• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

PTPN III Perluas Langkah Strategis Bidang Energi Dengan Membangun Pabrik Biodiesel Dan Perluas Areal Perkebunan Sawit

28 Oktober 2025
in Ekonomi, Uncategorized
0
PTPN III Perluas Langkah Strategis Bidang Energi Dengan Membangun Pabrik Biodiesel Dan Perluas Areal Perkebunan Sawit
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Bogor — PT Perkebunan Nusantara III (Persero) akan memperluas langkah strategis di bidang energi terbarukan dengan membangun pabrik biodiesel dan memperluas areal perkebunan sawit seluas 500 ribu hektare dengan investasi sebesar Rp60 triliun yang aka dimulai tahun 2026.

Direktur Bisnis PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy mengatakan, langkah ekspansi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya program swasembada pangan dan energi nasional.

“Untuk tahun depan mungkin, kami akan mengupayakan untuk peningkatan produksi. Pertama, kami akan memperluas lahan,” ujar Ryanto di sela acara Outlook Komoditas Perkebunan Tahun 2026 di Aula Kantor Direksi PT Riset Perkebunan Nusantara, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/10/2025).

Pembangunan fasilitas produksi energi bersih itu sejalan dengan rencana pemerintah dalam menerapkan mandatori biodiesel 50 persen (B50), yakni campuran 50 persen minyak sawit atau crude palm oil (CPO) ke dalam bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada 2026.

Sementara, pembangunan pabrik biodiesel dilakukan bertahap dengan menggandeng Pertamina dan sejumlah perusahaan swasta sebagai mitra strategis. Salah satu lokasi yang tengah dikaji untuk proyek tersebut berada di kawasan Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Agar pasokan bahan baku CPO tetap terjaga, PTPN akan bekerja sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara, perusahaan BUMN yang dipercaya pemerintah mengelola perkebunan kelapa sawit.
Nilai investasi yang dibidik PTPN untuk pabrik biodiesel mencapai Rp 50 triliun hingga Rp 60 triliun. Dana sebesar ini sudah termasuk rencana perluasan lahan tanam kelapa sawit baru seluas 500.000 hektar (ha).

“Kami akan memperluas lahan, dan sesuai dengan arahan Pak Mentan mengenai program biodiesel kami akan memperluas kurang lebih sampai 500.000 hektar tanaman sawit,” katanya.

“Di sisi hilirnya kami mungkin mulai tahun depan sudah mulai membangun pabrik biodiesel. Saat ini kerja sama sudah dilakukan yang melibatkan kami, Pertamina, juga sektor swasta,” ujar Riyanto.

Dia menambahkan, perluasan areal sawit tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman terkait program hilirisasi komoditas perkebunan.

“Sesuai dengan arahan Pak Mentan, mengenai program hilir, kami akan memperluas kurang lebih sampai 500 ribu hektare tanaman sawit,” ungkap Ryanto.

Dia mengatakan, perluasan ini merupakan lahan baru yang bersumber dari landbank PTPN dan juga lahan-lahan yang termasuk dalam program kehutanan sosial, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Lahannya bebas dari kawasan hutan. Lahannya itu, antara lain dari landbank kami. Ada juga lahan yang dari kehutanan sosial. Sepanjang memenuhi aturan akan kami lakukan,” tuturnya.

Sementara itu, PTPN juga tengah menyiapkan pembangunan pabrik bioetanol di Glenmore, Jember, yang sementara akan memanfaatkan bahan baku tetes tebu.

“Kalau bioetanol, bahan bakunya dari tetes tebu. Jadi rencananya di Glenmore, Jember, karena dekat dengan sumber produksi,” ujar dia.

Ryanto menegaskan, rencana pembangunan pabrik etanol ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk tidak memusatkan kegiatan industri perkebunan di Pulau Jawa saja, melainkan memperluas ke berbagai daerah di Indonesia.

“Pemerintah mendorong agar pembangunan perkebunan dan pabrik tidak tersentral di Pulau Jawa, tapi tersebar di berbagai daerah. Misalnya di Bangka Belitung, Pulau Buru, Pulau Aru, hingga Konawe di Sulawesi Tenggara,” katanya.

Melalui langkah ini, PTPN III berharap dapat memperkuat peran sektor perkebunan dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui pengembangan biodiesel dan bioetanol berbasis komoditas dalam negeri.

Previous Post

Perkuat Ketahanan Pangan di Sumsel, Bulog dan Pemkab Muara Enim Sepakat Bangunan Infrastruktur Pasca Panen

Next Post

PT RPN: Pengembangan Inovasi Riset Perkuat Hilirisasi Sektor Perkebunan

Next Post
PT RPN: Pengembangan Inovasi Riset Perkuat Hilirisasi Sektor Perkebunan

PT RPN: Pengembangan Inovasi Riset Perkuat Hilirisasi Sektor Perkebunan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .