• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Timor Leste Tuntaskan Analisis Risiko Impor 2025! Peluang Ekspor Unggas Indonesia Makin Meningkat

21 Oktober 2025
in Ekonomi, Uncategorized
0
Timor Leste Tuntaskan Analisis Risiko Impor 2025! Peluang Ekspor Unggas Indonesia Makin Meningkat
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarts – Proses Import Risk Analysis (IRA) yang dilakukan delegasi Ministry of Agriculture, Livestock, Fisheries and Forestry (MALFF) Republik Demokratik Timor Leste di Indonesia resmi berakhir, menandai langkah penting menuju pembukaan akses pasar unggas, produk unggas termasuk telur konsumsi Indonesia ke negara tetangga tersebut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama perdagangan sektor peternakan di kawasan ASEAN, Jumat (17/10/2025).

Rangkaian kegiatan IRA dilakukan di beberapa unit usaha milik PT. Raja Jeva Nisi dan PT. Sreeya Sewu di Provinsi Jawa Barat, PT. Wonokoyo di Jawa Timur, dan menutup rangkaian IRA ke CV. Sari Rahayu di Bangli, Bali. Evaluasi ini menjadi prasyarat sebelum izin impor resmi diberikan oleh Pemerintah Timor Leste.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan, Makmun, menyampaikan bahwa selesainya rangkaian IRA ini merupakan momentum penting dalam memperkuat posisi produk peternakan Indonesia di pasar regional. “Kami menyambut baik proses yang telah dilakukan oleh delegasi Timor Leste. Pemerintah Indonesia terus berupaya memastikan bahwa seluruh unit usaha peternakan memenuhi standar kesehatan, keamanan pangan, dan mutu produk yang diakui secara internasional,” ujarnya.

Menurut Makmun, langkah ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mendorong ekspor produk peternakan di kawasan ASEAN. “Kami berharap hasil evaluasi ini menjadi dasar kuat bagi pembukaan akses ekspor peoduk unggas Indonesia ke Timor Leste, sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi bilateral antarnegara,” tambahnya.

Sementara itu, Mario Fransisco Amaral,Chief of Animal Quarantine Department, MALFF, menjelaskan bahwa evaluasi ini bertujuan memastikan kesesuaian dan penerapan biosecurity. “Kami melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan pelaksanaan Standard Operating Procedure (SOP) sesuai dengan penerapan dilapangan,” pungkasnya.

Mario menuturkan bahwa delegasi Timor-Leste juga menilai adanya kerja sama yang baik antara pemerintah dan pihak swasta dalam menjaga standar kesehatan hewan, termasuk pelaksanaan surveilans terhadap penyakit hewan. Ia menambahkan, hasil akhir dari penilaian tersebut akan dibahas secara internal sebelum disampaikan dalam bentuk rekomendasi resmi kepada Kementerian” tegasnya.

Mario menegaskan bahwa mayoritas pihak di Indonesia telah memenuhi standar yang ditetapkan. “Secara umum hasilnya positif, dan kami berharap kerja sama ini dapat terus memperkuat hubungan perdagangan serta integrasi ekonomi antara Timor Leste dan Indonesia di kawasan ASEAN,” katanya menutup.

Kemajuan sektor perunggasan Indonesia yang kini tak hanya mencukupi kebutuhan dalam negeri tapi juga diminati oleh negara lain menjadi landasan menuju lumbung pangan dunia 2045.

Previous Post

IHSG Tembus 8.000, Presiden Prabowo: Tertinggi Sepanjang Sejarah

Next Post

KKP – ITN Malang Kolaborasi Kembangkan Data & Informasi Spasial Ruang Laut

Next Post
KKP – ITN Malang Kolaborasi Kembangkan Data & Informasi Spasial Ruang Laut

KKP - ITN Malang Kolaborasi Kembangkan Data & Informasi Spasial Ruang Laut

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .