• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekonomi RI Triwulan III 2025 Capai 5,04 Persen, Ini Penjelasan Purbaya

26 November 2025
in Ekonomi, Headline
0
Ekonomi RI Triwulan III 2025 Capai 5,04 Persen, Ini Penjelasan Purbaya

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2025 mencapai 5,04 persen. Capaian tersebut didorong oleh permintaan domestik, kinerja ekspor yang kuat, investasi yang resilien, serta optimalisasi belanja pemerintah.

“Setelah terkontraksi di tahun 2020, ekonomi kita pulih cepat dan stabil. Dari 2023 hingga 2025, pertumbuhan terjaga di sekitar 5 persen. Ini menunjukkan bahwa Indonesia cukup resilien meskipun dunia masih diliputi ketidakpastian,” kata Menkeu dalam konferensi pers APBN KiTA yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (20/11).

Dari sisi komponen pengeluaran, konsumsi rumah tangga sebagai penyumbang terbesar Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan III-2025 tumbuh solid sebesar 4,89 persen. Sementara, investasi atau PMTB tumbuh 5,04 persen yang mencerminkan optimisme pelaku usaha.

“Ekspor meningkat sebesar 9,91 persen dan impor tumbuh lebih rendah sehingga memperkuat dampak net ekspor terhadap perekonomian,” ujar Menkeu.

Lebih lanjut, Menkeu mengatakan konsumsi pemerintah tumbuh 5,49 persen, sejalan dengan akselerasi belanja pemerintah pada triwulan III yang tumbuh tinggi. Pada triwulan sebelumnya, belanja pemerintah minus 1,37 persen pada triwulan I dan minus 0,33 persen pada triwulan II. Pemerintah akan terus mendorong pertumbuhan pada triwulan selanjutnya.

“Jadi sekarang kita sudah berhasil membalik arah belanja pemerintah, sehingga dampak belanja pemerintah APBN ke ekonomi jadi positif. Kalau sebelum-sebelumnya menjadi ngerem, sekarang pemerintah juga ikut ngegas perekonomian. Triwulan ketiga, triwulan keempat pun akan seperti itu,” kata Menkeu.

Dari sisi produksi, Menkeu mengatakan sebagian besar sektor tumbuh positif. Manufaktur tumbuh 5,54 persen karena permintaan domestik dan ekspor. Sektor perdagangan tumbuh 5,49 persen, seiring meningkatnya pasokan domestik.

Sementara, sektor transportasi tumbuh 8,62 persen, sejalan dengan meningkatnya aktivitas distribusi barang dari sektor industri pengolahan dan perdagangan. Adapun informasi dan komunikasi tumbuh sebesar 9,65 persen, seiring peningkatan aktivitas telekomunikasi.

Di sisi lain, sektor konstruksi juga tumbuh stabil 4,2 persen didorong oleh percepatan pembangunan infrastruktur dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Sektor pertanian meningkat drastis dari 1,62 persen pada triwulan II menjadi 4,93 persen pada triwulan III karena didukung program prioritas pangan Presiden.

“Secara keseluruhan, konsumsi yang kuat, investasi yang terjaga, dan ekspor yang meningkat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan terakhir dan ke depannya. Mayoritas sektor ekonomi tumbuh positif yang menegaskan pemulihan ekonomi Indonesia yang merata dari sisi permintaan domestik maupun global. Dengan seluruh sektor berada di zona positif, perekonomian nasional semakin solid dan terus menunjukkan ketahanan yang kuat,” ujar Menkeu.

Performa perekonomian yang baik tersebut didukung peran APBN sebagai katalis pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan yang tetap terjaga.

Pemerintah terus memperkuat resiliensi ekonomi dengan kebijakan fiskal yang adaptif, memutar ekonomi lebih cepat, mendorong pertumbuhan ekonomi tinggi, dan melindungi rakyat.

Sinergi kebijakan juga terus diperkuat bersama otoritas moneter, sektor keuangan, dan otoritas terkait lainnya untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi sejalan dengan program prioritas nasional.

Tags: #2025#ekspor#investasi#Menteri Keuangan#pertumbuhan ekonomi#Purbaya Yudhi Sadewa#Triwulan III
Previous Post

SKB Stimulus Angkutan Nataru Terbit, Menhub Ajak Masyarakat Optimalkan Diskon Tarif Transportasi

Next Post

Prabowo Beri Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi

Next Post
Presiden Prabowo Terima Bintang Kebesaran Tertinggi Brunei Darussalam dari Sultan Hassanal Bolkiah

Prabowo Beri Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .