• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Dorong Akselerasi Perlindungan Laut Melalui Simposium MPA & OECM

20 Mei 2025
in Ekonomi
0
KKP Dorong Akselerasi Perlindungan Laut Melalui Simposium MPA & OECM

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta -Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengupayakan percepatan perluasan kawasan laut dilindungi seluas 30% atau 97,5 juta hektare sampai tahun 2045. Sinergi dengan berbagai pihak pun terus digalang untuk mencapai target perluasan tersebut.

“Saat ini, lebih dari 29 juta hektare telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi formal. Simposium ini menjadi ruang untuk menyampaikan perkembangan, tantangan, serta pembelajaran dari berbagai pendekatan pengelolaan, termasuk inisiatif komunitas yang belum diakui secara formal namun memiliki kontribusi besar dalam pelestarian ekosistem laut,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Jumat (16/5/2025)..

Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, bekerja sama dengan Konsorsium (Marine Protected Area/MPA) dan Tindakan Konservasi Berbasis Kawasan yang Efektif Lainnya (Other Effective Area-based Conservation Measures/OECM), yang terdiri dari WWF Indonesia, Coral Triangle Center (CTC), RARE Indonesia, Konservasi Indonesia, Pesisir Lestari (Pelestari), dan Rekam Nusantara, serta didukung Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), menggelar Simposium MPA dan OECM Indonesia 2025 di IPB International Convention Center, Bogor, pada 15–16 Mei 2025.

Mengusung tema “Tata Kelola, Sains, Biodiversitas, dan Kesejahteraan Masyarakat”, simposium ini menjadi forum nasional pertama yang mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk memperkuat strategi pengelolaan kawasan konservasi laut.

Simposium membahas berbagai topik strategis, antara lain penguatan tata kelola kawasan konservasi, peran MPA dalam melindungi biodiversitas dan mitigasi perubahan iklim, pemanfaatan teknologi dan kolaborasi ilmiah dalam pemantauan kawasan serta peran OECM dalam mendukung konservasi laut di luar kawasan formal.

Kontribusi Nyata Untuk Konservasi

Sementara itu, Ketua Konsorsium sekaligus Direktur Program Kelautan dan Perikanan WWF-Indonesia, Imam Musthofa Zainudin, mengatakan bahwa simposium ini juga menjadi ajang penghargaan bagi pengelola kawasan konservasi dan OECM yang telah berkontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“WWF-Indonesia mendukung penetapan dan pengelolaan sekitar 5,3 juta hektare atau 18,3% dari total kawasan konservasi formal nasional, serta aktif menginisiasi pembentukan OECM di beberapa wilayah perairan,” ungkap Imam.

Inisiatif seperti MPA for Species, MPA for Fisheries, dan MPA for Climate Resilience turut diperkenalkan. Sejumlah pembicara kunci hadir dari kalangan pemerintah, akademisi, dan organisasi internasional, termasuk BRIN, UPTD Kawasan Konservasi Alor, WWF-US, IUCN, CTI-CFF Regional Secretariat, dan BPDLH. Mereka membahas arah kebijakan nasional, integrasi ruang laut, pembiayaan kawasan konservasi, serta kerja sama regional dan kontribusi global.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, sebelumnya dalam berbagai forum global menekankan bahwa perluasan kawasan konservasi merupakan strategi utama dalam menjaga kelestarian biota laut dan memulihkan ekosistem perairan dalam rangka menjaga laut sehat dan produktif untuk ketahanan pangan biru, kualitas kehidupan, dan mengatasi dampak perubahan iklim. Saat ini, luas kawasan konservasi perairan Indonesia telah mencapai 29,9 juta hektar, mendekati target nasional sebesar 32,5 juta hektare pada tahun 2030.

Tags: #2045#Kementerian Kelautan dan Perikanan#laut#perlindungan
Previous Post

Resmikan Produksi Perdana Lapangan Minyak Forel dan Terubuk di Natuna, Prabowo: Tonggak Swasembada Energi Nasional

Next Post

KKP Pastikan Alokasi Perluasan Kawasan Konservasi Sesuai Rencana Pola Ruang Nasional

Next Post
KKP Pastikan Alokasi Perluasan Kawasan Konservasi Sesuai Rencana Pola Ruang Nasional

KKP Pastikan Alokasi Perluasan Kawasan Konservasi Sesuai Rencana Pola Ruang Nasional

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .