• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Bangun Pondok Wisata di Aceh Besar

12 November 2024
in Ekonomi
0
KKP Bangun Pondok Wisata di Aceh Besar

KKP membangun pondok wisata di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang membangun pondok wisata di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Pondok wisata ini dibangun sebagai bentuk apresiasi terhadap keterlibatan masyarakat dalam mengelola eriumkawasan konservasi di wilayah Aceh Besar.

“Bantuan konservasi diberikan kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Lembaga Ekowisata Pulo Aceh (LEPA) yakni satu unit pondok wisata pendukung ekowisata dan perlindungan penyu yang dilengkapi fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK),” ungkap Kepala BPSPL Padang Fajar Kurniawan.

Fajar juga menyebutkan tahun ini adalah kali kedua LEPA menerima bantuan konservasi setelah pada 2019 lalu telah diberikan bantuan pondok informasi. Hal ini menurutnya cukup beralasan mengingat keberhasilan LEPA, ikut mendorong kelompok untuk berinovasi mengembangkan program KOMPAK yang dengan mengadopsi inovasi KOMPAK Plus yang diinisiasi oleh BPSPL Padang.

LEPA sendiri berkegiatan di sekitar Kawasan Konservasi Perairan Aceh Besar yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 78/KEPMEN-KP/2020 Tahun 2020. Sejak 2017, LEPA telah aktif melakukan kegiatan konservasi seperti konservasi penyu, pengelolaan kawasan konservasi dan ekowisata, pemberdayaan ekonomi masyarakat, edukasi serta kolaborasi aksi bersih pantai.

“Bantuan sebelumnya telah dimanfaatkan dengan baik oleh LEPA khususnya perlindungan dan pelestarian penyu. Kami berharap LEPA tetap kompak dalam mengelola bantuan konservasi dan terus berinovasi hingga dapat membawa nama Aceh Besar ke kancah yang lebih luas,” urai Fajar.

Direktur Konservasi Ekosistem dan Biota Perairan Firdaus Agung saat dihubungi di Jakarta menyebutkan bantuan konservasi merupakan bagian dari upaya KKP untuk percepatan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi dan pengelolaan jenis ikan terancam punah dan/atau dilindungi baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.

“Bantuan pemerintah di bidang konservasi ini diberikan kepada masyarakat yang melakukan kegiatan perlindungan, pelestarian, dan/atau pemanfaatan pada kawasan konservasi maupun jenis ikan terancam punah dan/atau dilindungi” ungkap Firdaus.

Melalui bantuan konservasi ini kelompok diharapkan dapat terus berkembang dan semakin mandiri melakukan upaya konservasi sehingga mampu memberi dampak positif terhadap aspek ekologi, sosial dan peningkatan kesejahteraan.

Menerima bantuan KKP, Ketua LEPA Firdaus menugaskan komitmen kelompoknya untuk memanfaatkan bantuan pondok wisata ini bagi program edukasi, konservasi, pengembangan ekowisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tak hanya itu, LEPA juga berkomitmen memenuhi kewajiban penerima bantuan dan terus berinovasi.

Sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, KKP terus mendorong dan memberi penguatan bagi kelompok penerima bantuan agar menjadi garda terdepan dalam membangun sektor kelautan dan perikanan melalui berbagai aksi konservasi.

Tags: #Aceh Besar#Kementerian Kelautan dan Perikanan#konservasi#Masyarakat#pondok wisata
Previous Post

KKP Perkuat Integrasi Rencana Zonasi Tata Ruang Laut

Next Post

Menko Marves Resmikan Fasilitas Produksi Katoda LFP Hasil Kemitraan Investasi antara Konsorsium INA dan Changzhou Liyuan

Next Post
Menko Marves Resmikan Fasilitas Produksi Katoda LFP Hasil Kemitraan Investasi antara Konsorsium INA dan Changzhou Liyuan

Menko Marves Resmikan Fasilitas Produksi Katoda LFP Hasil Kemitraan Investasi antara Konsorsium INA dan Changzhou Liyuan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .