• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bahlil: Produksi Migas Tembus 608 Ribu Barel per Hari, Lampaui Target APBN

12 Agustus 2025
in Ekonomi, Headline
0
Hadapi Gejolak Geopolitik Global, Bahlil: Hilirisasi Jadi Tumpuan Transformasi Ekonomi Nasional

- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatatkan capaian kinerja positif pada semester I atau paruh pertama tahun 2025.

Melalui berbagai program dan capaian strategis, Kementerian ESDM terus mendorong peningkatan produksi sumber daya alam, mengoptimalkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan, serta memperluas sambungan listrik hingga ke daerah terpencil.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa langkah-langkah tersebut menjadi wujud nyata upaya Pemerintah dalam memastikan ketersediaan energi bagi kesejahteraan masyarakat. Sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni swasembada energi dan hilirisasi.

Dari sektor minyak dan gas bumi, akumulasi produksi migas rata-rata mencapai 111,9 persen di atas target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Produksi minyak pada bulan Juni 2025 mencapai 608,1 ribu barel per hari atau 100,5% dari target APBN 2025 sebesar 605 ribu barel per hari, dengan rata-rata produksi semester pertama mencapai 602,4 ribu barel per hari (99,5% dari target).

“Di bulan Juni produksi kita itu sudah melampaui target APBN sebesar 605 ribu dan sekarang sudah 608 ribu. Ini capaian-capaian. Dan kami sudah berkomitmen, kami juga sudah melaporkan kepada Bapak Presiden, Insya Allah di dalam tahun 2025 ini target APBN bisa tercapai. Dan ini baru pertama ini sejak 2008,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, , Senin (11/8).

Sementara itu, produksi gas bumi pada Juni 2025 mencapai 1.146,4 MBOEPD dan rata-rata produksi semester 1 sebesar 1.199,7 MBOEPD atau 119% dari target. Adapun porsi pemanfaatan gas bumi sepanjang semester 1 adalah 5.598 BBTUD, dari jumlah tersebut bagian untuk kebutuhan domestik mencapai 69% atau 3.877 BBTUD.

Hal ini menunjukkan prioritas penggunaan energi untuk mendukung pembangunan dalam negeri khususnya hilirisasi, sementara sebanyak 1.721 BBTUD atau 31% sisanya untuk ekspor.

Untuk produksi batubara, dari Januari hingga Juni 2025, mencapai 357,6 juta ton atau 48,34% dari target tahun 2025 sebesar 739,7 juta ton.

Dari angka produksi, 104,6 juta ton diperuntukkan bagi penggunaan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO). Dengan adanya DMO, menjamin transisi energi berjalan dengan baik menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 mendatang.

“Nah ke depan, atas apa yang diminta oleh DPR, kepada kami untuk melakukan revisi RKAB, dan ini kita akan lakukan, tanpa pandang bulu. Supaya menjaga stabilitas. Kalau kita harganya bagus, berarti negara akan mendapatkan pajak yang baik, pengusaha juga akan mendapatkan keuntungan yang baik. Nah, pengelolaan batubara, sumber daya dalam kita, jangan dimaknai bahwa hanya untuk 5 tahun, tapi nanti kita tinggalkan untuk anak cucu kita,” tegas Bahlil.

 

Dari subsektor kelistrikan, kapasitas terpasang pembangkit listrik tumbuh signifikan dengan peningkatan sebesar 4,4 Gigawatt (GW) pada semester 1 tahun 2025, apabila dibandingkan dengan tahun 2024. Sebesar 876,5 Megawatt (MW) di antaranya dari pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).

Adapun realisasi konsumsi listrik per kapita telah mencapai 1.448 kWh atau 98,9% dari target sebesar 1.464 kWh. Hal Ini menunjukkan komitmen Pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap listrik dan juga mendorong pembangunan ekonomi.

Pemanfaatan biodiesel domestik juga menorehkan hasil positif. Dari Januari hingga Juni 2025 pemanfaatan biodiesel sebesar 6,8 juta kL dari target 2025 sebesar 15,6 juta kilo liter (kl). Capaian ini memberikan manfaat ekonomi signifikan berupa penghematan devisa sebesar USD3,68 miliar atau Rp60,37 triliun dari pengurangan impor diesel.

Selain itu, terdapat peningkatan nilai tambah Crude Palm Oil (CPO) menjadi biodiesel sebesar Rp9,51 triliun.

Tags: #2025#APBN#Bahlil Lahadalia#Kementerian ESDM#Menteri ESDM#migas#produksi
Previous Post

Kementerian PU Gandeng PP Muhammadiyah Perkuat Pembangunan Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial

Next Post

Kemenhub Akan Integrasikan Stasiun Kereta Api Sulsel dengan Pelabuhan dan Terminal

Next Post
Kemenhub Akan Integrasikan Stasiun Kereta Api Sulsel dengan Pelabuhan dan Terminal

Kemenhub Akan Integrasikan Stasiun Kereta Api Sulsel dengan Pelabuhan dan Terminal

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .