• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kampus OII Sidoarjo Dikunjungi Komisi IV DPR RI, KKP Pastikan Kualitas Pendidikan

4 Oktober 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Kampus OII Sidoarjo Dikunjungi Komisi IV DPR RI, KKP Pastikan Kualitas Pendidikan
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi Ocean Institute of Indonesia (OII) sejak diluncurkan pada 21 Juli lalu. Penguatan ini diantaranya melalui modernisasi sarana prasarana belajar dan praktikum, hingga memperluas kemitraan dengan kampus-kampus lain maupun dunia kerja.

“Penguatan pendidikan tinggi kelautan dan perikanan kami dorong melalui OII. Arah pengembangannya adalah memperkuat keterhubungan antarkampus, meningkatkan mutu pembelajaran, serta memperluas kemitraan. Dengan demikian, kapasitas pendidikan yang tersebar di berbagai daerah dapat bersama-sama menjawab kebutuhan pembangunan kelautan dan perikanan,” ujar Kepala BPPSDM KP I Nyoman Radiarta di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Pada Senin (28/9) lalu, Kampus OII Sidoarjo, Jawa Timur dikunjungi oleh Ketua Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman bersama sejumlah Anggota Komisi IV DPR RI. Kunjungan ini diantaranya untuk memantau langsung aktivitas para taruna dan taruna, termasuk melihat sarana prasarana pendukung pendidikan yang ada di kampus tersebut.

OII sendiri terdiri dari 11 satuan pendidikan vokasi KKP yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia yang sebelumnya dikenal sebagai Polteknik Kelautan dan Perikanan. Transformasi ini untuk memperkuat kualitas SDM, riset, inovasi, serta keterhubungan pendidikan dengan kebutuhan industri.

Bidang pendidikan yang dikembangkan mencakup penangkapan ikan, permesinan, budi daya, pengolahan, konservasi, hingga wisata bahari. Khusus di Kampus OII Sidoarjo, pendidikan mencakup budi daya, mekanisasi, pengolahan produk, agribisnis, dan penanganan patologi perikanan.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk mendukung kesiapan SDM dalam berbagai program prioritas, antara lain pengembangan kampung nelayan, revitalisasi tambak, tambak udang terintegrasi, budi daya ikan darat, industri garam, serta pengembangan kapal ikan modern. “Keragaman keahlian ini kami arahkan agar lulusan mampu berkontribusi di sepanjang rantai usaha perikanan, mulai dari produksi hingga pengembangan usaha,” jelas Nyoman.

Penguatan kelembagaan tersebut juga dibarengi dengan upaya peningkatan mutu pendidikan. Pada 11 kampus OII terdapat 14 program studi berakreditasi Unggul, 20 program studi berakreditasi Baik Sekali, dan 4 program studi berakreditasi Baik. Khusus di Sidoarjo, tiga program studi telah meraih akreditasi Unggul, yaitu bidang budi daya, pengolahan produk, dan penanganan patologi perikanan. Sementara dua program studi lainnya memperoleh akreditasi Baik Sekali.

“Kami juga mengintegrasikan kurikulum, sertifikasi, kompetensi dosen, fasilitas praktik, pengalaman industri, dan penelitian terapan dalam proses pendidikan. Kemitraan dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (Dudika) menjadi penghubung utama untuk memastikan kompetensi yang diberikan kepada taruna dan taruni tetap relevan dengan kebutuhan lapangan,” ungkapnya.

Di sisi lain, keberhasilan pendidikan juga diukur melalui penelusuran lulusan atau tracer study. Dari 10.616 lulusan pada periode 2021–2026, sebanyak 7.694 orang atau 72,48 persen tercatat terserap dalam pekerjaan dan wirausaha. Jumlah tersebut terdiri atas 6.979 orang yang bekerja dan 715 orang yang berwirausaha di bidang kelautan dan perikanan. Selain itu, sebanyak 219 orang tercatat melanjutkan pendidikan.

Sementara itu, kepada Komisi IV DPR yang berkunjung, para taruna menyampaikan sarana pendidikan secara umum sudah memadai dan sesuai dengan ekspektasi, meski tetap perlu mendapat peningkatan di beberapa fasilitas. Adapun dari DUDIKA menyampaikan, lulusan OII memiliki keunggulan dalam keterampilan, praktik, dan sertifikasi dibandingkan perguruan tinggi lainnya.

Previous Post

Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Ada Nama Rocky Gerung hingga Budi Gunawan

Next Post

KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23 Menyusul Dugaan Kekerasan terhadap ABK

Next Post
KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23 Menyusul Dugaan Kekerasan terhadap ABK

KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23 Menyusul Dugaan Kekerasan terhadap ABK

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .