• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rantai Produksi Dipastikan Bebas Radioktif, KKP Imbau Masyarakat Tidak Ragu Konsumsi Udang

23 September 2025
in Ekonomi
0
Rantai Produksi Dipastikan Bebas Radioktif, KKP Imbau Masyarakat Tidak Ragu Konsumsi Udang

KKP menggagas kegiatan bertajuk "Makan Siang Udang dari Tambak/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,J akarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan bahwa sektor hulu rantai produksi udang Indonesia aman dari cemaran radioaktif berdasarkan hasil joint investigasi bersama dengan otoritas pengawas radioaktif BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) dan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) yang dilaksanakan pada 13 – 15 Agustus 2025 di sepanjang rantai produksi udang (tambak, hatchery maupun UPI).

“Kami bersama dengan BAPETEN dan BRIN telah melaksanakan joint investigasi berbasis root case analysis pada rantai pasok udang, dan hasil pengujian lapangan maupun laboratorium dengan sampel udang, air dan sedimen tambak tidak menemukan trace Cesium 137 di tambak pembesaran maupun hatchery,” terang Ishartini di Jakarta, Senin (22/9).

Sebagai komitmen mengawal mutu dan keamanan hasil perikanan udang dan untuk membangun kesadaran publik bahwa udang berasal dari lingkungan budidaya yang bebas dari cemaran radioaktif, terutama Cesium 137, KKP menggagas kegiatan bertajuk “Makan Siang Udang dari Tambak”.

Kegiatan ini turut diikuti para pejabat eselon I KKP, serta unit pelaksana teknis KKP di seluruh Indonesia, para kepala dinas terkait, Forkopimda, penyuluh perikanan, aparat berwenang/TNI/POLRI serta stakeholders dan tentunya petambak udang/pelaku usaha.

“Makan udang nasional dari tambak ini diikuti secara serentak oleh lebih dari 1.000 orang di seluruh Indonesia untuk kampanye dalam menepis anggapan udang kita terkontaminasi sejak dari hulu”, jelas Ishartini.

Tidak Terbukti Tercemar

Senada dengan Ishartini, Dirjen Perikanan Budidaya, Dirjen Penguatan Daya Saing, dan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KKP yang turut hadir secara langsung juga kembali menegaskan komitmen KKP dalam menjaga keberlangsungan industri perudangan Indonesia melalui pembinaan budidaya, penyuluhan maupun penguatan daya saing global.

Seluruh jajaran Eselon I KKP yang hadir kembali menggaris bawahi bahwa masyarakat atau perusahaan tidak perlu kuatir untuk membeli udang dari para petambak karena secara empirik telah terbukti tidak ada jejak atau trace cemaran Cesium 137 (bahan radioaktif). Sebagai tambahan, seluruh bagian terkait KKP saat ini bahu membahu dan bersinergi untuk mengawal keberlangsungan industri udang nasional.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa quality assurance yang diterapkan KKP sangat ketat dan konsisten untuk menjamin produk bermutu dan aman. Dalam menghadapi isu cemaran Cesium 137 maka pihaknya telah berkoordinasi dengan otoritas kompeten pengawas nuklir yaitu BAPETEN sebagai lembaga yang memiliki kompetensi melakukan penanganan lebih lanjut.

Tags: #Badan Pengawas Tenaga Nuklir#BRIN#Kementerian Kelautan dan Perikanan#Masyarakat#radioktif#udang
Previous Post

Peluang Ekspor Tinggi, KKP Jamin Mutu & Kualitas Produk Perikanan ke Arab Saudi

Next Post

Banyak Kasus Keracunan, Puan Desak Program MBG Dievaluasi Total

Next Post
Puan: Membangun Indonesia Butuh Kerjasama Pemerintah Pusat dan Daerah

Banyak Kasus Keracunan, Puan Desak Program MBG Dievaluasi Total

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .