerja bersama menjadikan DPR RI yang membawa perubahan nyata bagi kehidupan rakyat,” ajak Puan.

“81 tahun DPR RI bukanlah tentang sudah seberapa jauh DPR RI berjalan, tetapi tentang sudah seberapa dekat perjalanan kita dengan rakyat,” tambah mantan Menko PMK itu.

Secara khusus, Puan mengucapkan terima kasih atas dukungan dan berbagai masukan dari rakyat bagi DPR selama ini. “Atas nama Pimpinan DPR RI, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas kepercayaannya, kritik, serta dukungan yang diberikan untuk menyempurnakan pelaksanaan kedaulatan rakyat,” ungkap Puan.

“Dirgahayu DPR RI! Selamat Bekerja untuk Rakyat!” jelas Puan.

Tags: #Hari Ulang Tahun#Ketua DPR#kritik#Puan Maharani
Previous Post

Kementerian PU Bangun 375 Infrastruktur Sanitasi di Sumatera Utara

Next Post

Data Desil Tidak Sesuai, Mensos: Pemerintah Buka Saluran Pemutakhiran

Next Post
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Data Desil Tidak Sesuai, Mensos: Pemerintah Buka Saluran Pemutakhiran

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .