• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Hadiri 1st IQTC, Menko Marves Dorong Bali Sebagai Percontohan Pariwisata Berkulitas

29 Agustus 2024
in Ekonomi
0
Hadiri 1st IQTC, Menko Marves Dorong Bali Sebagai Percontohan Pariwisata Berkulitas

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta -Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa penerapan dan pengembangan pariwisata yang berkualitas dibutuhkan diskusi yang mendalam.

Pariwisata berkualitas yang mengedepankan inklusivitas, keberlanjutan lingkungan alam dan budaya, akan semakin memperkuat capaian ekonomi Indonesia yang sudah baik.

“Indikator ekonomi makro Indonesia salah satu yang terkuat di G20 dan ASEAN. Pada paruh pertama tahun 2024, ekonomi kita tumbuh sebesar 5,1%, didorong oleh ekspor yang kuat dan meningkatnya investasi.” kata Menko Luhut pada pembukaan The First International Quality Tourism Conference 2024 di Bali, Kamis (29/8/2024).

Untuk mempertahankan momentum dan mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru, Indonesia tengah memajukan lima Destinasi Super Prioritasnya, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Kami juga tengah melaksanakan kampanye “Bangga Berwisata di Indonesia”.

“Pada tahun 2023, kami mencatat 825,8 juta perjalanan domestik yang belum pernah terjadi sebelumnya, tertinggi dalam sejarah kami, dan kami berencana untuk mencapai satu miliar perjalanan domestik pada akhir tahun ini. Kami melihat jumlah pengunjung asing meningkat kembali menjadi 11,7 juta, tahun ini akan hampir mencapai tingkat sebelum COVID-19,” tambah Menko Luhut.

Capaian tersebut tentunya berkontribusi atas performa ekonomi yang baik. Namun, meskipun menjanjikan manfaat yang sangat besar, Menko Luhut juga menyatakan Indonesia turut mengalami sisi buruk pariwisata, mulai dari masyarakat lokal yang terusir hingga kerusakan lingkungan.

Untuk itu, pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk mengembangkan indikator Pariwisata Berkualitas, yang mengintegrasikan faktor penawaran dan permintaan.

“Di sisi penawaran, kami meningkatkan daya saing dasar, infrastruktur, aksesibilitas, dan pengelolaan destinasi yang berkelanjutan. Di sisi permintaan, kita fokus pada keunikan dan nilai tinggi destinasi kami, memastikan bahwa penawaran pariwisata kami kompetitif, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat setempat,” imbuhnya.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap pariwisata berkualitas, Menko Luhut akan menyegerakan Instruksi Presiden untuk menunjuk Bali sebagai kawasan percontohan pada penerapan pariwisata berkualitas.

“Kita akan segera mengeluarkan Instruksi Presiden untuk menunjuk Bali sebagai provinsi percontohan untuk penerapan Pariwisata Berkualitas, dengan rencana untuk memperluas praktik ini secara nasional. Prakarsa ini diharapkan akan memposisikan sektor pariwisata Indonesia secara global atas upayanya dalam menetapkan standar keberlanjutan dan kepuasan pengunjung yang tinggi,” tuturnya.

Diakhir sambutannya, Menko Luhut mengungkapkan bahwa Indonesia punya harapan dan tantangan yang sangat besar untuk bidang Pariwisata. Quality Tourism Indicators akan membantu mengatasi tantangan tersebut. Indikator ini juga persembahan Indonesia untuk ASEAN dan dunia.

“Saya tahu ini adalah ambisi yang besar. Namun ambisi adalah apa yang kita butuhkan saat pariwisata telah dihantam oleh banyak tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Ambisi kita pertama-tama harus membawa dampak positif dan jangka panjang bagi lingkungan, budaya lokal, dan ekonomi lokal kita,” ungkap Menko Luhut.

Sebagai informasi, IQTC ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Bank Indonesia, Kemenparekraf dan Bappenas, berkolaborasi dengan LPS. Selain itu, kegiatan ini juga disponsori oleh Mastercard, Pertamina, Telkom, BCA, BRI dan Traveloka.

Tags: #Bali#ekonomi#Indonesia#Menko Luhut#Pariwisata
Previous Post

Ridwan Kamil-Suswono Bawa Slogan Jakarta Maju dan Jakarta Baru di Pilkada 2024

Next Post

Menteri KP Sokong Peningkatan Produktivitas Nelayan Sibolga

Next Post
Menteri KP Sokong Peningkatan Produktivitas Nelayan Sibolga

Menteri KP Sokong Peningkatan Produktivitas Nelayan Sibolga

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .