• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Menkop: Kopdes Merah Putih Mampu Perangi Kemiskinan

12 Juli 2025
in Ekonomi, Headline
0
Percepat Program MBG, Pemerintah Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan dilaunching Presiden Prabowo Subianto pada 19 Juli nanti, sebagai bentuk komitmen pemerintah Indonesia untuk memerangi kemiskinan dan ciptakan pembangunan yang berkeadilan.

“Serta menjadikan koperasi sebagai kekuatannya hingga berkelas dunia,” ucap Menkop, saat menerima audiensi CEO Induk Koperasi Usaha Rakyat (Inkur) Suroto dan Regional Director of International Cooperative Aliance (ICA) Balu lyer, membahas berbagai isu perkembangan gerakan koperasi dunia, di Jakarta, Kamis (10/7).

Menkop merujuk Jepang yang memiliki jaringan koperasi pertanian (Japannesse Agriculture Zen-noh) dengan asetnya enam kali lipat dari Honda. Lalu, Amerika Serikat yang mampu membangun Koperasi Listrik yang dimiliki pelanggan yang beroperasi di seluruh negara bagian.

Menkop berharap dalam rangka  merayakan Tahun Koperasi Internasional 2025 akan diselenggarakan kegiatan seminar internasional dengan mengundang berbagai koperasi besar dunia dan Asia Pasifik.

“Ini untuk saling belajar dan mendorong masyarakat dapat memanfaatkan organisasi koperasi untuk menjawab berbagai isu penting dunia, terutama masalah kesenjangan ekonomi,” ucap Menkop.

Menkop berkeinginan koperasi menjadi kekuatan ekonomi rakyat dan menjadi mainstream dalam lintas bisnis modern.

“Bagaimana agar koperasi dapat bekerja di semua sektor ekonomi strategis seperti di negara lain,” tegas Menkop Budi Arie.

Di dalam seminar internasional mendatang, Menkop juga ingin belajar dari sukses koperasi di tingkat Asia Pasifik, seperti Koperasi Konsumen NTUC Fair Price, Singapura, yang kuasai pangsa pasar ritel hingga 62%, hingga koperasi susu Amul yang besar milik jutaan peternak sapi dan menjadi perusahaan susu terbesar di India.

“Saya berharap koperasi tidak lagi menjadi pemain pinggiran, namun menjadi pelaku utama dan menjadi soko guru ekonomi,” ucap Menkop.

Sementara itu, Balu Iyer menyampaikan bahwa ada 321 organisasi koperasi tingkat nasional dan organisasi internasional yang menjadi anggota ICA yang mewakili 100 negara lebih.

“ICA adalah organisasi internasional tertua di dunia dengan keanggotaan individu  paling besar dengan jumlah anggota sebanyak 1,3 miliar orang,” terang Balu Iyer.

Saat ini, lanjut Balu Iyer, baru Inkur yang menjadi anggota ICA. Balu ingin agar pemerintah mendorong aktivasi keanggotaan organisasi koperasi lainnya di ICA.

“Peran ICA adalah mempromosikan keunggulan koperasi sebagai alternatif jawaban atas masalah isu distribusi kesejahteraan, perangi kesenjangan, dan kemiskinan, serta wujudkan pembangunan berkelanjutan,” papar Balu Iyer.

Balu Iyer menambahkan, ICA memiliki kontribusi signifikan besar bagi pembangunan berkelanjutan untuk hampir seluruh isu tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal/SDGs).

“Karena itulah kenapa Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menetapkan tahun 2025 sebagai Tahun Koperasi Internasional atau IYC 2025,” ujar Balu Iyer.

 

Tags: #Budi Arie Setiadi#kemiskinan#Koperasi Merah Putih#Menteri Koperasi#Prabowo Subianto#Presiden
Previous Post

Layanan Kesehatan Haji 2025 Ditutup, Jumlah Jemaah Wafat Turun

Next Post

Pemerintah Bentuk Satgassus Penerimaan Negara, Pengamat UGM: Jangan Menambah Beban Birokrasi

Next Post
Tips Mengatur Keuangan Jelang Lebaran

Pemerintah Bentuk Satgassus Penerimaan Negara, Pengamat UGM: Jangan Menambah Beban Birokrasi

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .