• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Ekstrak Biji Markisa Ternyata Hasilkan Masker Kaya Antioksidan

4 Mei 2023
in Headline, Inovasi
0
Ekstrak Biji Markisa Ternyata Hasilkan Masker Kaya Antioksidan

Buah Markisa/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Depok– Saat ini, Indonesia tengah mengalami masa peralihan musim yang menyebabkan cuaca menjadi lebih panas dari biasanya. Paparan sinar ultra violet (UV) merupakan salah satu sumber radikal bebas yang dapat merusak kesehatan kulit.

Dalam menangkalnya, selain menggunakan tabir surya, mengkonsumsi makanan, minuman, maupun suplemen yang mengandung antioksidan tinggi juga mampu mencegah efek buruk dari radikal bebas.

Tim riset dari Fakultas Farmasi (FF) menghasilkan produk inovasi masker dari ekstrak biji markisa yang kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam melindungi sel-sel tubuh dari efek radikal bebas yang bisa menimbulkan beragam penyakit.

Tubuh secara alami akan menghasilkan radikal bebas sebagai zat hasil dari proses metabolisme. Selain itu, radikal bebas juga bisa berasal dari luar tubuh, seperti polusi udara, asap rokok, pestisida, atau obat-obatan.

“Berdasarkan penelitian yang kami lakukan, pada bagian biji markisa mengandung kadar flavonoid dan polifenol yang cukup tinggi. Senyawa-senyawa tersebut memiliki khasiat sebagai antioksidan dan potensi mencerahkan kulit,” ujar Dr. apt. Raditya Iswandana, M.Farm., selaku Peneliti FF dikutip dari laman resmi Universitas Indonesia, Selasa (02/5/2023).

Lebih lanjut ia menyampaikan, seperti yang telah banyak diteliti bahwa oksidasi pada sel tubuh dapat menyebabkan banyak efek buruk, seperti memicu kanker, penyakit degeneratif, dan mempercepat penuaan dini. Oleh karena itu, biji markisa yang mengandung zat berkhasiat antioksidan dan antitirosinase sangat prospektif untuk digunakan pada produk perawatan kulit dalam mencegah penuaan dini, mengurangi kerutan, dan mencerahkan kulit.

Krim masker hasil inovasi Tim Riset FF ini, dapat digunakan oleh perempuan maupun laki-laki dan digunakan di malam hari pada wajah yang telah dibersihkan. Dr. Raditya sangat menyarankan, perawatan kulit dengan antioksidan dilakukan sejak usia muda untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dalam mencegah penuaan dini.

Selain itu, penggunaan masker ekstrak biji markisa secara rutin akan memberikan hasil yang optimal. Namun, hasil dari setiap orang akan berbeda, tergantung dari kondisi kulit pengguna. Penggunaan masker secara rutin selama satu bulan dapat memperlihatkan perubahan yang signifikan pada kulit, seperti kulit tampak lebih lembab, lebih sehat dan lebih cerah.

Penggunaan lebih lanjut akan menunjukkan berkurangnya noda hitam pada kulit, berkurangnya lingkaran hitam pada mata, dan berkurangnya kerutan pada kulit wajah.

“Biji markisa ini diekstrak dengan pelarut yang relatif aman dan diformulasi menjadi masker dengan bahan-bahan yang non-iritan dan aman untuk kulit. Oleh karena itu, produk ini diharapkan tidak menyebabkan efek samping,” kata Dr. Raditya.

Dalam pengembangan produk inovasi tersebut, memerlukan waktu kurang lebih satu tahun penelitian dengan meliputi proses optimasi metode ekstraksi, fraksinasi, dan formulasi produk. Bersama dengan Dr. Raditya, Tim Riset FF terdiri atas Prof. Dr. apt. Berna Elya, M.Si. dan apt. Selvia Wiliantari, M.Si.

“Harapan saya ke depannya produk ini dapat dikembangkan dan dihilirisasi menjadi suatu produk yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat,” ujar Dr. Raditya.

Riset yang dilakukan ini mendapatkan pendanaan Hibah Publikasi Terindeks Internasional (PUTI) yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset dan Pengembangan. Hibah ini terdiri atas PUTI Q1, PUTI Q2, PUTI Pascasarjana (Q3), dan PUTI Review Article (RA) Q1. Inovasi masker dari ekstrak biji markisa ini mendapatkan Hibah PUTI Pascasarjana (Q3) yang merupakan pelaksanaan riset bersama dengan mahasiswa Pascasarjana.

Tags: #Antioksidan#ekstrak#Indonesia#inovasi#Kesehatan#kulit#masker
Previous Post

Insiden Penyerangan Kantor MUI, Sekjen Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi

Next Post

Kejagung Periksa 1 Orang Sebagai Saksi Terkait Perkara Tol Japek II

Next Post
Kejagung Periksa 6 Orang Sebagai Saksi Terkait Perkara Tol Japek

Kejagung Periksa 1 Orang Sebagai Saksi Terkait Perkara Tol Japek II

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .