• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

PTKS 2025: Transformasi Teknologi dan Inovasi untuk Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan

15 September 2025
in Ekonomi
0
PTKS 2025: Transformasi Teknologi dan Inovasi untuk Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan

Acara pembukaan Pertemuan Teknis Kelapa Sawit (PTKS) ke-9 di Yogyakarta/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Industri sawit masih menghadapi tantangan. Di antaranya, isu keberlanjutan lingkungan, efisiensi produksi, pasar global, transparansi dan tata kelola yang baik. Untuk mengatasinya, riset dan inovasi merupaka kunci utama.

Hal tersebut diungkapkan Dr. Iman Yani Harahap Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara saat pembukaan Pertemuan Teknis Kelapa Sawit (PTKS) ke-9 pada 16 Juli 2025 di The Alana Hotel & Convention Center, Yogyakarta.

Menurut Iman, kegiatan dua tahunan ini menjadi forum ilmiah strategis yang mempertemukan peneliti, praktisi, akademisi, pelaku usaha, pemerintah, dan sektor keuangan dalam mendorong masa depan industri kelapa sawit Indonesia yang berdaya saing dan ramah lingkungan.

”Di era yang penuh perubahan ini, hanya bangsa yang mampu berinovasi dan mengembangkan pengetahuan yang akan bertahan dan memimpin. Oleh karena itu, PTKS 2025 mengangkat tema ’Transformasi Teknologi dan Inovasi untuk Kelapa Sawit Berkelanjutan’, sebagai cerminan tekad kita untuk terus mendorong lahirnya solusi-solusi berbasis sains dan teknologi,” kata Iman.

Iman menambahkan, PT RPN melalui Pusat Penelitian Kelapa Sawit menaruh perhatian besar pada penguatan ekosistem riset dan pengembangan di sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit.

Iman menjelaskan, forum PTKS ini adalah salah satu bentuk nyata diseminasi riset yang sangat strategis.

Melalui seminar, diskusi panel, pameran teknologi, dan klinik sawit, hasil-hasil riset dan inovasi dari para peneliti PPKS serta mitra-mitra strategis dapat dipertemukan langsung dengan kebutuhan industri dan stakeholder lainnya.

“Inilah ekosistem yang harus terus kita perkuat: sinergi antara peneliti, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat,” jelasnya.

Iman mengajak untuk tidak hanya menjadikan forum ini sebagai sekedar formalitas, melainkan momentum untuk membangun budaya riset yang lebih kuat, kolaboratif, dan aplikatif.

PTKS 2025 menandai kembalinya semangat kolaborasi nasional dengan mencatat partisipasi 730 peserta yang berasal dari 224 perusahaan dan institusi, serta menghadirkan 36 narasumber dari berbagai bidang keahlian.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Aset Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Agung Setya Imam Effendi, yang mewakili Direktur Utama. Sesi dilanjutkan dengan keynote speech oleh Direktur PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo), Jatmiko K. Santosa, yang menekankan pentingnya inovasi sebagai fondasi keberlanjutan industri.

Rangkaian seminar dan talkshow menghadirkan berbagai inovasi mutakhir seperti teknologi digitalisasi kebun berbasis Internet of Things (IoT), varietas unggul tahan Ganoderma, pemupukan berbasis drone, hingga pendekatan agroforestry dalam praktik pertanian presisi. Berbagai isu strategis juga dibahas seperti pengembangan bioenergi menuju B50, Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis sawit, serta program peremajaan sawit rakyat (PSR) dan kemitraan berkeadilan.

Sebagai bagian integral dari kegiatan ini, PTKS 2025 juga menyelenggarakan Pameran Teknologi dan Inovasi Industri Kelapa Sawit yang menampilkan 33 booth perusahaan lokal dan internasional. Salah satu sorotan dalam pameran ini adalah hadirnya “Klinik Sawit”, sebuah layanan konsultasi gratis yang menghadirkan pakar-pakar PPKS dan mitra strategis untuk membantu menjawab permasalahan teknis lapangan.

Pada kesempatan yang sama, PT RPN juga meluncurkan tiga inovasi digital unggulan PT RPN dan PPKS, yakni teknologi prediksi hara cepat e-Hara, asisten cerdas petani sawit OPA, serta sistem monitoring iklim NusaKlim.

Kepala PPKS, Dr. Winarna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PTKS 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan dan inovasi, tetapi juga menjadi wahana membangun jejaring dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola kelapa sawit yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Menurut Winarna, PTKS 2025 hadir sebagai forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan: baik dari peneliti, akademisi, pelaku industri, pemerintah, petani, hingga masyarakat luas.

”Berbagai inovasi, hasil riset, dan solusi praktis akan dipresentasikan dan didiskusikan secara terbuka. Saya percaya, setiap gagasan yang lahir dalam forum ini akan menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan industri kelapa sawit Indonesia ke depan,” ujarnya.

Terselenggaranya PTKS 2025 juga tidak lepas dari dukungan para sponsor. Sponsor Platinum diberikan oleh Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo).

Sponsor Gold berasal dari PT Saraswanti Anugerah Makmur dan PT Sawit Sumbermas Sarana, sementara Sponsor Silver didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan PT Multi Niaga Nusantara Indonesia. Sementara itu, acara Gala Dinner turut didukung oleh PT Bumitama Gunajaya Agro.

Tags: #2025#inovasi#kelapa sawit#Pertemuan Teknis Kelapa Sawit#PT Riset Perkebunan Nusantara#transformasi#Yogyakarta
Previous Post

Perum Bulog dan Pemerintah Kota Kediri Pastikan Stabilitas Pasokan dan Harga Beras Lewat Program SPHP

Next Post

KKP – Danareksa Kerja Sama Kembangkan Kawasan Ekonomi

Next Post
KKP – Danareksa Kerja Sama Kembangkan Kawasan Ekonomi

KKP – Danareksa Kerja Sama Kembangkan Kawasan Ekonomi

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .