• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kemenhub Percepat Pemulihan Infrastruktur Transportasi Pascabencana di Wilayah Sumatra

29 Januari 2026
in Headline, Nusantara
0
Kemenhub Percepat Pemulihan Infrastruktur Transportasi Pascabencana di Wilayah Sumatra

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta– Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk mempercepat penanganan infrastruktur transportasi pascabencana di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI terkait “Penanganan Pasca Bencana di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatra Utara, dan Provinsi Sumatra Barat” di Jakarta, Selasa (27/1).

“Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus mempercepat penanganan infrastruktur transportasi pasca bencana di wilayah Sumatra secara terkoordinasi, terukur, dan berkelanjutan. Seluruh langkah yang kami lakukan berorientasi pada pemulihan konektivitas, keselamatan transportasi, serta dukungan terhadap distribusi logistik dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Menhub Dudy.

Menhub Dudy menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, seluruh jajaran pemerintah diminta untuk mengerahkan sumber daya secara maksimal dalam penanganan bencana di wilayah Sumatra. Dalam konteks ini, lanjut Menhub, Kemenhub berada dalam kategori bidang infrastruktur dengan mandat melaksanakan perbaikan, peningkatan, serta pembangunan kembali prasarana dan sarana transportasi.

“Seluruh langkah yang kami ambil mengacu pada Rencana Induk dan Rencana Aksi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang terintegrasi lintas kementerian dan lembaga. Kami sangat berharap dukungan, masukan, dan pengawasan dari Pimpinan dan Anggota Komisi V DPR RI agar pelaksanaan tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah terdampak,” terang Menhub Dudy.

Menhub Dudy juga menyebutkan, bencana di Provinsi Aceh berdampak pada sejumlah infrastruktur transportasi yang meliputi 3 Terminal Tipe A, 3 Terminal Tipe B, 2 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), serta jalur rel kereta api lintas Muara Satu-Kuta Blang sepanjang 30 kilometer dengan 65 titik lokasi terdampak. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada perlengkapan keselamatan jalan seperti marka, rambu, Alat Penerangan Jalan (APJ), chevron, lampu peringatan (warning light), dan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL).

“Kondisi ini tentu memengaruhi kelancaran arus barang dan orang di wilayah Aceh. Karena itu, penanganan darurat di daerah ini kami prioritaskan pada pemulihan fungsi konektivitas dasar,” ungkap Menhub.

Di wilayah Sumatra Utara, bencana berdampak pada 1 Terminal Tipe A serta jalur rel kereta api lintas Medan-Binjai dan Binjai-Besitang dengan total 99 kilometer lintasan dan 88 titik lokasi terdampak. Kerusakan juga terjadi pada marka, rambu, Alat Penerangan Jalan (APJ), guardrail, dan lampu peringatan (warning light), yang berpotensi menurunkan tingkat keselamatan lalu lintas apabila tidak segera ditangani.

Sementara di Sumatra Barat, bencana berdampak pada 1 Terminal Tipe A serta jalur rel kereta api lintas Padang-Lubuk Alung-Kayu Tanam sepanjang 52 kilometer dengan 8 titik lokasi terdampak. Kerusakan juga terjadi pada marka, rambu, Alat Penerangan Jalan (APJ), guardrail, dan fasilitas pendukung transportasi lainnya.

“Penanganan di wilayah ini difokuskan pada pemulihan akses transportasi utama yang menunjang aktivitas masyarakat serta logistik antardaerah,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Menhub Dudy juga menerangkan bahwa dalam masa tanggap darurat Kemenhub telah melakukan berbagai langkah, antara lain survei perlengkapan jalan, pengoperasian kembali angkutan perintis, serta perbaikan fasilitas layanan penumpang. Dukungan lainnya meliputi distribusi logistik melalui transportasi laut, udara, dan kereta api, termasuk Penetapan Tarif Nol Rupiah untuk Tol Laut dan Diskon Jasa Kepelabuhanan bagi kapal pengangkut bantuan kemanusiaan.

“Kami juga mengerahkan taruna transportasi sebanyak 146 orang di Aceh, 143 taruna di Sumatra Utara, dan 177 taruna di Sumatra Barat untuk pembersihan material di fasilitas umum serta pemberian bantuan bahan pokok dan obat-obatan kepada masyarakat terdampak. Semua upaya ini kami lakukan untuk memastikan rantai pasok dan bantuan kemanusiaan tidak terhambat ke wilayah terdampak,” tegasnya.

Kemudian untuk mendukung penanganan di titik rawan bencana, Menhub Dudy menuturkan bahwa Kemenhub telah mengerahkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di sejumlah simpul transportasi, baik di sektor darat, laut, udara, dan perkeretaapian yang tersebar di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Salah satu dukungan diberikan dalam bentuk penyediaan 12 pesawat terbang dan 7 helikopter yang disiagakan di 7 lokasi bandara guna menjamin respons cepat terhadap kondisi darurat dan distribusi bantuan.

Ke depan, Menhub menjelaskan bahwa Kemenhub akan fokus pada Capaian Rencana Aksi 2026-2028 yang meliputi Tanggap Darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi. Perkiraan kebutuhan anggaran penanganan pasca bencana transportasi dengan Fokus Tahun 2026 pada Tanggap Darurat adalah sebesar Rp60,58 miliar serta Rehabilitasi dan Rekonstruksi awal sebesar Rp129,32 miliar.

Adapun rekapitulasi perkiraan kebutuhan anggaran berdasarkan masing-masing sektor transportasi adalah sebagai berikut: Ditjen Perhubungan Darat sebesar Rp103,64 miliar, Ditjen Perhubungan Laut sebesar Rp11,76 miliar, Ditjen Perhubungan Udara sebesar Rp589,15 miliar, Ditjen Perkeretaapian sebesar Rp702,13 miliar, dan BPSDM Perhubungan sebesar Rp65,79 miliar.

Sementara itu, berdasarkan sebaran wilayah terdampak bencana, kebutuhan anggaran di Provinsi Aceh sebesar Rp814,80 miliar, Provinsi Sumatra Utara sebesar Rp544,89 miliar, dan Provinsi Sumatra Barat sebesar Rp112,78 miliar.

“Kami akan fokus pada pemulihan lalu lintas, rehabilitasi terminal, perbaikan prasarana perkeretaapian, serta peningkatan fasilitas bandar udara yang berfungsi sebagai simpul tanggap bencana. Dengan dukungan dari Komisi V DPR RI, kami optimistis upaya ini dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” jelas Menhub Dudy

 

Tags: #Aceh#Dudy Purwagandhi#Infrastruktur#Kementerian Perhubungan#Menteri Perhubungan#pascabencana#Sumatera Utara#transportasi
Previous Post

Gandeng Inggris, Prabowo Bakal Bangun 10 Kampus Baru STEM dan Kedokteran

Next Post

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Menteri Bahlil Jadi Ketua Harian

Next Post
Prabowo Serukan Pemberantasan Korupsi: Budaya Mark Up Harus Dihilangkan

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Menteri Bahlil Jadi Ketua Harian

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .