Imperium.id, Palembang– Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari hadir pada Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024, di Halaman Kantor KPU Sumatera Selatan.
Memberikan arahan pada peluncuran ini, Hasyim mengawalinya dengan menyampaikan semangat pilkada serentak adalah untuk menyamakan periodeisasi kepemimpinan nasional dan daerah baik eksekutif maupun legislatif.
Kesamaan periodesasi menurut dia adalah upaya dari pembuat Undang-undang untuk menciptakan pemerintahan yang efektif dan bekerja untuk rakyat.
Selanjutnya Hasyim berpesan kepada KPU Sumatera Selatan agar penyelenggaraan pilkada berjalan transparan termasuk pengelolaa anggaran pilkada yang bersumber dari APBD. Terlebih penanggungjawab akhir dari pelaksanaan pilkada berada di KPU RI.
“Saya berharap KPU provinsi dan KPU kab/kota anggaran harus dipergunakan sebaik-baiknya dan ikuti tata kelola keuangan yang sudah ditentukan KPU pusat,” kata Hasyim dalam siaran persnya, Minggu (5/5/2024).
Selebihnya Hasyim menyampaikan, KPU tidak bisa bekerja sendiri dalam menyukseskan tahapan pilkada, oleh karenanya butuh dukungan dan partisipasi dari semua pihak termasuk masyarakat baik sebagai pemilih maupun penyelenggara ad hoc.
“Karena pemilu, pilkada bentuk partisipasi semua pihak, maka kami berharap bapak/ibu berpartisipasi aktif, seperti seleksi PPK, diikuti PPS, juga ada rekrutmen pantarlih dan KPPS. Oleh karena itu kami mengajak partisipasi dukungan semua, dan butuh dukungan,” tambah Hasyim.
Senada, Pj Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni saat memberikan arahan berharap Pilkada 2024 di Sumatera Selatan bebas dari konflik. Dia juga menegaskan pemerintah telah menggelar deklarasi netralitas ASN di Sumatera Selatan untuk bersikap netral.
Terkait anggaran, dia juga menyampaikan usai penandatanganan NPHD di November 2023, Pemerintah Daerah telah mencairkan di 2023 dan selanjutnya 2024 kepada KPU, Bawaslu dan selanjutnya kepada TNI/Polri.
“Dan keduanya (KPU-Bawaslu) telah kami transfer sebanyak 40 persen di 2023 dan sebanyak 60 persen di 2024,” ungkap Fatoni.
Sebelumnya saat memberikan laporan, Ketua KPU Sumatera Selatan Andika Pranata Jaya berterima kasih atas kehadiran pemangku kepentingan pada kegiatan peluncuran Pilkada 2024 di Sumatera Selatan.
Menurut dia, kehadiran ini menjadi bukti konkret KPU tidak pernah bekerja sendiri. “Kami percaya dengan pengalaman yang kita miliki bersama dalam pelaksanaan seluruh tahapan pemilu kita memiliki bekal dan pengalaman yang cukup untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan pada 27 November 2024 tahun ini,” tutur Andika.
Turut hadir Anggota dan Sekretaris KPU Sumatera Selatan, perwakilan sejumlah KPU provinsi, Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU Kab/Kota di Sumatera Selatan, Kapolda, Pangdam II Sriwijaya, Ketua DPRD Sumatera Selatan serta perwakilan partai politik dan organisasi masyarakat di Sumatera Selatan.













