• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Rocky Gerung: Tujuan Hakiki Pendidikan Adalah Kebebasan, Bukan Feodalisme

27 November 2025
in Headline, Pendidikan
0
Rocky Gerung: Tujuan Hakiki Pendidikan Adalah Kebebasan, Bukan Feodalisme

Talkshow bertema “Pendidikan di Indonesia Pasca Reformasi Sebagai Cermin Kualitas Demokrasi” yang digelar di Auditorium Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Yogyakarta- Pendidikan dan demokrasi memiliki hubungan yang tidak terpisahkan. Idealnya, demokrasi membuka ruang kesetaraan dan kebebasan bagi seluruh warga negara.

Namun realitas pendidikan pascareformasi masih menyisakan berbagai persoalan, mulai dari rendahnya kesadaran demokratis hingga ketimpangan sosial dan relasi kuasa yang belum sepenuhnya setara.

Isu tersebut dibahas dalam Bersuara Talkshow bertema “Pendidikan di Indonesia Pasca Reformasi Sebagai Cermin Kualitas Demokrasi” yang digelar di Auditorium Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada, Jumat (21/11).

Joko Susilo dari Nalar Institute memaparkan bahwa alokasi 20% APBN untuk pendidikan tidak seluruhnya diimplementasikan untuk layanan pendidikan langsung.

Sebagian besar anggaran masih terserap pada aspek operasional. Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan bahwa dinamika pendidikan tinggi pascareformasi dipengaruhi kuat oleh ekonomi politik, yang menyebabkan negara perlahan melepas tanggung jawabnya. Dampaknya paling terasa bagi kelompok berpenghasilan rendah, mahasiswa, serta pekerja akademik.

“Tantangan yang dihadapi bukan hanya dalam aspek akses dan anggaran tetapi juga soal kesenjangan geografis dan kelompok sosial ekonomi,” jelasnya.

Pengamat politik Rocky Gerung menekankan bahwa tujuan hakiki pendidikan adalah kebebasan. Namun, feodalisme yang masih beroperasi dalam sistem sosial menghambat tumbuhnya pemikiran kritis. Ia menilai kurikulum kritis tidak akan efektif tanpa masyarakat yang mampu berdialektika dan berargumen.

“Selama tidak ada argumentative society tidak mungkin pendidikan itu berfungsi untuk menghasilkan perubahan, selama tidak ada argumentative society tidak ada demokrasi,” tekannya.

Rocky juga menyoroti perlunya kurikulum alternatif yang menempatkan kebebasan dan kesetaraan sebagai prinsip utama, seiring perkembangan teknologi seperti AI. Ia mencontohkan kurikulum Prancis yang lahir dari Revolusi Prancis dan menekankan nilai kebebasan, persaudaraan, serta kesetaraan.

“Jadi kita harus mengurai lagi bagian-bagian pikiran yang dimulai dari orang tua kita supaya dia bisa sejalan dengan kepentingan kita sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, jurnalis TEMPO, Shinta Maharani, menyoroti bahwa pendidikan Indonesia masih jauh dari inklusif. Diskriminasi berbasis gender maupun disabilitas masih terjadi, bahkan hanya sekitar 3% perguruan tinggi yang memiliki Unit Layanan Disabilitas (ULD).

Ia menambahkan kekhawatiran terkait Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru yang dinilai diskriminatif terhadap penyandang disabilitas dan berpotensi mengancam kelompok minoritas, karena memperluas kontrol negara.

“Demokrasi seharusnya menjamin bahwa mayoritas tidak menyalahgunakan kekuasaannya untuk menindas kelompok minoritas maka keputusan mayoritas dalam demokrasi harus mempertimbangkan semua pandangan dan berupaya melindungi minoritas dari tirani mayoritas,” tambahnya

 

Tags: #demokrasi#feodalisme#Pendidikan#Rocky Gerung#Universitas Gadjah Mada
Previous Post

62.754 Peserta Program Magang Nasional Lolos Batch II

Next Post

PLN Siap Dukung Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Indonesia

Next Post
PLN Siap Dukung Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Indonesia

PLN Siap Dukung Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Indonesia

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .