• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Menlu Retno: OKI Harus Bersatu Bela Keadilan dan Kemanusiaan Palestina

10 Mei 2024
in Headline, Internasional
0
Menlu Desak Sudan Lindungi WNI yang Terdampak Konflik Militer

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Gambia-Organisasi Kerja sama Islam (OKI) harus terus bersatu untuk membela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi di KTT OKI/15th Session Of The Islamic Summit Conference di Banjul, Gambia.

Dalam KTT dengan tema “Enhancing Unity And Solidarity Through Dialogue For Sustainable Development” tersebut, Menlu menyampaikan dua isu utama: mengenai Palestina dan mengenai agenda OKI.

Mengenai isu Palestina, Menlu mengingatkan kembali bahwa dalam Arab Peace Initiative dan berbagai keputusan OKI, disebutkan bahwa perdamaian dengan Israel hanya akan dilakukan jika Israel menghentikan pendudukannya terhadap Palestina.

Sikap ini telah mengirim pesan yang sangat kuat bahwa tanpa kemerdekaan Palestina, maka tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Israel.

“Saya ingatkan bahwa keputusan dan pesan tersebut sudah seharusnya dipertahankan secara konsisten,” tegas Retno Marsudi,Sabtu  (04/05).

Menurut Menlu RI, selama 7 bulan terakhir, lebih dari 34 ribu warga Palestina dibunuh oleh Israel yang merupakan genosida. Selain itu, bantuan kemanusiaan terhambat, dan ancaman Israel  menyerang Rafah terus berlanjut. Keanggotaan Palestina di PBB terus diblokir.

“Dalam situasi sulit ini, OKI harus bersatu untuk membela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina,”  tegas Retno Marsudi.

Terkait kondisi di Palestina, Menlu RI menyampaikan tiga poin utama yang perlu dilakukan OKI:

Pertama, jangan sampai perhatian terbelah. OKI harus terus fokus dan bersatu untuk membantu Palestina. OKI harus terus memberikan bantuan kemanusiaan untuk Gaza dan terus mendukung  kerja UNRWA. Terkait hal tersebut, Menlu mengajak OKI agar Islamic Financial Safety Net (Jaring Pengaman Keuangan Syariah) yang telah disepakati sebelumnya dapat segera diaktifkan agar dapat membantu rakyat Palestina.

Kedua, terus mendorong segera dilakukannya gencatan senjata permanen. Gencatan senjata akan menjadi game changer untuk menghentikan meningkatnya korban dan meringankan penderitaan. Gencatan senjata juga penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif untuk negosiasi yang adil menuju two-state solution.

Ketiga, mencegah eskalasi lebih lanjut. Negara-negara OKI harus fokus pada penanganan bencana kemanusiaan di Palestina dan menahan diri dari konflik terbuka. OKI memiliki tanggung jawab untuk menjamin stabilitas kawasan dan dunia. Kesatuan OKI harus dapat berkontribusi bagi perdamaian, bukan justru mendorong krisis.

Mengenai agenda OKI, Menlu menyampaikan mengenai masalah pembangunan dan isu perempuan. Dalam pernyatannya, Menlu menyampaikan bahwa kesenjangan pembangunan di OKI harus terus dipersempit.

Menlu menggarisbawahi sejumlah negara OKI yang masih mengalami kemiskinan. 21 dari 46 LDCs (least developed countries) adalah anggota OKI. Indonesia mendorong dilakukannya upaya-upaya untuk mempersempit kesenjangan ini, antara lain melalui penguatan perdagangan dan investasi. Untuk tujuan itu, Indonesia akan menyelenggarakan Indonesia -Africa Forum pada tanggal 3 – 4 September 2024 di Bali.

Lebih lanjut, Retno menyatakan bahwa pemberdayaan perempuan dan akses ke pendidikan berkualitas penting untuk pembangunan OKI yang inklusif, dan harus menjadi prioritas bagi OKI, termasuk untuk mempromosikan hak-hak pendidikan perempuan di Afghanistan. Menlu menegaskan isu perempuan perlu diarusutamakan dalam kebijakan dan kegiatan OKI.

Terkait Afghanistan, Indonesia menyampaikan berbagai inisiatif yang telah dilakukan, antara lain: beasiswa untuk perempuan dan anak perempuan Afghanistan, berbagi praktik terbaik tentang kurikulum madrasah dengan UNAMA, dan mengirimkan 10 juta dosis vaksin polio untuk anak-anak Afghanistan. Menlu mengajak OKI untuk mengambil upaya-upaya lebih dalam membantu Afghanistan.

Tags: #kemanusiaan#Menteri Luar Negeri#OKI#Palestina#Retno Marsudi
Previous Post

Pemerintah Terus Lanjutkan Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak

Next Post

Prabowo Yakin Dubes India yang Baru Tingkatkan Kerjasama Dua Negara

Next Post
Prabowo Yakin Dubes India yang Baru Tingkatkan Kerjasama Dua Negara

Prabowo Yakin Dubes India yang Baru Tingkatkan Kerjasama Dua Negara

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .