• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pertamina Lepas Pengapalan Perdana 1 Juta Barel Minyak dari Aljazair ke Indonesia

25 Desember 2025
in Ekonomi, Headline
0
PHE Catat Produksi Migas Lebih dari 1 Juta Barel Setara Minyak per Hari

Produksi migas Pertamina/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Oran- PT Pertamina Internasional EP (PIEP), Regional Internasional anak usaha Pertamina Hulu Energi (PHE) Subholding Upstream, menorehkan tonggak penting dalam ekspansi globalnya dengan melaksanakan pengapalan perdana (first lifting) minyak mentah sebesar 1 juta barel menuju Indonesia dari Port Arzew, Oran, Aljazair.

Pengapalan ini merupakan produksi pertama di bawah perpanjangan Production Sharing Contract (PSC) Blok 405A, yang memastikan keberlanjutan operasional Pertamina di Aljazair selama 25 tahun ke depan. Keberhasilan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat “Bring the Barrel Home” dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Hubungan komersial antara SONATRACH dan PERTAMINA telah terjalin lebih dari 25 tahun, mencerminkan kemitraan strategis yang kuat, berkelanjutan, dan berorientasi pada penciptaan nilai bersama.

Kerja sama ini dimulai pada periode 2002–2003 melalui kontrak tahunan, berlanjut dengan fleksibilitas transaksi spot pada 2006–2013, hingga memasuki fase ekspansi signifikan sejak 2014 melalui akuisisi hak pengelolaan Menzel Lejmat (MLN).

Menjelang pelaksanaan lifting, kedua perusahaan telah menandatangani Lifting Service Contract, 22 Desember 2025 di Kantor Pusat Sonatrach.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Algeria EP (PAEP), Jon Erwin, dan Mr. Mayouf Belgacem, VP Commercialization Sonatrach. Acara ini disaksikan langsung oleh President & CEO Sonatrach Noureddine Daoudi, Duta Besar RI untuk Aljazair Chalief Akbar, serta Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha.

Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat posisi Pertamina sebagai pemain migas internasional.

“Kami menjalankan amanah untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui praktik operasional yang unggul dan berkelanjutan di Aljazair,” ujarnya. Ia juga berharap kerja sama dengan Sonatrach ke depan semakin kuat dan berkelanjutan.

Komisaris Utama PIEP, Dharmawan H. Samsu, menambahkan bahwa keberhasilan pengapalan perdana ini merupakan hasil dari proses diplomasi dan negosiasi yang panjang.

“Pengapalan kargo pertama sebesar 1 juta barel ke Indonesia ini menegaskan nilai strategis perpanjangan Blok 405A untuk 25 tahun ke depan. Ini merupakan pencapaian besar setelah melalui proses negosiasi kontrak yang intens,” jelasnya, Rabu (24 Desember 2025).

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PAEP Jon Erwin menekankan bahwa kolaborasi solid dengan Sonatrach telah memberikan landasan hukum dan operasional yang kuat untuk mengoptimalkan potensi Blok 405A, sekaligus memberikan manfaat bagi kedua negara.

Duta Besar RI untuk Aljazair, Chalief Akbar, yang turut menyaksikan langsung proses lifting di Port Arzew, menyampaikan apresiasinya.

“Kegiatan ini bukan sekadar kerja sama bisnis migas, melainkan simbol kuat hubungan bilateral Indonesia dan Aljazair. Pemerintah Indonesia akan terus mendukung langkah Pertamina dalam mempererat kerja sama energi di masa mendatang dan tentunya mendukung kebijakan ketahanan energi pemerintah Indonesia,” tegasnya.

Proses pengapalan ini merupakan hasil sinergi terintegrasi Subholding Pertamina, yang melibatkan:

  • Subholding Upstream PHE melalui PIEP dan PAEP sebagai produsen hidrokarbon di luar negeri;
  • Subholding Shipping PT Pertamina International Shipping (PIS) sebagai pelaksana pengapalan internasional yang andal; serta
  • Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) sebagai pembeli dan operator kilang di dalam negeri.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menambahkan, pengapalan minyak mentah dari lapangan internasional ini membuktikan komitmen Pertamina dalam mencapai target kenaikan produksi migas untuk Indonesia.

“Brings barrel home, yakni membawa hasil lifting migas dari lapangan luar negeri, merupakan salah satu upaya Pertamina untuk mencapai ketahanan energi,” jelasnya.

Tags: #2025#Aljazair#Indonesia#minyak mentah#pengapalan#Pertamina Hulu Energi
Previous Post

Menhub Dudy Minta Operator Utamakan Keselamatan Penumpang

Next Post

Menteri PU Instruksikan Kerja 24 Jam Bersihkan Jalan Aceh Tamiang

Next Post
Menteri PU Instruksikan Kerja 24 Jam Bersihkan Jalan Aceh Tamiang

Menteri PU Instruksikan Kerja 24 Jam Bersihkan Jalan Aceh Tamiang

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .