• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Hilirisasi Ayam Terintegrasi Masuki Tahap Pertama, Kaltim Ambil Bagian

7 Februari 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Hilirisasi Ayam Terintegrasi Masuki Tahap Pertama, Kaltim Ambil Bagian
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta — Pemerintah mulai merealisasikan Program Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi sebagai langkah strategis memperkuat swasembada protein hewani, menekan disparitas harga telur dan daging ayam antarwilayah, serta mendukung Program Makan Bergizi (MBG), pada Jumat (6/2/2026). Program ini mengintegrasikan seluruh rantai usaha perunggasan dari hulu hingga hilir agar pasokan lebih stabil dan produksi lebih merata di berbagai daerah.

Di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, program tersebut ditandai dengan groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi Tahap I yang dilaksanakan di perkebunan Pandawa Afd 2, lahan PTPN III Regional V, Desa Suatang, Kecamatan Pasir Belengkong. Kegiatan ini menjadi tonggak awal pembangunan fasilitas farm Parent Stock (PS) Layer dan Hatchery.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, Joko Bawono, menyampaikan bahwa tahap awal pembangunan memanfaatkan lahan seluas 10 hektare melalui kerja sama dengan PTPN. Fasilitas PS ayam petelur yang dibangun memiliki kapasitas minimal 100.000 ekor per siklus produksi.

“Hari ini kita lakukan groundbreaking parent stock. Ke depan, jika berkembang menjadi kawasan terintegrasi, kami siap memperluas lahan hingga 100 hektare,” ujarnya.

Joko menjelaskan, pembangunan PS menjadi fondasi utama dalam mewujudkan industri ayam terintegrasi karena menentukan ketersediaan bibit secara berkelanjutan. Dengan bibit yang terjamin, rantai produksi telur dan daging ayam di tingkat hilir dapat berjalan lebih efisien dan tidak bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap hilirisasi ayam petelur dapat menekan angka inflasi serta memenuhi kebutuhan telur lokal secara mandiri. “Program ini juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar dan memperkuat posisi Paser sebagai penyangga pangan Ibu Kota Nusantara (IKN),” ungkapnya.

Groundbreaking di Kalimantan Timur dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan; Sekretaris Daerah Kabupaten Paser; Direktur Utama PTPN III beserta jajaran direksi; unsur Forkopimda Kabupaten Paser; perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan Timur; Direktur Perumda Prima Jaya Taka Kabupaten Paser; serta Ketua Forum UMKM Kabupaten Paser.

Pelaksanaan program hilirisasi ayam terintegrasi melibatkan Kementerian Pertanian, BUMN pangan, pemerintah daerah, perbankan, koperasi, UMKM, serta peternak rakyat melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO). Program ini direncanakan berjalan di 30 provinsi dalam dua tahap dengan total pembangunan 323 unit prasarana industri peternakan.

Sebagai tahap awal, pemerintah melaksanakan groundbreaking di enam titik yang ditetapkan sebagai fase pertama pengembangan, yakni Jawa Timur (Malang), Sulawesi Selatan (Bone), Gorontalo (Gorontalo Utara), Kalimantan Timur (Paser), Nusa Tenggara Barat (Sumbawa), dan Lampung (Lampung Selatan).

Untuk Provinsi Kalimantan Timur, pada tahun 2026 direncanakan pembangunan 14 unit fasilitas hilirisasi. Lokasi pertama berada di Kebun Pandawa PTPN III Regional V seluas 99 hektare untuk pembangunan PS Farm Layer dan Hatchery dengan kapasitas 14 kandang masing-masing 10.000 ekor atau total 140.000 ekor, dengan target produksi DOC mencapai 10 juta ekor per tahun. Lokasi kedua di Kecamatan Kariangau, Kota Balikpapan, akan dibangun pabrik pakan berkapasitas 120.000 ton per tahun, sedangkan lokasi ketiga di Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, disiapkan untuk fasilitas FS Farm Pullet dengan total populasi 480.000 ekor.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menegaskan bahwa hilirisasi ayam terintegrasi bukan sekadar pembangunan kandang, melainkan penguatan ekosistem perunggasan nasional dari hulu hingga hilir.

“Hilirisasi ayam terintegrasi ini merupakan inisiatif langsung Bapak Menteri Pertanian sebagai langkah strategis negara untuk memastikan swasembada protein berjalan berkelanjutan, merata, dan berpihak pada peternak rakyat,” jelas Agung.

Ia menambahkan, ekosistem yang dibangun mencakup pembibitan ayam, pakan berbasis bahan baku dalam negeri, kesehatan hewan, rumah potong unggas, cold chain, pengolahan, logistik, hingga pemasaran.

Melalui ekosistem terintegrasi tersebut, pemerintah menargetkan produksi telur dan daging ayam tersebar lebih merata di berbagai daerah. Skema ini diharapkan memperkuat kemandirian daerah, menekan gejolak harga, dan menjamin ketersediaan protein hewani yang t.rjangkau dan berkelanjutan.

Previous Post

Groundbreaking Hilirisasi Perunggasan di NTB, Perkuat Kemandirian Peternak Daerah

Next Post

Dirut Bulog Beserta Ketua Komisi IV dan Kasad Dianugerahi sebagai Insan Inspiratif Pangan dalam Panen Fest 2026

Next Post
Dirut Bulog Beserta Ketua Komisi IV dan Kasad Dianugerahi sebagai Insan Inspiratif Pangan dalam Panen Fest 2026

Dirut Bulog Beserta Ketua Komisi IV dan Kasad Dianugerahi sebagai Insan Inspiratif Pangan dalam Panen Fest 2026

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .