• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Kembangkan Potensi Perairan Darat Sumsel untuk Ketahanan Pangan

13 April 2025
in Ekonomi
0
KKP Kembangkan Potensi Perairan Darat Sumsel untuk Ketahanan Pangan

KKP bidik pengembangan potensi perairan darat di Sumatera Selatan/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan membidik pengembangan potensi perairan darat di Sumatera Selatan (Sumsel). Berdasarkan data provinsi itu memiliki luas perairan darat mencapai 2,5 juta hektare yang dapat dioptimalkan untuk mendukung ketersediaan pangan dan membuka lapangan kerja.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta mengungkapkan, potensi perairan darat di Sumsel tidak hanya besar secara luasan, tapi juga produktif.

Produksi perikanan darat mencapai 70 ribu ton per tahun senilai Rp 3,7 triliun dengan jumlah nelayan lebih dari 80 ribu orang yang menggantungkan hidup dari sektor ini. Selain fungsi ekonomi, perairan darat juga menawarkan jasa ekosistem dari konservasi keanekaragaman hayati hingga mitigasi risiko kebakaran lahan.

“Yang tidak kalah penting, perairan darat menjadi sumber protein lokal yang terjangkau dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” ungkapnya dalam siaran resmi KKP, Minggu (13/4/2025).

Dalam mengembangkan potensi perairan darat dan pemanfaatan perikanan di dalamnya, pihaknya siap menghadirkan penyuluh kelautan dan perikanan ke tengah masyarakat. Tugas penyuluh tidak hanya memberikan informasi, tetapi memberikan pencerahan (enlighment), memperkaya kapasitas masyarakat (enrichment), dan memberdayakan mereka agar mandiri (empowerment).

Di Sumsel sendiri terdapat 158 penyuluh kelautan dan perikanan aktif dari total 475 penyuluh yang berada di Satminkal Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP) Palembang. Nyoman bersama Komisi IV DPR RI baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke BRPPUPP Palembang tersebut.

Peran penyuluh perikanan terbukti mendorong pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan di Sumsel. Pada 2024 lalu sebanyak 5.616 kelompok telah dibina dan difasilitasi; 589 kelompok baru dibentuk untuk memperluas basis pelaku usaha perikanan; 226 kelompok berhasil naik kelas, baik dari kelompok pemula ke madya maupun ke lanjut; 3 kelompok mendapatkan fasilitas sebagai percontohan yang kemudian menjadi model bagi kelompok lainnya; serta seluruh program ini juga melibatkan lebih dari 1.100 tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja baru di bidang kelautan dan perikanan.

Kembangkan SFV

Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dari perairan darat, BPPSDM KP juga mengembangkan konsep Smart Fisheries Village atau desa perikanan cerdas di Sumsel, yaitu di Instalasi Mariana dan Instalasi Patra Tani, dengan pendampingan para penyuluh.

Model ini mengintegrasikan budi daya ikan patin perkasa, varietas unggul karya anak bangsa; pembentukan inti-plasma bisnis perikanan, di mana BRPPUPP berperan sebagai ‘inti’ yang mendampingi masyarakat sebagai ‘plasma’; pelatihan teknis dan manajerial melalui workshop dan teaching factory untuk mahasiswa vokasi; serta penebaran kembali ikan lokal (restocking) untuk menjaga populasi ikan di habitat alaminya. Model ini bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menjamin keberlanjutan ekosistem perairan darat.

Adapun untuk mendukung ketahanan pangan menggunakan sumber daya ikan dari perairan darat, BPPSDM KP melalui BRPPUPP menginisiasi program Makan Bergizi Gratis dengan Menu Ikan Perairan Darat Lokal. Hingga saat ini, lebih dari 9.600 porsi makanan bergizi telah dibagikan kepada pelajar, ibu hamil, dan anak-anak di 41 lokasi.

“Melalui program ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya mengkonsumsi ikan lokal — sekaligus menanamkan rasa memiliki terhadap sumber daya perairan darat. Dengan meningkatkan konsumsi ikan, kita mendukung kesehatan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan,” ujar Nyoman.

Selain itu, BPPSDM KP berkolaborasi dengan Inland Fishery Resources Development and Management Department (IFRDMD), yaitu Departemen Teknis dari SEAFDEC (Southeast Asian Fisheries Development Center). Sejak berdiri pada 2014 di Palembang, IFRDMD bersama BPPSDM KP memberikan dasar ilmiah dalam mendukung pengelolaan perikanan darat yang berkelanjutan. Kegiatannya mencakup peningkatan kesadaran tentang pentingnya perikanan darat, mendukung program restocking dan pemulihan habitat, serta mendorong peningkatan kapasitas SDM. IFRDMD juga aktif dalam program konservasi dan mitigasi lingkungan melalui kolaborasi regional, untuk mewujudkan pengelolaan perikanan darat yang berkelanjutan.

“Dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kami berharap dukungan dari Komisi IV DPR RI untuk memperkuat program-program ini, guna mewujudkan ketahanan pangan menuju Generasi Emas 2045,” pungkas Nyoman.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan perairan darat memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Selain kegiatan penangkapan, kegiatan budidaya di perairan darat juga digalakkan oleh KKP untuk menjaga populasi perikanan dan mendukung program ketahanan pangan.

Tags: #Kementerian Kelautan dan Perikanan#Lapangan Kerja#pangan#perairan darat#Sumatera Selatan
Previous Post

Kementan Stabilkan Produksi dan Harga Ayam Broiler Untuk Lindungi Peternak Rakyat

Next Post

Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Sepakati Kemitraan Strategis Indonesia–Mesir

Next Post
Prabowo Tetapkan Kenaikan Upah Minimum Nasional 2025 Sebesar 6,5 Persen

Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Sepakati Kemitraan Strategis Indonesia–Mesir

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .