• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Menteri KP Ajak Undip Sinergi Sukseskan Swasembada Pangan

27 Desember 2024
in Ekonomi
0
Menteri KP Ajak Undip Sinergi Sukseskan Swasembada Pangan

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Universitas Diponegoro/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut pentingnya sinergi dengan perguruan tinggi dalam mengoptimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan, untuk mendukung tercapainya program prioritas swasembada pangan maupun pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Perguruan tinggi dinilainya memiliki kemampuan melakukan riset mendalam serta mengembangkan inovasi teknologi yang dapat digunakan untuk mendongkrak produktivitas sektor kelautan dan perikanan, serta menjaga kelestarian ekosistem laut.

“Penelitian paling cepat itu di kampus. Kebetulan di Undip Jepara ini kampus perikanan. Ini lokasinya dekat dengan balai KKP di sini. Saya kira ini bisa sinergi dengan baik, sehingga kalau kaitannya dengan swasembada pangan khususnya dari sektor protein, saya yakin bisa,” ungkapnya di Kampus Perikanan Universitas Diponegoro (Undip) di Jepara, Jawa Tengah, Jumat (27/12/2024).

Program kerja KKP untuk mendukung pencapaian target swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi 8 persen, di antaranya merevitalisasi puluhan ribu tambak idle di Pantura Jawa untuk komoditas nila salin, melanjutkan pembangunan modeling lima komoditas unggulan ekspor, yakni udang, rumput laut, lobster, kepiting, dan nila salin.

KKP juga akan membangun modeling dan merevitalisasi tambak garam yang ada di sejumlah wilayah pesisir Pulau Jawa. Pemerintah memutuskan tidak mengimpor garam konsumsi di tahun depan, dan akan menghentikan impor garam industri di tahun 2027, sehingga produktivitas di dalam negeri harus ditingkatkan.

Selain pengembangan riset dan teknologi untuk peningkatan produksi produk kelautan dan perikanan, sambung Menteri Trenggono, hal lain yang perlu menjadi perhatian adalah kondisi pesisir Pantura yang mengalami penumpukan sedimentasi dan banjir rob.

“Mengenai persoalan sedimentasi, banjir rob pasti perlu jalan keluar terbaik, dan salah satunya harus bekerja sama dengan kampus. Teman-teman bisa ikut melakukan penelitian, solusi terbaik seperti apa sehingga yang namanya banjir tahunan yang sudah berlangsung puluhan tahun, ke depan bisa benar-benar berubah,” pungkasnya.

Sementara itu Rektor Universitas Diponegoro Prof Suharnomo mengakui pentingnya sektor kelautan dan perikanan untuk mendukung program ketahanan pangan dan penyediaan makan bergizi yang menjadi program prioritas pemerintah saat ini.

Melalui Kampus Perikanan Undip Jepara, pihaknya menunjukkan keseriusan membangun sumber daya manusia unggul, serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang tersebut.

Selain mengoptimalkan fasilitas belajar di kampus, Undip juga menggandeng perusahaan perikanan bekerja sama di bidang riset serta praktik lapangan pengembangan usaha perikanan dari hulu sampai hilir.

“Kita punya potensi yang luar biasa dimiliki bangsa ini, baik itu untuk ketahanan pangan itu sendiri, maupun penyediaan sumber makan bergizi. Kampus kami ada banyak penilitian-penelitian, kemudian kita punya prodi teknologi dan bisnis perikanan kelautan,” terang Prof Suharnomo.

Tags: #Menteri Kelautan dan Perikanan#perguruan tinggi#swasembada pangan#Universitas Diponegoro
Previous Post

Menteri KP Optimalkan Potensi Garam Indramayu Sokong Swasembada

Next Post

Malam Tahun Baru, Jam Operasional LRT Jabodebek Diperpanjang hingga Pukul 01.33 WIB

Next Post
Uji Coba Operasional Terbatas LRT Jabodebek Hingga 26 Juli 2023

Malam Tahun Baru, Jam Operasional LRT Jabodebek Diperpanjang hingga Pukul 01.33 WIB

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .