• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

World Rabies Day 2026: Jangan Abaikan Gigitan, Segera Cuci Luka Selama 15 Menit

27 September 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
World Rabies Day 2026: Jangan Abaikan Gigitan, Segera Cuci Luka Selama 15 Menit
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,jakarta – Gigitan atau cakaran hewan yang berisiko menularkan rabies tidak boleh dianggap sepele. Meski luka terlihat kecil, tindakan cepat tetap diperlukan untuk mencegah risiko penularan. Salah satu langkah pertolongan pertama yang penting adalah mencuci luka dengan sabun dan air mengalir selama sedikitnya 15 menit, kemudian segera mencari pertolongan medis.

Pesan tersebut menjadi bagian dari edukasi pada puncak peringatan World Rabies Day (WRD) 2026 di Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Minggu (27/9/2026). Masyarakat diingatkan bahwa pencegahan rabies tidak hanya dilakukan melalui vaksinasi hewan, tetapi juga melalui tindakan tepat setelah terjadi paparan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menegaskan bahwa pengendalian rabies berkaitan langsung dengan perlindungan kesehatan dan keselamatan manusia.

“Ketika kita berbicara tentang rabies, kita tidak hanya berbicara tentang angka kasus, vaksinasi, atau program pemerintah, tetapi ini tentang kesehatan dan kehidupan. Di balik satu kasus rabies, ada keluarga yang cemas, ada orang tua yang berharap anaknya dapat diselamatkan, dan ada kehidupan yang dapat berakhir hanya karena penyakit yang sebenarnya dapat kita cegah,” ujar Agung.

Karena itu, masyarakat perlu memahami langkah yang harus dilakukan apabila mengalami gigitan atau cakaran hewan yang berisiko rabies. Luka harus segera dicuci menggunakan sabun dan air mengalir selama sedikitnya 15 menit. Setelah itu, korban perlu segera mendatangi puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai indikasi.

Penanganan medis tidak boleh ditunda hanya karena luka terlihat kecil atau hewan yang menggigit merupakan hewan peliharaan. Tenaga kesehatan akan menilai jenis paparan dan menentukan kebutuhan vaksin antirabies maupun tindakan lain yang diperlukan.

Rabies merupakan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia, terutama melalui gigitan atau cakaran yang terkontaminasi air liur hewan terinfeksi. Anjing menjadi sumber utama penularan rabies kepada manusia secara global. Karena itu, vaksinasi hewan dan pencegahan gigitan menjadi bagian penting dalam pengendalian penyakit ini.

Dalam sesi edukasi WRD 2026, Agung mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko rabies dan langkah pencegahannya. Edukasi perlu berjalan beriringan dengan vaksinasi hewan, pengawasan kesehatan hewan, serta kepemilikan hewan yang bertanggung jawab.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak sembarangan mendekati atau menyentuh hewan yang tidak dikenal, terutama ketika hewan menunjukkan perilaku tidak biasa. Pemilik hewan perlu memastikan vaksinasi dilakukan secara rutin dan hewan dipelihara dengan baik.

Pengendalian rabies membutuhkan keterlibatan pemerintah pusat dan daerah, tenaga kesehatan manusia dan hewan, organisasi profesi, serta masyarakat. Vaksinasi hewan secara rutin, pengelolaan populasi hewan, edukasi publik, dan respons cepat terhadap kasus gigitan merupakan bagian dari upaya pencegahan yang saling melengkapi.

Melalui peringatan WRD 2026, Kementerian Pertanian mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan hewan sekaligus memahami tindakan yang perlu dilakukan untuk melindungi diri dan keluarga.

Pesannya sederhana: jika digigit atau dicakar hewan yang berisiko rabies, segera cuci luka dengan sabun dan air mengalir selama sedikitnya 15 menit, lalu cari pertolongan medis. Jangan menunggu luka membesar atau gejala muncul.

Lima belas menit adalah langkah awal pertolongan pertama, bukan pengganti penanganan medis. Dengan tindakan cepat, vaksinasi hewan, dan kolaborasi lintas sektor, upaya pencegahan rabies dapat diperkuat demi melindungi kesehatan manusia dan hewan.

Previous Post

Kementan Tambah BLU Peternakan, BBPTUHPT Baturraden Perkuat Layanan Bibit dan Pakan

Next Post

Kementan Perkuat Aksi Bersama Menuju Indonesia Bebas dari Rabies 2030

Next Post
Kementan Perkuat Aksi Bersama Menuju Indonesia Bebas dari Rabies 2030

Kementan Perkuat Aksi Bersama Menuju Indonesia Bebas dari Rabies 2030

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .