• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Lindungi Peternak-Konsumen, Mentan Amran Tegaskan Pengawasan Ketat DOC hingga Daging Sapi

24 Januari 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Lindungi Peternak-Konsumen, Mentan Amran Tegaskan Pengawasan Ketat DOC hingga Daging Sapi
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga ayam, telur, dan daging sapi. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan peternak rakyat dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Untuk itu, Mentan Amran menekankan bahwa seluruh pelaku usaha pangan wajib mematuhi ketentuan harga eceran tertinggi (HET) dan harga pokok produksi (HPP). Ia mengungkapkan pemerintah tidak akan mentoleransi pelanggaran yang merugikan masyarakat.

“Kalau ada yang menjual di atas HET atau HPP, izinnya akan saya cabut. Tidak ada kompromi,” tegas Mentan Amran di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Seiring dengan komitmen tersebut, pemerintah memastikan ketersediaan stok komoditas peternakan berada dalam kondisi aman. Pasokan telur dan daging nasional dinilai mencukupi, sehingga stabilitas harga di tingkat konsumen dapat terjaga.

Meski demikian, Mentan Amran menyampaikan bahwa harga ayam hidup di tingkat peternak saat ini justru berada di bawah harga acuan produksi (HAP). Di lapangan, harga ayam tercatat sekitar Rp23.000 per kilogram, sementara harga acuan berada di kisaran Rp25.000 per kilogram.

Di sisi lain, sesuai dengan kesepakatan rapat pada Desember 2025 lalu, harga day old chick (DOC) telah ditetapkan sebesar Rp11.500 per ekor. Namun, di lapangan masih ditemukan harga DOC yang berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per ekor. Kondisi ini dinilai memberatkan peternak kecil sehingga Mentan Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga DOC layer harus mengacu pada kesepakatan yang telah ditetapkan.

Mentan Amran mengungkapkan jika masih ditemukan harga pangan di luar ketentuan, maka patut diduga terjadi pelanggaran di tingkat pelaku usaha atau distributor. Untuk itu, ia meminta Satgas Pangan melakukan pemeriksaan menyeluruh hingga ke hulu. Pelanggaran akan ditindak tegas melalui penutupan usaha dan pencabutan izin tanpa toleransi.

“Ini menyangkut rakyat kecil. Jika peternak kecil jatuh, dampaknya bisa luas dan merugikan negara,” ungkapnya.

Sebagai langkah jangka panjang, Mentan Amran menerangkan bahwa pemerintah akan membangun 12 pabrik pakan dan produksi DOC milik negara. Pabrik akan diluncurkan pada 28 Januari 2026 sebagai bagian dari Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi untuk memperkuat rantai industri perunggasan dari hulu hingga hilir, sekaligus menjaga biaya produksi tetap sehat dan berpihak pada peternak rakyat.

Pembangunan pabrik ini mendapat dukungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang telah menyetujui alokasi anggaran sekitar Rp20 triliun. Pabrik ini diharapkan menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan sektor peternakan nasional.

“Kalau dikelola negara, direkturnya dapat dicopot kapan saja kalau tidak berpihak pada rakyat,” ucap Mentan Amran.

Sementara itu, penegasan pengendalian harga juga berlaku bagi sektor daging sapi, termasuk bagi importir sapi bakalan. Pemerintah telah menerbitkan izin impor sekitar 700 ribu ekor sapi untuk kebutuhan satu tahun dengan pasokan nasional yang dinilai sangat mencukupi. Mentan Amran menegaskan tidak akan mentoleransi praktik kenaikan harga yang tidak wajar.

“Saat ini harga daging masih di bawah HPP. HPP berada di angka Rp56.000 per kilogram, sementara harga di pasar sekitar Rp55.000. Kami akan cek dan pasti ketemu siapa yang bermain,” tegasnya.

Selain itu, Mentan Amran menekankan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga harga bahan pokok strategis menjelang Ramadan. Sejumlah komoditas strategis menjadi perhatian, antara lain beras, gula, minyak goreng, daging sapi, ayam, telur, dan bawang. Pengawasan tetap diperketat untuk mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga di sepanjang rantai distribusi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Pol Yuda Gustawan menegaskan bahwa Polri siap bersinergi penuh dengan Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan seluruh kementerian/lembaga terkait dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Kami memandang stabilitas pasokan dan harga pangan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jika terjadi penyimpangan distribusi, penimbunan, atau permainan harga, dampaknya bisa langsung mengganggu harkamtibmas. Karena itu, Polri akan bertindak tegas,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa langkah pengawasan dan penindakan ini dilakukan demi melindungi masyarakat dan peternak rakyat. “Negara tidak boleh kalah. Ketika harga dan pasokan pangan terganggu, masyarakat akan resah. Oleh karena itu, Polri siap mengawal kebijakan pemerintah agar stabilitas pangan tetap terjaga,” pungkasnya.

Previous Post

Pedagang Daging Akhiri Mogok, Harga Disepakati Rp55 Ribu Jelang HBKN

Next Post

Menteri KP Trenggono Serukan Pemulihan Ekosistem Laut Bersama di WEF 2026

Next Post
Menteri KP Trenggono Serukan Pemulihan Ekosistem Laut Bersama di WEF 2026

Menteri KP Trenggono Serukan Pemulihan Ekosistem Laut Bersama di WEF 2026

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .