• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Berbeda Dengan Tahun 2025, Bulog Pastikan Tahun 2026 Penyaluran Bansos Beras SPHP Berjalan Sepanjang Tahun

2 Januari 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Berbeda Dengan Tahun 2025, Bulog Pastikan Tahun 2026 Penyaluran Bansos Beras SPHP Berjalan Sepanjang Tahun
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta — Perum Bulog memastikan bansos beras Bulog akan kembali menjadi penyalur beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1,5 juta ton sepanjang tahun 2026.Selain itu Bulog kembali akan menyalurkan Bantuan Pangan atau bantuan sosial (bansos) beras untuk 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Berbeda dengan 2025 yang hanya dilakukan selama 8 bulan, pada 2026 nanti penyaluran SPHP 2026 akan dilakukan sepanjang tahun. Hanya saja, pada musim panen sekitar Maret, April dan Agustus akan ada pengurangan pasokan SPHP pada daerah sentra padi.

“Supaya tidak tumpah banyak di pasaran, tapi yang di daerah-daerah yang tidak sentra produksi pangan SPHP-nya tetep jalan seperti biasa. Tapi khusus di daerah-daerah sentra produksi pangan seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi Selatan, NTB itu SPHP-nya dikecilkan volumenya, tapi yang lain tetep berjalan,” kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani dalam gelaran Konferensi Pers Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategis 2026 di Kantor Bulog, Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Selain itu, Perum Bulog memastikan pada 2026 akan kembali ada penyaluran Bantuan Pangan atau bantuan sosial (bansos) beras untuk 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 10 kg ini untuk 4 bulan penyaluran. Penyaluran bantuan pangan untuk 4 bulan tahun 2026 itu sekitar 720 ribu ton untuk 18 juta penerima bantuan penerima bantuan manfaatnya 4 bulan.

“Supaya tidak tumpah banyak di pasaran, tapi yang di daerah-daerah yang tidak sentra produksi pangan SPHP-nya tetep jalan seperti biasa. Tapi khusus di daerah-daerah sentra produksi pangan seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi Selatan, NTB itu SPHP-nya dikecilkan volumenya, tapi yang lain tetep berjalan,” jelasnya.

Kemudian pada 2026 pasokan untuk bantuan keadaan darurat dijatahkan mencapai 25 ribu ton. Angka ini juga bagian dari hasil Rakortas di Kemenko Pangan.

Dari sisi penyerapan, pada 2026 Bulog akan menyerap 4 juta ton beras dan 1 juta ton jagung sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) dengan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).

Mengenai anggaran untuk penyerapan ini, Ahmad Rizal menyebut saat ini Bulog tengah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dia berharap Bulog bisa mendapatkan jatah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut dia jika mendapatkan jatah dari APBN, Bulog tidak perlu lagi mengandalkan pendanaan dari pinjaman bank himbara, terlebih menurut dia bunga yang dikenakan terbilang tinggi.

“Mudah-mudahan kita dapat APBN ataupun dapat dana bantuan OIP (Operator Investasi Pemerintah) yang bunganya hanya 2 persen. Ini mungkin kami nanti akan rapat Menteri Keuangan dalam hal ini supaya segera kita lanjut penyerapan beras maupun jagung,” jelasnya.

Kemudian Bulog juga memiliki rencana strategis pembangunan 100 infrastruktur pasca panen baik gudang maupun Rice Milling Unit (RMU). Untuk program ini, pemerintah mengalokasikan APBN sebesar Rp 5 triliun.

Selain itu, pada 2026 Bulog juga mendapatkan penugasan untuk menyerap minyak goreng rakyat atau MinyaKita sebesar 35 persen dari Domestik Market Obligation (DMO) Nasional.

Perum Bulog menyerap gabah setara beras sebanyak 3.191.969 ton sepanjang 2025. Sebanyak 3,19 juta ton tersebut berasal dari penyerapan 4.537.490 ton Gabah Kering Panen (GKP), 6.863 ton Gabah Kering Giling (GKG), serta 765.504 ton beras.

Ahmad Rizal mengatakan angka tersebut merupakan serapan terbesar sepanjang Bulog berdiri sejak 1968.

“Total pengadaan setara beras 3.191.969 ini total tertinggi selama berdirinya Bulog dari 1968. Penyerapan GKP 4,35 juta ton ini juga pencapaian tertinggi 1968 sampai 2025,” tuturnya.

Selain beras, BULOG juga mencatat pengadaan jagung dalam negeri sebesar 101.968 ton, terdiri atas 101.770 ton melalui skema Public Service Obligation (PSO) dan 198 ton komersial. Menurut Ahmad Rizal, angka ini juga tercatat tertinggi sepanjang sejarah.

Sepanjang 2025 Bulog juga menyalurkan bantuan pangan untuk empat bulan, Juni-Juli, dan Oktober-November sebanyak 707.929 ton.

Rizal menambahkan, sebetulnya Bulog menginginkan penyaluran bantuan pangan lebih tinggi dari capaian tersebut, hanya saja Bulog hanya mendapatkan penugasan penyaluran pada 4 bulan saja.

“Penyaluran SPHP beras total di tahun 2025 adalah 802.939 ton, penyaluran di tahun ini agak berbeda, kalau dulu penyaluran SPHP itu diserahkan ke grosir-grosir sehingga capaiannya lebih besar, namun impact itu berasnya dioplos. Sekarang tidak diserahkan langsung ke grosir-grosir dari Bulog langsung ke para pengecer, ritel-ritel,” jelasnya.

Tujuan skema pemangkasan distributor 1 dan distributor 2 agar Bulog memastikan beras tidak dioplos dan harga bisa dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per kg.

Kemudian Bulog juga SPHP Jagung sebesar 51.211 ton, tujuannya menahan gejolak harga dan menjaga stabilitas pasokan di tingkat konsumen.

“Ini karena kemarin sempat harga jagung naik di pasaran khususnya untuk pakan-pakan ternak, arahan presiden dan menko pangan bulog menyalurkan SPHP jagung supaya peternak mendapat pakan murah,” imbuhnya.

Selain itu pada 2025 Bulog juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GKM) di 4.337 titik. Bulog juga menyalurkan bantuan bencana sebesar 14.227 ton di wilayah Sumatera, dengan distribusi mencakup Aceh sebesar 8.676 ton, Sumatera Utara 4.482 ton, dan Sumatera Barat 1.069 ton.

Dari sisi cadangan, hingga akhir 2025 stok beras yang dikantongi Bulog tercatat sebesar 3,24 juta ton. “Ini stok tertinggi di awal tahun sepanjang bulog berdiri dari 1968 sampai sekarang,” katanya.

Previous Post

Bulog Beberkan Capaian Kinerja Optimal 2025 Dan Langkah Strategis 2026

Next Post

KKP Proyeksikan Boyolali Jadi Pusat Penghasil Lele di Jateng

Next Post
KKP Proyeksikan Boyolali Jadi Pusat Penghasil Lele di Jateng

KKP Proyeksikan Boyolali Jadi Pusat Penghasil Lele di Jateng

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .