• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Revitalisasi Tambak Pantura Bisa Bawa Tilapia Indonesia Mendunia

30 Agustus 2025
in Ekonomi, Uncategorized
0
Revitalisasi Tambak Pantura Bisa Bawa Tilapia Indonesia Mendunia
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan komitmennya memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendorong produk tilapia Indonesia menembus pasar global. Upaya tersebut diwujudkan melalui program revitalisasi tambak Pantura Jawa Barat yang diproyeksikan menjadi motor penggerak budidaya tilapia berkelanjutan.

Sebagai upaya mendorong peningkatkan produksi sekaligus perluasan pasar tilapia, KKP turut mendukung pelaksanaan Outlook Tilapia Indonesia 2025 bertemakan “Budidaya Ramah Lingkungan & Hilirisasi Tilapia Perluas Pasar Global” di Kantor KKP, Kamis 28 Agustur 2025.


“Kita ingin tilapia Indonesia hadir di pasar global bukan hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas. Oleh karena itu, aspek keberlanjutan, keamanan pangan, hingga branding akan terus kita dorong bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kemenko Pangan, asosiasi, pelaku usaha, akademisi, serta pemerintah daerah, dengan fokus membahas langkah strategis diantaranya program revitalisasi tambak Pantura, penerapan budidaya ramah lingkungan, peningkatan mutu induk dan benih, sertifikasi, penguatan branding, hingga stabilisasi harga hasil panen.

Menurut Dirjen Tebe, terdapat sekitar 78.550 hektare tambak idle lebih dari 30 tahun yang masih dikelola secara tradisional tanpa tandon dan IPAL, dengan produktivitas rendah (rata-rata 0,6 ton/ha/tahun). Melalui revitalisasi, KKP menargetkan pengelolaan 20.000 hektare tambak modern dengan konsep integrasi dan keberlanjutan, mencakup pembangunan tandon, IPAL, rekonstruksi kolam, penggunaan benih unggul, pakan berkualitas, serta pemanfaatan teknologi terkini.

Geliat ekonomi dan teknologi budidaya

Direktur Ikan Air Laut, Ikhsan Kamil, menambahkan program revitalisasi akan berfokus pada Budi Daya Terintegrasi (Integrated Tilapia Farming) yaitu hulu – on farm – hilir dalam satu ekosistem yang terintegrasi, berkolaborasi dengan private sektor, pemerintah daerah masyarakat pengarap dan industri pendukung. Setiap kabupaten akan dikembangkan melalui sistem kluster budidaya modern dan mandiri yang dilengkapi dengan dengan industri hulu dan hilir seperti hatchery untuk penyediaan benih unggul, pabrik pakan, pabrik pengolahan, cold chain facilities, dan industri lain. “Target luasan per klaster ±1000 ha,” jelasnya.

Industri yang akan tumbuh dari kegiatan revitalisasi ini berupa penyediaan induk, sarana budidaya seperti plastik HDPE, kincir, pompa, pakan, obat-obatan, hingga dukungan industri hilir untuk memperluas pasar ekspor maupun memperkuat konsumsi domestik.

Program revitalisasi ini juga menerapkan manajemen berbasis teknologi yang terkini, seperti silo autofeeder, wave-breaker, hingga root blower. Tahapan budidaya dilakukan mulai dari pendederan awal (0,2–5 gr), pendederan akhir (5–100 gr), hingga pembesaran (100–1.000 gr).

Revitalisasi dengan komoditas nila salin ini berorientasi pada produksi tilapia premium berstandar ekspor, dengan ukuran panen 1 kg per ekor, guna memenuhi kebutuhan pasar global.

Revitalisasi Tambak Ikan di Pantura Jawa Barat ini dilaksanakan pada areal yang skema pengelolaannya berupa Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan (KHKP) sesuai Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 274 Tahun 2025, dengan total luas 20.413,25 hektare yang tersebar di 4 kabupaten di Jawa Barat yaitu di Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu.

Ketua Asosiasi Tilapia Indonesia (ATI), Alwi Tunggul Prianggolo, menegaskan bahwa revitalisasi tambak Pantura menjadi momentum penguatan nila sebagai komoditas industri. “Kami mendorong hasil panen diarahkan ke industri pengolahan sehingga menghasilkan fillet berdaya saing global, dengan tetap melibatkan pembudidaya lokal,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Bapak Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan program revitalisasi tambak Pantura diyakini mampu menggeliatkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat posisi nila salin sebagai komoditas bernilai tinggi di pasar domestik maupun global.

Previous Post

Prabowo Imbau Rakyat Waspada Ada Kelompok Ingin Huru-hara dan Chaos

Next Post

KKP Gandeng Industri Migas Perkuat Pengelolaan Kawasan Konservasi Anambas

Next Post
KKP Gandeng Industri Migas Perkuat Pengelolaan Kawasan Konservasi Anambas

KKP Gandeng Industri Migas Perkuat Pengelolaan Kawasan Konservasi Anambas

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .