• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sri Mulyani: Stabilitas Sistem Keuangan RI Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

30 Juli 2025
in Ekonomi, Headline
0
Sri Mulyani: Stabilitas Sistem Keuangan RI Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia pada Triwulan II-2025 tetap terjaga di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta.

Menkeu mengatakan, ketidakpastian global terutama dipengaruhi oleh dinamika negosiasi tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) dan eskalasi ketegangan geopolitik juga militer. Dinamika global tersebut disikapi dengan kewaspadaan oleh KSSK.

“Kami dari KSSK terus memperkuat sinergi dan koordinasi kebijakan antar-lembaga yaitu kebijakan fiskal di Kementerian Keuangan, kebijakan moneter, makroprudensial dan payment system oleh Bank Indonesia, kebijakan sektor keuangan dan pengawasan serta regulasi sektor keuangan oleh OJK, dan LPS akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi agar kebijakan antar-lembaga tersebut dapat memastikan terjaganya stabilitas sistem keuangan, namun juga sekaligus yang penting untuk fokus KSSK mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkap Menkeu, Senin (28/07).

Pada bulan April 2025, AS mengumumkan tarif resiprokal dan juga retaliasi dari Tiongkok yang memicu ketidakpastian perekonomian global.

Sementara pada Juni 2025 di Timur Tengah terdapat ketegangan geopolitik meningkat yang berakibat pada melambatnya pertumbuhan ekonomi global termasuk Amerika, Eropa, dan Jepang yang mengalami perlambatan.

Sementara itu, ekonomi Tiongkok Triwulan II-2025 tumbuh 5,2 persen, lebih rendah dari Triwulan I  sebesar 5,4 persen (yoy) akibat menurunnya ekspor RRT ke AS.

Di sisi lain, ekonomi India tumbuh baik ditopang oleh investasi. Negara-negara berkembang lain juga mengalami perlambatan akibat penurunan ekspor ke AS dan perlemahan perdagangan global.

Pada aliran modal, Menkeu menjelaskan terjadi pergeseran aliran modal dari AS ke aset yang dianggap aman, terutama aset di keuangan di Eropa dan Jepang serta ke komoditas emas.

Di sisi lain, pergeseran aliran modal dari AS ke emerging market telah mendorong di satu sisi perlemahan  dolar Amerika Serikat terhadap mata uang global.

Dengan perkembangan ketidakpastian dan pergerakan perdagangan serta capital market global, Bank Dunia pada laporan Juni 2025 memperkirakan pertumbuhan ekonomi global adalah sebesar 2,9 persen (PPP weights) pada 2025, turun dibandingkan proyeksi sebelumnya yaitu sebesar 3,2 persen.

Selain Bank Dunia, OECD juga menyampaikan hal yang sama. OECD merevisi pertumbuhan perekonomian global 2025 dari 3,1 persen menjadi 2,9 persen.

“Ini adalah lingkungan yang kami amati dan kita waspadai. KSSK optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan II akan tetap terjaga. Konsumsi dan daya beli masih positif serta aktivitas dunia usaha yang cukup resilient yang didukung oleh peranan APBN di dalam menjalankan fungsi countercyclical maupun di dalam memperbaiki distribusi dan efektivitas market,” kata dia Menkeu

 

Tags: #2025#Indonesia#Menteri Keuangan#Sri Mulyani#Stabilitas Sistem Keuangan#Triwulan II
Previous Post

Terima Elit PKS di Istana, Prabowo Bahas Demokrasi Hingga Isu Palestina

Next Post

Kemnaker dan Baznas Ajak Perusahaan di Sulawesi Selatan Rekrut Disabilitas

Next Post
Kemnaker dan Baznas Ajak Perusahaan di Sulawesi Selatan Rekrut Disabilitas

Kemnaker dan Baznas Ajak Perusahaan di Sulawesi Selatan Rekrut Disabilitas

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .