• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026
in Headline, Nusantara
0
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul)/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan bahwa digitalisasi bansos melalui portal perlindungan sosial (Perlinsos) menjadi langkah penting untuk meningkatkan akurasi data dan ketepatan sasaran penerima manfaat.

Transformasi ini ditandai dengan keterbukaan data, pemutakhiran identitas penerima manfaat melalui teknologi biometrik, serta penguatan kolaborasi antarkementerian dan lembaga.

Hal itu Mensos Saifullah Yusuf sampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi mengenai rencana rollout nasional digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) di Kantor Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan dan diikuti oleh menteri maupun kepala badan terkait.

Saifullah Yusuf mengatakan, perubahan mendasar dalam transformasi data tersebut adalah peralihan dari sistem yang sebelumnya tertutup menjadi terbuka. Keterbukaan ini, menurut dia, memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui, mencermati, dan menyampaikan masukan terhadap data penerima bantuan.

“Dari tertutup menjadi terbuka, itu yang paling istimewa sebenarnya dari proses ini,” kata Mensos.

Ia menjelaskan, keterbukaan tersebut dilakukan atas perintah Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola data yang lebih transparan dan akuntabel.

Dengan demikian, masyarakat dapat turut mengawasi kualitas data, termasuk memberi masukan atau sanggahan jika ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.

Selain keterbukaan, Gus Ipul menyampaikan, transformasi juga dilakukan melalui registrasi ulang seluruh penerima manfaat dengan memperkuat proses verifikasi identitas. Sebelumnya, jelas dia, pendataan mengandalkan prinsip by name by address atau berdasarkan nama dan alamat.

Namun, melalui digitalisasi yang kini sedang dilakukan pemerintah, sistem tersebut dilengkapi dengan teknologi biometrik melalui pengenalan wajah (face recognition).

Mensos menilai, penambahan verifikasi biometrik menjadi perubahan penting untuk memastikan bantuan diterima oleh individu yang benar-benar terdaftar sebagai penerima manfaat. Sebab, dalam sistem sebelumnya, masih ditemukan kemungkinan penyerahan bantuan tidak tepat sasaran.

“Kalau dulu kita gagah dengan by name by address, sekarang ditambah biometrik, face recognition. Ini jadi revolusi, karena dulu bisa jadi kita kirim (bantuan ke) orang sesuai by name by address, tapi yang terima cucunya, yang terima anaknya, tapi sekarang enggak bisa. Ini yang terbaru,” jelas Saifullah Yusuf.

Kendati demikian, ia menekankan bahwa penguatan sistem harus berjalan beriringan dengan sosialisasi yang berkelanjutan. Pemahaman masyarakat mengenai perubahan mekanisme pendataan, keterbukaan data, serta proses verifikasi penerima manfaat perlu terus ditingkatkan agar pelaksanaan transformasi berjalan efektif.

Selain itu, penguatan keamanan data juga perlu diperhatikan seiring dengan semakin terintegrasinya sistem dan meningkatnya akses terhadap data. Gus Ipul menyebut, keterbukaan informasi harus berjalan seiring dengan perlindungan data serta penguatan keamanan sistem.

“Memang sosialisasi ini harus kita teruskan sambil memperkuat sistem kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul mengapresiasi kerja sama antarkementerian dan lembaga dalam mendukung integrasi data melalui digitalisasi Perlinsos. Menurutnya, keterhubungan data lintas instansi menjadi fondasi penting untuk memperkuat kualitas informasi yang digunakan dalam penetapan sasaran program.

“Hari ini, lewat Perlinsos ini, data kita makin kuat. Dan yang penting yang harus dicatat, ini seluruh kementerian kerja sama dan saling terbuka. Ini pertama kali juga duduk seperti ini, itu baru pertama kali, Pak Luhut, data-data terhubung,” ungkap Gus Ipul.

Tags: #bansos#digitalisasi#Menteri Sosial#perlindungan sosial#Saifullah Yusuf#transparansi
Previous Post

BGN Kembali Buka 1.000 Dapur MBG di Wilayah 3 T

Next Post

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

Next Post
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .