• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Atasi Kekeringan dan Kelaparan, Mensos Akan Bangun Lumbung Pangan di Papua Tengah

6 Agustus 2023
in Headline, Nusantara
0
Atasi Kekeringan dan Kelaparan, Mensos Akan Bangun Lumbung Pangan di Papua Tengah

Menteri Sosial Tri Rismaharini/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta– Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan sebanyak total 25 ton bantuan disalurkan untuk masyarakat terdampak kekeringan di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi Kabupaten Puncak Papua Tengah. Kemensos juga menyiapkan lumbung sosial sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat setempat untuk jangka panjang.

Dalam jumpa pers dengan media, Mensos menyatakan, total bantuan 25 ton merupakan akumulasi dari bantuan Kemensos 15,1 ton, dari Panglima TNI 8 ton, dari PT Freeport lebih dari 2 ton. Mensos menjelaskan penanganan bencana secara bersama dengan berbagai pihak.

“Kami tidak bisa sendiri, kami dibantu TNI, para rohaniawan di daerah sana. Saya dapat kabar Sabtu (22/7). Saat itu sudah sore,” kata Mensos di Kantor Kemensos RI, Jl Salemba Nomor 28, Kamis (3/8).

Saat itu Mensos langsung mengirim bantuan dari gudang di Jayapura ke Timika dengan pesawat cargo keesokan harinya, Minggu (23/7). Sedangkan logistik dari Jakarta diterbangkan pada Senin (24/7) dengan bantuan pesawat hercules milik TNI AU. Mensos mengakui  50% pengangkutan bantuan dibantu TNI AU,  termasuk penerbangan bantuan dari Timika ke Lapangan Sinak yang dilakukan dalam beberapa tahap.

Rencana pendaratan bantuan langsung ke Bandara Agandugume tidak bisa dilakukan karena sedang dalam perbaikan. Opsi terdekat di Lapangan Sinak, ternyata akses warga jauh dan sulit. Mereka harus berjalan kaki dua hari satu malam untuk mencapai Lapangan Sinak. Awalnya Mensos keberatan, tetapi setelah berdiskusi dengan pendeta akhirnya opsi ini diambil.

“Saya mau kirim motor trail listrik. Udah siap mau kita bagikan, tapi nggak ada jalan,” kata Mensos saat menjelaskan sulitnya medan dan akses dalam penyaluran bantuan.

Selama perjalanan, warga mendapat bantuan dari warga lain. Di Distrik Oneri , warga penerima bantuan diberikan tempat untuk beristirahat dan makan.

“Jadi semangat kesetiakawanan sosial di Papua betul-betul tampak. Jadi kalau dapat bantuan ini tidak hanya untuk saya sendiri,” kata Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, Adrianus Alla.

Pastikan Kondisi Aman

Dalam keterangan pers, Mensos mengkonfirmasi penyaluran berlangsung aman dan kondusif. Walaupun awalnya ada kekhawatiran soal resiko keamanan, namun Mensos berkomunikasi dengan tokoh agama agar penyaluran dapat segera dilaksanakan.

“Saya sampaikan kita harus cepat, mengingat warga sudah kondisi kelaparan dan musim dingin lagi. Saya menyampaikan itu kami dibantu oleh TNI untuk percepatannya,” kata Mensos.

Menurutnya, para tokoh agama memahami bahwa Kemensos dan TNI dalam misi kemanusiaan yang membutuhkan respon cepat. Dijelaskan Mensos, warga berbaur dengan Tim Kemensos dan TNI, dan penyaluran pun berlangsung tertib.

“Ternyata waktu ngirim itu kan ada angkutan TNI, ada teman-teman dari Kemensos, mereka juga gak ada masalah. Mereka gabung, foto-fotonya ada tuh,” ujarnya sembari memperlihatkan foto-foto dokumentasi penyaluran.

Lumbung Sosial

Kejadian kekeringan di Kabupaten Puncak merupakan siklus tahunan, untuk itu Mensos mematangkan rencana pendirian lumbung sosial. Lumbung sosial di Kabupaten Puncak akan berbeda dengan lumbung sosial di daerah lain karena kondisi topografi, cuaca  dan budaya.

“Ini yang kita lagi pikirkan karena kondisinya berbeda dengan wilayah lain di Indonesia yang tadi saya sampaikan kondisinya sampe minus,” ujar Mensos.

Lumbung sosial diharapkan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat setempat. Untuk itu, Mensos menuturkan Kemensos akan melibatkan pihak gereja sekaligus melakukan survei langsung ke lokasi setelah musim dingin selesai. Berdasarkan komunikasi awal, tanaman yang paling cocok adalah  umbi-umbian karena lebih tahan lama dibandingkan beras. Selain itu, asupan protein hewani juga menjadi perhatian Mensos.

“Kemarin kita diskusi soal daging itu susah sekali. Misalnya kita kirim daging yang ada bumbunya, mereka ngomong ini daging apa, sehingga paling mudah kita akan ternakkan babi, kita gemukan dengan koordinir gereja,” katanya.

Pemenuhan asupan daging dengan beternak babi adalah pilihan paling mungkin. Daging dari peternakan babi nantinya bisa digunakan sebagai buffer stock dan dapat dimakan saat musim dingin. Adapun Mensos lumbung-lumbung sosial rencananya akan dikelola oleh gereja karena ke pemerintah daerah terkendala jalan dan transportasi.

Selain itu, gereja berada paling dekat dengan masyarakat sehingga saat kekeringan melanda, buffer stock bisa langsung disalurkan dan tidak ada lagi yang meninggal karena kelaparan.

 

Tags: #kekeringan#kelaparan#Lumbung Pangan#Menteri Sosial#Papua Tengah#Tri Rismaharini
Previous Post

Operasional Haji Berakhir, Menag: Pencarian 1 Jemaah Hilang Tetap Dilanjutkan

Next Post

Prabowo Subianto Lantik Mayjen TNI Jonni Mahroza Sebagai Rektor Unhan

Next Post
Prabowo Subianto Lantik Mayjen TNI Jonni Mahroza Sebagai Rektor Unhan

Prabowo Subianto Lantik Mayjen TNI Jonni Mahroza Sebagai Rektor Unhan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .