• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Berhasil Tambah 35 Perusahaan Ekspor Produk Perikanan ke Vietnam

7 November 2025
in Ekonomi, Uncategorized
0
KKP Berhasil Tambah 35 Perusahaan Ekspor Produk Perikanan ke Vietnam
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menambah jumlah usaha unit pengolahan ikan (UPI) yang dapat melakukan ekspor produk perikanan di Vietnam. Penambahan eksportir perikanan ke negara tetangga menjadi bukti berjalannya program quality assurance dari hulu – hilir.

“Kami melaksanakan kegiatan quality assurance dengan mengacu pada aturan internasional mulai dari hulu – hilir, serta menjalin perjanjian kerjasama bilateral kesetaraan sistem (harmonisasi) sebagai bagian dari diplomasi perikanan KKP,” ujar Kepala Badan Mutu KKP Ishartini dalam siaran resmi di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Penambahan akses pasar ini adalah hasil dari perjanjian bilateral Kesetaraan Sistem Mutu Ikan dengan Vietnam. Dari penambahan itu, Indonesia berpotensi menambah volume dan diversifikasi jenis ikan yang dapat diekspor ke Vietnam.

“Otoritas kompeten Vietnam telah memberikan approval tambahan kepada sejumlah unit pengolahan ikan (UPI) yang diajukan oleh Badan Mutu KKP untuk bisa ekspor kesana dengan rincian sebanyak 35 UPI,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari otoritas kompeten Vietnam, maka daftar UPI yang berhasil lolos mendapatkan nomer registrasi izin ekspor ke Vietnam berjumlah 35 unit, diantaranya adalah PT. NISON INDONESIA, PT. SUN FISHER INDO, PT. SUMBER LAUT REJEKI, PT. NIRWANA SEGARA, PT. RAJA PANEN SUKSES, PT. DAN LAUT INDONESIA, PT. SEAFOOD NUSANTARA MAKMUR, PT. GLOBAL AGRIKALIS INDONESIA, PT. BALINUSA WINDUMAS dan PT. OKTA VIVA MAKMUR.

“Dari adanya penambahan UPI ekspor ke Vietnam, maka total jumlah perusahaan perikanan atau UPI ekspor ke Vietnam adalah 646 UPI telah teregistrasi”, terang Ishartini.

Sebagai penutup, Ishartini menjelaskan bahwa saat ini ekspor perikanan Indonesia ke Vietnam meliputi 672 jenis produk perikanan dengan 10 (sepuluh) besar berdasarkan volume ekspor adalah frozen squid, frozen whole round squid, frozen cuttle fish, frozen yellowfin tuna, frozen yellowfin tuna loin, dried gracilaria seaweed, frozen yellowfin tuna gill gutted, frozen squid whole round, frozen soft cuttle fish dan sea frozen cuttle fish.

Sementara itu, volume total ekspor ke Vietnam sampai 2024 lalu mencapai lebih dari 100 ribu ton yang menjadikan neraca perdagangan perikanan kita dan Vietnam mengalami surplus dengan Vietnam yang mencatatkan volume ekspor ke Indonesia 6.934 ton.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa KKP adalah Competent Authority (CA) jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan yang berwenang melaksanakan official control di sepanjang rantai produksi perikanan hulu – hilir serta menerbitkan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP/Health Certificate for Quality and Safety of Fish and Fishery Products) untuk pemenuhan persyaratan negara tujuan ekspor.

Previous Post

KKP Tetapkan Standar Kompetensi Nasional untuk Pengembangbiakan Karang Hias

Next Post

Optimalkan Luas Lahan Penggembalaan, Konawe Selatan Siap Jadi Penyedia Ternak Nasional

Next Post
Optimalkan Luas Lahan Penggembalaan, Konawe Selatan Siap Jadi Penyedia Ternak Nasional

Optimalkan Luas Lahan Penggembalaan, Konawe Selatan Siap Jadi Penyedia Ternak Nasional

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .