• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Indonesia – Jepang Sepakat Jalankan Program Energi Bersih

23 Agustus 2024
in Ekonomi, Headline
0
Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dengan Kementerian ESDM dengan New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) Jepang/ist
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta-Upaya menekan emisi menjadi salah satu langkah penting bagi pemerintah Indonesia dalam memenuhi target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2030.

Konkritnya, Jepang diplih sebagai partner penting dalam menjalankan program dekarbonisasi sektor energi melalui kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dengan Kementerian ESDM dengan New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) Jepang.

Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, dan Presiden NEDO, Yokoshima Naohiko, di sela-sela acara pertemuan kedua AZEC Ministerial Meeting di Jakarta, Rabu, 21 Agustus 2024.

“MoU ini merupakan tahap awal untuk melakukan studi kelayakan bersama. Setelah itu, hasilnya akan dibahas di AZEC bersama pemerintah dan METI. Selanjutnya, akan ditentukan dukungan tambahan dari AZEC untuk pengembangan energi bersih di Indonesia,” ujar Dadan.

Hal ini pun ditegaskan oleh Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roelani terkait peran AZEC sebagai forum terobosan (breakthrough) dalam mengatasi emisi dan perubahan iklim di Kawasan Asia Tenggara.

“AZEC adalah platform bagi negara-negara di kawasan untuk menunjukkan kerja sama dan tindakan yang berani dalam mengurangi emisi dan mengatasi perubahan iklim di sektor energi melalui promosi pengembangan Energi Terbarukan, Bahan Bakar Nabati dan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan, hidrogen, amonia, penangkapan dan penyimpanan karbon, dekarbonisasi batubara, dan inisiatif Industri Nol Bersih,” kata Roslan mewakili Menteri ESDM.

Dalam perjanjian ini, kedua negara sepakat untuk mendorong dekarbonisasi sektor energi melalui pemanfaatan sumber energi yang tersedia, penerapan teknologi energi bersih, serta efisiensi energi. Secara spesifik, Indonesia dan Jepang akan mengembangkan energi terbarukan, seperti tenaga surya, air, angin, dan bioenergi (biomassa, bio-metana, dan biofuel).

Selain itu, keduanya juga akan memproduksi hidrogen dan membangun rantai pasokannya, serta mengoptimalkan teknologi konservasi energi, termasuk pembangkit listrik hibrid berbasis surya dan diesel, pompa panas (heat pump), dan sistem cogeneration WHP (waste heat to power).

Kerja sama ini juga mencakup penerapan teknologi elektrifikasi di sektor industri, pengembangan teknologi jaringan pintar, serta manajemen sisi permintaan. Di samping itu, Indonesia dan Jepang juga akan mengembangkan model Energy Services Company (ESCO), meningkatkan nilai tambah batu bara untuk keperluan industri–seperti produksi grafit buatan dan bahan kimia dari batu bara–hingga pengelolaan limbah dalam pengolahan mineral kritis.

NEDO sendiri merupakan lembaga penelitian dan pengembangan di bawah Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang, yang didirikan pada tahun 1980. NEDO berfokus pada inovasi teknologi untuk menghadapi tantangan energi dan lingkungan global. Sebagai akselerator inovasi, NEDO bekerja sama dengan industri, akademisi, dan pemerintah untuk merumuskan langkah strategis dan rencana aksi dari proyek-proyek penelitiannya.

Salah satu proyek di Indonesia yang mendapat dukungan NEDO adalah pengembangan unit pertama produksi hidrogen hijau dari PLTP Lahendong Binary (500 kW) hingga tahap komersial. Selain itu, ada juga proyek demonstrasi Energy Management System (EMS) di Nunukan, Pulau Sebatik, yang menggabungkan PLTS dan PLT biomassa dengan PLTG dan PLTD yang sudah ada di wilayah tersebut.

Tags: #2030#energi bersih#ESDM#Indonesia#Jepang#Net Zero Emission
Previous Post

Penuhi Janji, Prabowo Kunjungi Papua Nugini Temui PM James Marape

Next Post

Terkait Revisi UU Pilkada, Puan Pastikan Kepentingan Negara Sejalan Konstitusi

Next Post
Kasus Balita Dianiaya di Daycare Depok, Ketua DPR: Kekerasan pada Anak Tak Bisa Dibiarkan

Terkait Revisi UU Pilkada, Puan Pastikan Kepentingan Negara Sejalan Konstitusi

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .