• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sinergi KKP – Tiongkok Kembangkan SDM dan Inovasi Ekonomi Biru

6 November 2025
in Ekonomi, Uncategorized
0
Sinergi KKP – Tiongkok Kembangkan SDM dan Inovasi Ekonomi Biru
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan memperkuat kerja sama strategis dengan sejumlah lembaga pendidikan, penelitian, dan industri kelautan di Republik Rakyat Tiongkok. Langkah ini menjadi bagian pemerintah memperkuat implementasi Blue Economy sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) kelautan dan perikanan di tingkat global.

Kunjungan kerja yang berlangsung pada 27–31 Oktober 2025 di Shenzhen dan Zhuhai ini juga bertepatan dengan partisipasi Indonesia dalam Workshop on Marine Biodiversity Conservation and Sustainable Community Development in APEC Economies, yang diselenggarakan oleh First Institute of Oceanography (FIO) – Ministry of Natural Resources of the People’s Republic of China dan APEC Secretariat.

“Kerja sama internasional menjadi kunci untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta inovasi kelautan. Melalui kolaborasi ini, kita memperkuat kapasitas SDM dan memperluas akses teknologi serta pengetahuan yang berkelanjutan,” ujar Kepala BPPSDM KP I Nyoman Radiarta dalam siaran resmi di Jakarta, Kami (6/11/2025).

Pidato kunci berjudul ‘Blue Economy for Indonesia’s Marine and Fisheries Sustainable Development: Winning for the Nature, Winning for the People.’ Arah kebijakan ekonomi biru Indonesia bertumpu pada keseimbangan antara konservasi sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat melalui tiga program prioritas KKP, yakni Kampung Nelayan Merah Putih, perikanan budi daya tematik , dan program garam nasional.

Mitra Strategis 

Kemitraan akademik juga diperkuat melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara KKP dan Sun Yat-sen University, yang membuka peluang inovasi bersama di bidang konservasi karbon biru, perubahan iklim, dan teknologi kelautan. Secara umum, rangkaian kegiatan ini menghasilkan empat capaian utama, yaitu memperkuat posisi Indonesia di forum APEC sebagai pelopor implementasi kebijakan ekonomi biru; menjalin kembali kemitraan kelembagaan antara KKP dan institusi riset terkemuka Tiongkok; membuka peluang kerja sama konkret seperti joint training, expert exchange, dan riset terapan; serta mendapatkan dukungan industri untuk investasi teknologi budidaya berkelanjutan di Indonesia.  

Sebagai tindak lanjut, BPPSDM KP akan menyusun peta jalan kerja sama dengan lembaga-lembaga mitra Tiongkok serta mempersiapkan pelaksanaan Joint Training Program bersama FIO dan Hinesor Group pada November mendatang.  

Selama kunjungan, delegasi BPPSDM KP bertemu dengan sejumlah mitra strategis, di antaranya Prof. Tiegang Li, Director General FIO, yang menyatakan komitmennya memperkuat kolaborasi dalam kerangka Blue Partnership sejalan dengan kebijakan ekonomi biru Indonesia.

Pertemuan lainnya dilakukan dengan Vice Chancellor Guangdong Ocean University (GOU), Prof. Lu Yishan, dan Dean Prof. Xie Lingling untuk membahas kerja sama dalam bidang akuakultur, pengolahan hasil perikanan, pengembangan masyarakat pesisir, dan pendidikan vokasi. GOU juga menyatakan dukungan penuh terhadap program pertukaran pelajar dan tenaga ahli Indonesia–Tiongkok yang akan dimulai pada 2026.

Selain itu, BPPSDM KP melakukan kunjungan ke Futian Nature Reserve, Shenzhen, guna mempelajari praktik konservasi mangrove di kawasan urban. Delegasi juga berdiskusi dengan Hinesor Group, perusahaan teknologi perikanan, yang menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Joint Training Program on Marine Technology di Jakarta pada November 2025.

“Kita ingin memastikan seluruh hasil kemitraan ini tidak berhenti di level diplomasi, tetapi benar-benar terimplementasi di lapangan — dari pendidikan vokasi hingga inovasi teknologi budidaya berkelanjutan,” tambah Nyoman.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan pentingnya membangun ekosistem pembelajaran lintas negara untuk mempercepat transformasi ekonomi biru Indonesia. Investasi terbesar dalam ekonomi biru bukan hanya pada sumber daya alam, tetapi pada manusianya.

Previous Post

Udang Indonesia Kembali Diserap Pasar AS, Ekspor Triwulan III Naik 16,3 Persen

Next Post

ANJ Capai Produksi TBS Hampir 400 Ribu Ton di Kuartal II 2025

Next Post

ANJ Capai Produksi TBS Hampir 400 Ribu Ton di Kuartal II 2025

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .