• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemerintah Diminta Lindungi Peternak Sapi Lokal, Bukan Buka Keran Impor

15 November 2024
in Ekonomi, Headline
0
Pemerintah Diminta Lindungi Peternak Sapi Lokal, Bukan Buka Keran Impor

Peternak sapi perah/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Yogyakarta- Beberapa waktu lalu, puluhan peternak sapi di Boyolali dan Pasuruan melakukan aksi membuang susu di Tempat Pembuang Akhir (TPA) dan di pinggir jalan lantaran Industri Pengolahan Susu (IPS) tidak mampu menyerap susu yang dihasilkan dari banyak peternakan susu.

Meski sudah dimediasi oleh Kementerian Pertanian antara petani dan pengusaha IPS namun menunjukkan fakta yang ironis di tengah upaya Pemerintah menggalakkan program makan dengan menu bergizi dan minum susu gratis, yang seharusnya meningkatkan kesempatan peternak sapi di Indonesia untuk berkembang.

Dosen Fakultas Peternakan UGM Prof. Widodo, S.P., M.Sc., Ph.D, menyesalkan kondisi kurangnya penyerapan produk susu dari peternak lokal oleh IPS.

Hal itu dikarenakan pemerintah telah membuka keran impor susu yang lebar untuk produk impor susu, sehingga memungkinkan IPS dapat melakukan impor produk susu secara besar-besaran dari luar negeri.

Akibatnya penyerapan produk susu lokal berkurang dengan alasan kualitas susu yang kurang baik.

Widodo mengakui bahwa tingkat daya saing produk susu dalam negeri sangatlah kurang dibandingkan dengan produk susu dari luar negeri.

Ditambah susu yang diimpor dari luar negeri seringkali memiliki harga yang murah dengan kualitas yang tinggi. Ia mencontohkan, produsen dari luar negeri seperti Australia dan Selandia Baru mendapat subsidi dan dukungan fasilitas yang lebih banyak dari pemerintah mereka.

Selain itu, jumlah susu yang surplus melebihi kebutuhan negara-negara asing tersebut, turut mempengaruhi harga susu yang diproduksi.

“Hambatan utama bagi peternak sapi perah dan produsen susu adalah daya saing kompetisi dengan produk susu luar negeri yang memiliki kualitas baik dan harga yang relatif lebih murah. Di banyak negara maju produksi bahan pangan termasuk susu lebih efisien, mendapatkan berbagi subsidi dari pemerintahnya, baik subsidi produksi maupun subsidi untuk ekspor,” jelasnya.

Sekilas, impor dari luar negeri terlihat sebagai suatu hal yang baik, terutama karena aktivitas dagang ini dapat menghadirkan susu dengan kualitas yang bagus di untuk masyarakat dengan biaya operasional yang murah untuk pengusaha.

Akan tetapi, imbuhnya, apabila ditelisik lebih jauh lagi, hal ini dapat menghancurkan mata pencaharian para peternak sapi di Indonesia. Pasalnya, membanjirnya susu impor yang dapat menyebabkan produk susu dalam negeri kalah saing dengan produk susu dari luar negeri.

“Masalahnya kalau itu tidak dilindungi Petani dan peternak kita suruh kemana? Lama-lama kita jadi negara konsumen. Kalau sudah ketergantungan akan sulit, bayangkan tiba-tiba mereka stop ekspornya,” paparnya.

Menurut Widodo, seharusnya pemerintah tidak hanya memperhatikan industri susu dari perspektif pengusaha, akan tetapi juga perspektif dari para peternak sapi. Karena tugas utama dari pemerintah negeri ini adalah untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan seluruh warga negara yang tinggal di Indonesia.

Terlebih lagi, menurut Widodo kualitas produk susu di Indonesia sebenarnya mayoritas sudah bagus, dan sebenarnya kualitas susu di Indonesia tidak bisa dijadikan alasan untuk membuka keran impor secara besar-besaran.

“Secara umum kualitas bukan masalah. Masalahnya ada di tata kelola susu nasional yang membiarkan susu impor mendominasi pasar domestik,” ungkapnya.

Widodo menyebutkan terdapat beberapa opsi yang disarankan untuk diterapkan dalam kebijakan pemerintah guna melindungi produsen susu lokal. Pertama, meningkatkan tarif untuk produk impor susu.

Kedua, menaruh batas minimum penyerapan susu lokal yang harus dipenuhi IPS, dengan begitu produk susu lokal akan dapat terserap dengan lebih baik dan lebih merata di Indonesia.

“Makanya harusnya bentuk perlindungan praksis pemerintah itu membuat aturan bagi mereka yang diberi lisensi untuk mengimpor, harusnya diberi kewajiban membeli dari peternak lokal,” katanya.

Ia berharap supaya fenomena ini tidak terjadi lagi dan supaya nasib para petani dan peternak di Indonesia nasibnya makin terjamin dan dilindungi oleh negara.

“Jangan terulang lagi dan itu harus dikawal supaya produsen pangan, saya selalu bicara produsen pangan itu yo peternak, petani lebih luas. Itu mereka bisa hidup dari situ,” pesannya.

Tags: #impor#Industri Pengolahan Susu#Pemerintah#peternak#sapi#UGM
Previous Post

Presiden Prabowo Subianto raih Penghargaan Grand Cross of the Order of the Sun of Peru

Next Post

Ahmad Muzani Dorong Keterbukaan Partai Politik

Next Post
Sekjen Gerindra: Indoneisa Butuh Pemimpin Paham Geopolitik

Ahmad Muzani Dorong Keterbukaan Partai Politik

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .