• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Politikus Golkar Desak Data Pertanian Segera Dievaluasi

21 Mei 2023
in Ekonomi
0
Politisi Golkar: Tembakau Komoditas Legal dan Bernilai Ekonomi

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta-Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengamini keluhkan Presiden Jokowi mengenai ketidakakuratan data pertanian di Indonesia.

Menurut Firman, dari data pertanian yang disampaikan merupakan hasil pengamatan dari masing-masing Kementerian/Lembaga. Sehingga membuat ketidaksinkronan pendataan, yang justru membuat pusing Presiden.

“Ini harus segera dievaluasi keseluruhan soal data Pertanian. Kalau data ini tidak sinkron antara data satu dengan yang lain maka ini akan sulit tercapai dalam rencana kerja Pemerintah,” kata Firman dalam keterangannya, Jumat (19/5/2023).

Seharusnya, sambung dia, semua (K/L) melaporkan data mereka masing-masing.

Namun, sebelum data dilaporkan sudah yerlebih dahulu disinkronkan menjadi satu kesatuan. Bila tidak dilakukan, maka semua data menjadi tidak akurat yang menyebabkan adanya perbedaan data.

Tentunya, kata Firman, akan sangat mempengaruhi rencana pembangunan pertanian untuk dijalankan

“Ya, memang tidak semua data-data itu sinkron karena selalu adanya missleading. Misalnya data produksi BPS menentukan ini, Kementan ini, Kemendag, BPS dan Bapanas melakukan lain,” ucapnya.

“Dulu saja mensinkronkan data BPS dan Kemendag saja sudah sulit sekarang ditambah lagi Bapanas karena semuanya masing-masing punya kepentingan beda-beda,” sebut legislator Dapil Jateng III tersebut.

Karena itu, Firman berharap dari data Pertanian diserahkan Pemerintah, hendaknya Kementan fokus pada masalah pembangunan sektor Pertanian, dan BPS fokus pada ketersediaan serta data.

Supaya nantinya, jika hal ini dilaporkan kepada Presiden tidak tumpang tindih dan missleading kembali.

“Dan pada akhirnya semua K/L acuannya satu dan tidak masing-masing memiliki data sendiri,” ujar politikus Golkar tersebut.

Tags: #data pertanian#DPR#Golkar#Jokowi#Komisi IV#Presiden
Previous Post

Jhonny G Plate Ditetapkan jadi Tersangka Perkara Korupsi BTS 4G

Next Post

Prabowo Subianto Bertemu SBY di Pacitan, Bahas Apa?

Next Post
Prabowo Subianto Bertemu SBY di Pacitan, Bahas Apa?

Prabowo Subianto Bertemu SBY di Pacitan, Bahas Apa?

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026
Bahlil Target 11.000 Desa Berlistrik, Tuntas 2029–2030

Bahlil Target 11.000 Desa Berlistrik, Tuntas 2029–2030

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .