• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Megawati Ingatkan Elite Jangan Mabuk Kekuasaan dan Hargai Konstitusi Negara

24 Agustus 2024
in Headline, Politik
0
Megawati: Jangan Ada TSM, Biarkan Rakyat Memilih dengan Sukacita di Pilkada 2024

Ketua Umum PDI Perjuangan Prof. DR (HC) Megawati Soekarnoputri/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof.Dr.Megawati Soekarnoputri meminta agar elite hak rakyat untuk memilih pemimpinnya diberikan dengan seluas-luasnya, tanpa ada upaya menghambat dan mengatur-atur sesuai keinginan diri sendiri dengan cara melawan aturan Konstitusi yakni Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

Dalam pidatonya di pengumuman calon kepala daerah PDI Perjuangan gelombang kedua, di kantor pusat di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Megawati mengaku dirinya merasa gelisah dengan dinamika politik belakangan ini.

Sebab apa? Ideologi Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia seharusnya menjadi landasan terpenting di dalam rangka kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun di dalam praktik, wajah kekuasaan kini lebih dominan ditampilkan daripada wataknya yang membangun peradaban.

Megawati lalu bercerita tentang bagaimana Indonesia sebagai sebuah negara dibentuk dan dibangun oleh para Pendiri Bangsa, dengan komitmen, ketaatan, dan penghormatan bersama kepada aturan hukum yang disepakati sebagai rule of the game.

Bagi Megawati, Indonesia bisa berdiri dengan baik hingga saat ini, salah satunya adalah karena para elite tersebut mampu menghargai aturan tersebut.

“Jaman segitu para Bapak pendiri bangsa itu sudah betul-betul menghargai rule of the game. Coba kalau tak begitu, bayangkan situasinya. Mestinya kita begitu juga. Mestinya rule of the game, rule of Indonesia ini harus dijalankan. Jangan bikin aturan-aturan sendiri. Betul apa tidak?” kata Megawati, yang dijawab secara serempak “Betul” oleh peserta rapat.

Begitu pentingnya menghormati Konstitusi negara, menurut Megawati, maka presiden dan wakil presiden RI saja disumpah untuk memegang teguh UUD dan harus menjalankan UUD dengan selurusnya. Sumpah yang diucapkannya, adalah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa; juga disertai dengan janji presiden dan wakil presiden kepada seluruh rakyat, bangsa, dan negara Indonesia.

“Amanat konstitusi ini sangat jelas dan tegas. Jangan coba-coba untuk merubahnya. Kecuali dimanakah boleh terjadi amandemen?,” kata Megawati dikutip, Kamis (22/8).

Di dalam Konstitusi, lanjut Megawati, di pasal 24C ayat 1, diatur juga bahwa “Mahkamah Konstitusi berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final.

“Ingat, Final… Final… Final. Bahasa kerennya final and binding. Coba loh, kalau ada orang menantang apa yang bunyi di pasal ini, berarti dia bukan orang Indonesia,” jelas Megawati.

“Jadi amanat ini tidak bisa ditafsirkan lain. Karena itulah mengingkari keputusan MK sama artinya dengan pelanggaran terhadap konstitusi,” tegasnya.

Ia lalu menceritakan pengalaman dirinya sebagai saksi sejarah dan sekaligus korban, merasakan dampaknya ketika konstitusi disalahgunakan. Megawati sampai beberapa kali terlihat menahan emosi haru yang meningkat ketika bercerita tentang pengalamannya tersebut.

Dari situ, Megawati mengingatkan semua pihak bahwa meskipun Pemilu bersifat langsung, namun landasan etika dan moral politik itu sifatnya mutlak. Dan Indonesia itu negara hukum, bukan negara kekuasaan. Di atas hukum ada etika dan moral penyelenggara negara.

“Begitu pentingnya aspek etika dan moral itu, sehingga di Amerika Serikat misalnya, yang namanya pemimpin berbohong itu haram hukumnya. Hal yang sama juga berlaku untuk Indonesia. Atas dasar hal tersebut, boleh saja seseorang punya kepentingan terhadap kekuasaan, namun harus sesuai rules of the game; sesuai konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Ambisi kekuasaan jangan di pegang sendiri, lalu menjadikan pihak lain sebagai “wayang”untuk menyembunyikan kepentingan kekuasaannya,” urai Megawati.

“Kehidupan suatu bangsa bisa hancur berantakan jika tidak kokoh pada konstitusi. Karena itulah kita harus bersatu menyelamatkan negara hukum dan demokrasi. Inilah agenda politik terpenting saat ini. Pilkada jangan menjadi ajang manuver kekuasaan, lalu menghilangkan kontestasi yang sehat dan demokratis,” jelas dia.

Tags: #Indonesia#konstitusi#Megawati Soekarnoputri#Pancasila#PDI Perjuangan
Previous Post

Ketum PBNU Minta Ansor, Banser dan Pagar Nusa Pulang dari Bali

Next Post

Menteri ESDM Dorong Reaktivasi Sumur Idle untuk Genjot Produksi Migas

Next Post
Menteri ESDM Dorong Reaktivasi Sumur Idle untuk Genjot Produksi Migas

Menteri ESDM Dorong Reaktivasi Sumur Idle untuk Genjot Produksi Migas

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .