• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Menag: Nilai-Nilai Humanitarian Islam Jangkar Merajut Keberagaman Indonesia

5 November 2024
in Pendidikan
0
Menag Luncurkan Aplikasi Elektronik Akta Cerai

Menteri Agama Nasaruddin Umar/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- Menteri Agama Nasaruddin Umar mewakili Presiden Prabowo Subianto membuka The International Conference Humanitarian Islam di Balairung Universitas Indonesia, Depok.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong disaksikan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Menteri Luar Negeri H. Sugiono, Rektor UI Ari Kuncoro, dan perwakilan dari Liga Muslim Dunia.

Tampak hadir, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Choiri Fauzi, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding, Menteri Riset dan Dikti Satryo Brodjonegoro, Kepala Badan Penyelenggara Haji Moch Irfan Yusuf, sejumlah Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI dan Polri, Perwakilan Negara Sahabat, sejumlah tokoh nasional, pejabat eselon I Kementerian Agama, dan civitas akademika Universitas Indonesia.

Menag yang membacakan sambutan Presiden menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Konferensi Humanitarian Islam ini. “Indonesia adalah bagian penting perdamaian dunia, semoga kita terus konsisten menjaga dan menebar perdamaian di dunia. Indonesia adalah negara yang diberkahi,” terang Menag, Selasa (05/11/2024).

Dengan aneka keragaman, ujar Menag, tempat di mana lebih dari 270 juta penduduknya hidup berdampingan dengan harmoni saling menghormati perbedaan agama, budaya dan etnis. Indonesia adalah cerminan tentang nilai-nilai islam yang ramah, damai dan modern.

“Di sinilah seluruh bangsa dapat merasakan kehangatan persaudaraan, ketulusan, gotong royong dan kerendahan hati untuk saling berbagi dan menghormati,” ungkapnya.

Dikatakan Menag, nilai-nilai humanitarian Islam adalah jangkar yang telah merajut keberagamaan Indonesia, menjadi harmoninya begitu Indah. Pancasila sebagai dasar negara merupakan titik temu yang menyatukan prinsip-prinsip Islam dengan semangat kebangsaan yang inklusif dan humanis.

“Inilah nilai-nilai yang telah diwariskan para pendiri bangsa untuk kita untuk kita jaga dan dilanjutkan. Pancasila adalah landasannya,” kata Menag.

Menggabungkan spiritualitas dengan rasa kemanusiaan yang adil dan beradab, menurut Menag, di sinilah letak kekuatan Indonesia dalam kemampuannya memadukan keimanan dengan semangat persaudaraan.

“Ini contoh nyata bahwa Islam dapat berkembang dan menyebarkan pesan perdamaian dalam kerangka kebhinekaan. Oleh karena itu, sangatlah layak dan tepat bagi Indonesia untuk memperkenalkan Pancasila kepada dunia sebagai manivestasi dari Humanitarian Islam,” ucap Menag.

Dikatakan Menag, sejarah panjang perdamaian dunia tak dapat dilepaskan daripada peran Indonesia. Sejak deklarasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia telah berperan aktif dalam mempromosikan nilai-nilai perdamaian dan dialog antarbangsa.

“Konferensi Asia Afrika tahun 1955 di Bandung menjadi salah satu tonggak sejarah dan komitmen Indonesia untuk mendorong solidaritas kemerdekaan dan perdamaian dunia. Indonesia juga secara konsisten mengirim pasukan penjaga perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa,” katanya.

“Ini memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan stabilitas di berbagai belahan dunia yang dilanda konflik. Kiprah Indonesia adalah upaya mediasi konflik antarnegara mencerminkan dedikasi yang tidak tergoyahkan dalam membangun tatanan dunia yang lebih damai dan harmonis,” sambungnya.

“Semua ini tentu tak dapat dipisahkan daripada nilai-nilai humanitarian Islam dan prinsip Pancasila yang menekankan pentingnya keadilan kemanusiaan dan persaudaraan universal,” lanjut Menag.

Menag menandaskan, Visi Indonesia Emas tahun 2045 adalah komitmen untuk membawa Indonesia menjadi negara maju yang berperan aktif di dalam membangun perdamaian dunia. “Humanitarian Islam menjadi pilar penting dalam upaya kami, menuju visi tersebut melalui dialog, kerja sama dan pembinaan hubungan antarbangsa yang damai,” tandasnya.

Menag mengatakan, Indonesia siap berkontribusi pada terciptanya dunia yang lebih harmonis bebas daripada konflik dan penuh dengan semangat kemanusiaan.

“Saya ingin kembali menekankan bahwa humanitarian Islam sejatinya bukan hanya sebuah warisan lokal, akan tetapi, pesan global yang mengajak seluruh umat manusia untuk kembali pada fitrah yang penuh kasih keadilan dan kebijaksanaan dengan beragam pengalamannya dalam merawat kebangsaan,” lanjut dia.

“Indonesia siap berbagi inspirasi dan praktik terbaik untuk menciptakan dunia yang lebih damai dan berkeadilan,” kata Menag.

Tags: #humanitarian#Indonesia#Islam#keberagaman#Menteri Agama#Nasaruddin Umar
Previous Post

Presiden Prabowo Hapus Kredit Macet UMKM, Petani hingga Nelayan

Next Post

Menteri KP Tancap Gas Laksanakan Kebijakan Penghapusan Utang Nelayan

Next Post
Menteri KP Tancap Gas Laksanakan Kebijakan Penghapusan Utang Nelayan

Menteri KP Tancap Gas Laksanakan Kebijakan Penghapusan Utang Nelayan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .