• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Kajian Lapangan Terbuka Bikin Kunjungan Wisatawan Naik ke Candi Borobudur

26 Maret 2023
in Gaya Hidup
0
Kajian Lapangan Terbuka Bikin Kunjungan Wisatawan Naik ke Candi Borobudur

Candi-Borobudur/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Yogyakarta-PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko melakukan Kajian Lapangan Terbuka Kunjungan Naik Monumen Candi Borobudur untuk umum mulai 22 Maret 2023.

Kebijakan ini dilakukan sebagai tindak lanjut hasil kajian lapangan tertutup kunjungan naik monument Candi Borobudur dengan random sampling yang telah dilaksanakan pada 1-15 Maret 2023.

PT TWC melakukan evaluasi bersama dengan para stakeholder terkait dan menunjukkan hasil yang sangat baik. Indikatornya, antusiasme pengunjung sangat tinggi, testimoni stakeholder dan pengunjung juga positif.

Pada periode Kajian Lapangan Terbuka ini, PT TWC mengakselerasi layanan berbasis digital dan tematic tour guna mewujudkan pelayanan prima menuju pariwisata berkualitas.

General Manager TWC Unit Borobudur Jamaludin Mawardi menyebut, akselerasi itu diwujudkan pada metode layanan berbasis digital. Mulai dari pembelian tiket secara online maupun akses masuk dan keluar pengunjung.

“Pengunjung juga diwajibkan melakukan scan in dan scan out selama berkunjung untuk mengontrol skema kuota kunjungan,” terangnya, Kamis (23/3/2023).

Selama masa kajian lapangan terbuka ini, terdapat pengaturan jumlah kuota kunjungan naik monumen Candi Borobudur. Peran digitalisasi menjadi salah satu cara monitoring dan controlling bagi TWC dalam melakukan crowd management.

Menurutnya, pengunjung yang turut berpartisipasi dalam kajian lapangan terbuka ini mempunyai andil dalam upaya konservasi pelestarian terhadap Candi Borobudur. Hal itu harus terus digaungkan kepada masyarakat guna mewujudkan public awareness.

Dia menambahkan, berdasarkan regulasi kunjungan dalam visitor management, setiap pengunjung yang hendak naik ke monumen candi, wajib memakai alas kaki khusus. Berupa sandal upanat yang merupakan produk lokal masyarakat di kawasan Borobudur.

Bersamaan dengan proses kajian lapangan terbuka tersebut, PT TWC tetap membuka layanan kunjungan reguler hingga pelataran atau halaman candi. Dengan harga tiket masuk Rp 50 ribu untuk wisatawan nusantara (wisnus) dewasa dan Rp 25 ribu untuk wisnus anak atau pelajar.

Sedangkan bagi wisatawan mancanegara (wismam) sesuai dengan harga yang berlaku saat ini, yakni 25 USD untuk dewasa dan 15 USD untuk anak atau pelajar, serta menyesuaikan dengan nilai kurs yang berlaku.

Namun, bagi wisnus yang ingin berpartisipasi melakukan kunjungan naik monumen Candi Borobudur, dikenakan tambahan biaya pengganti alas kaki sandal upanat dan pendampingan pemandu sebesar Rp 70 ribu untuk dewasa dan Rp 50 ribu untuk anak. Sedangkan bagi wisman sebesar Rp 80 ribu. Baik untuk dewasa maupun anak.

Regulasi harga tiket tersebur akan diperbaharui sewaktu-waktu menyesuaikan kebijakan manajemen. Adapun kuota kunjungan naik monumen Candi Borobudur yakni 1.200 orang per hari. Yang terbagi dalam 8 jam sesi kunjungan dan telah sesuai kajian carrying capacity oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Direktur Utama PT TWC Febrina Intan menuturkan bahwa sebagai Indonesia Heritage Management, PT TWC berkomitmen penuh dalam pengelolaan destinasi heritage and culture yang berkualitas dan berkelanjutan, yang terangkum dalam empat pilar pengelolaan destinasi wisata, yaitu, konservasi, spiritual, edukasi, dan pariwisata.

“Aspek edukasi menjadi salah satu concern kami. Banyak sekali pesan dari relie-relief Candi Borobudur yang bisa menjadi pembelajaran, baik itu outstanding universal value Candi Borobudur, sejarah, ajaran moral dan nilai kehidupan, quality tourism, sustainable tourism, konservasi dan lainnya,” jelasnya.

Berwisata akan menjadi lebih berkualitas karena mendapat cerita mendalam melalui thematic tour yang disampaikan oleh pamong carita (guide). Wisatawan yang turut berpartisipasi dalam program ini mempunyai andil besar dalam upaya konservasi bangunan Candi Borobudur dan juga upaya memasyarakatkan pariwisata yang berkualitas di Indonesia.

 

Tags: #Candi Borobudur#Lapangan Terbuka#Prambanan#PT TWC#Wisatawan
Previous Post

Survei Indikator Politik: Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat

Next Post

Kecewa, FIFA Coret Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 FIFA 2023

Next Post
Kecewa, FIFA Coret Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 FIFA 2023

Kecewa, FIFA Coret Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 FIFA 2023

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .