• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Industri Susu Lokal Bangkit, Menko Pangan Resmikan Kandang Sapi Perah di Pasuruan

20 Desember 2024
in Ekonomi
0
Menko Pangan Zulkifli Hasan acara peresmian kandang sapi perah KUD Nawasena Satya Perkasa serta dialog dengan peternak sapi perah di Kabupaten Pasuruan/ist
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, menegaskan komitmennya untuk mengatasi ketergantungan impor susu dan mendorong tercapainya swasembada susu nasional.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara peresmian kandang sapi perah KUD Nawasena Satya Perkasa serta dialog dengan peternak sapi perah di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Rabu 18/12/2024).

Zulkifli Hasan mengatakan bahwa program swasembada susu yang dicanangkan oleh pemerintah sangat penting untuk mencapai kemandirian pangan di Indonesia. “Saya pastikan, tahun depan tidak ada lagi impor beras, gula, garam, dan jagung. Namun susu untuk sementara kita berikan kuota. Kita sudah membuat kesepakatan dan komitmen bahwa industri pengolahan susu wajib menyerap susu peternak lokal, baru kalau sudah habis kita kasih kuota”, tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu pendorong utama permintaan susu domestik adalah program makan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah dan ibu hamil. “Jika produksi susu dalam negeri meningkat, kita tidak hanya akan mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi peternak lokal,” tambah Zulkifli.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, turut menyoroti pentingnya program ini dalam mendukung kesehatan masyarakat. Dadan menjelaskan bahwa susu merupakan sumber gizi penting bagi anak-anak sekolah, santri, dan ibu hamil, yang tercakup dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Mari kita sambut program makan bergizi dengan ceria, karena itu yang membuat kita lebih kuat lebih sehat lebih cerdas dan itu hal yang membuat kita mencapai Indonesia emas 2045.”

“Konsumsi susu yang cukup dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak serta memperkuat daya tahan tubuh ibu hamil. Keberhasilan program MBG sangat bergantung pada ketersediaan susu segar yang berkualitas,” ujar Dadan.

Dadan menambahkan bahwa susu akan ada dalam menu MBG apabila di daerah tersebut tersedia susu segar yang diproses baik dalam bentuk pasteurisasi maupun UHT.

Sementara itu ditemui usai menghadiri acara, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengapresiasi upaya KUD Nawasena Satya Perkasa yang telah membangun kandang sapi perah kapasitas 500 ekor, yang saat ini baru terisi 250 ekor. Rencananya akan ada penambahan 180 ekor yang akan datang dari Australia melalui udara pada akhir Januari 2025.

“Penambahan populasi sapi perah ini sangat penting untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor susu, yang saat ini mencapai 80% dari total kebutuhan nasional,” ujar Agung usai acara.

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada susu, Agung menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian mendorong investasi dalam pengembangan peternakan sapi perah, baik dari dalam maupun luar negeri. Ia menyebutkan bahwa sudah ada 143 calon investor yang berkomitmen untuk mendatangkan 1,2 juta ekor sapi perah pada periode 2025-2029, dengan 185 ribu ekor di antaranya dijadwalkan untuk 2025.

“Program ini tidak hanya untuk meningkatkan produksi susu, tetapi juga untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo. Kami berharap program ini dapat membantu memperkuat ketahanan pangan, terutama dalam menyediakan susu segar yang berkualitas bagi masyarakat,” ujar Agung.

Agung menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah, BUMN, swasta, koperasi, dan peternak sangat penting untuk mewujudkan swasembada susu di Indonesia.

“Kami yakin dengan adanya investasi dalam pengembangan sapi perah, serta jaminan penyerapan susu segar melalui Program MBG, ekosistem industri susu akan berkembang dengan baik dan berkelanjutan,” tutup Agung.

Tags: #impor#industri#Menko Pangan#susu#swasembada#Zulkifli Hasan
Previous Post

Menag Ingin Libatkan Banyak Pihak Perbaiki Kemenag

Next Post

Pemerintah Belum Punya Komitmen Selesaikan Masalah Pinjol

Next Post
Pinjol Ilegal Marak, Pakar UGM Desak OJK Perketat Pengawasan

Pemerintah Belum Punya Komitmen Selesaikan Masalah Pinjol

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan dan Otorita IKN Perkuat Pencegahan Zoonosis, Lindungi Masyarakat dan Satwa

Kementan dan Otorita IKN Perkuat Pencegahan Zoonosis, Lindungi Masyarakat dan Satwa

17 Oktober 2026
KKP Buka Peluang Kemitraan Produksi Tilapia & Rumput Laut ke Peserta (IEBF) 2026

KKP Buka Peluang Kemitraan Produksi Tilapia & Rumput Laut ke Peserta (IEBF) 2026

17 Oktober 2026
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .