• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Indonesia-Korsel Kolaborasi Kembangkan Budidaya Napoleon Berkelanjutan

29 April 2025
in Ekonomi
0
Indonesia-Korsel Kolaborasi Kembangkan Budidaya Napoleon Berkelanjutan

Budidaya ikan napoleon/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imoerium.id, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama National Institute of Fisheries Science (NIFS) Korea Selatan berkolaborasi menjaga populasi ikan napoleon melalui skema budidaya berkelanjutan di Indonesia.

Kolaborasi ini tertuang dalam Project for Smart Technological Support to Improve Aquaculture Productivity in Indonesia.

“Ikan napoleon termasuk jenis ikan yang tercantum dalam Apendiks II Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora. KKP akan terus perkuat salah satunya dari aspek budidaya ikan napoleon,” jelas Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Senin (28/4/2025).

Proyek kerja yang dimulai sejak 2023, kini telah memasuki tahun ke 3. Dalam kurun waktu tersebut telah dilakukan beberapa kegiatan antara lain peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang budidaya laut, pelaksanaan beberapa tahapan pengembangbiakan ikan napoleon, serta pembangunan hatchery ikan napoleon.

Proyek kerja sama dengan NIFS Korea Selatan dilaksanakan di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam. Batam dipilih karena berpotensi besar untuk mengembangkan budidaya ikan laut, seperti ikan napoleon. Letak wilayahnya juga berada di jalur pelayaran internasional.

Melalui proyek kerja sama ini, Tebe berharap produktivitas perikanan budidaya ikan napoleon meningkat. Napoleon memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi komoditas ekspor. “Ikan Napoleon dari Kepulauan Riau sangat diminati pasar Hongkong dan Tiongkok dengan harga yang kompetitif,” ujar Dirjen Tebe.

Tahap Uji Coba

Kepala Departemen Penelitian Industri Akuakultur di NIFS Korea, Lee Jeong-yong mengatakan pembangunan fasilitas budidaya ikan napoleon di BPBL Batam bertujuan meningkatkan produktivitas perikanan budidaya di Indonesia. Saat ini proyek kerja sama telah memasuki tahap percobaan, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi industri budidaya ikan Napoleon di Indonesia.

“Pembangunan fasilitas budidaya ikan napoleon di BPBL Batam merupakan wujud kerja sama dalam pengembangan teknologi budidaya yang menjadi tantangan baru sekaligus pengalaman berharga bagi kedua negara,” jelas Lee Jeong-yong.

Sementara itu Plt. Kepala BPBL Batam, Ipong Adi Guna menyampaikan komitmennya melaksanakan kerjasama tersebut, termasuk melakukan uji coba teknologi pembenihan ikan napoleon. “Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas budidaya ikan laut sekaligus menjaga plasma nutfah dan kelestarian populasi ikan napoleon di Kepulauan Riau,” ujar Ipong.

Tags: #budidaya#ikan#Indonesia#Kementerian Kelautan dan Perikanan#Korea Selatan#napoleon
Previous Post

Kementan Gandeng Polri Tindaklanjuti Penyimpangan Hibah Sapi di Karanganyar

Next Post

KKP Dorong Hilirisasi Rumput Laut Non-Hidrokoloid

Next Post
KKP Dorong Hilirisasi Rumput Laut Non-Hidrokoloid

KKP Dorong Hilirisasi Rumput Laut Non-Hidrokoloid

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .