• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemerintah Ajak Negara Sahabat dan Organisasi Internasional Berpartisipasi pada OIS 2026

18 Februari 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Pemerintah Ajak Negara Sahabat dan Organisasi Internasional Berpartisipasi pada OIS 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak negara-negara sahabat dan organisasi internasional untuk berpartisipasi dalam konferensi tingkat tinggi Ocean Impact Summit (KTT OIS) 2026 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali pada 8-9 Juni mendatang.

Undangan partisipasi ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam acara Resepsi Diplomasi OIS 2026 yang diselenggarakan KKP bersama Kementerian Luar Negeri, Kementerian Sekretariat Negara dan Danantara di Jakarta, Rabu (18/2/2026). Undangan ini juga merupakan tindaklanjut pengumuman resmi serta ajakan terbuka yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto di World Economic Forum di Davos, Swiss pada 22 Januari 2026 silam.

“Kami berharap para kepala negara, menteri, pimpinan organisasi internasional, pelaku usaha, peneliti, akademisi, inovator dan mitra pembangunan, berkumpul untuk merumuskan dan menghasilkan capaian yang konkret serta terukur pada acara Ocean Impact Summit nanti. Untuk itu pada acara ini, kami meminta dukungan para duta besar dan perwakilan organisasi internasional menyampaikan undangan Indonesia untuk menghadiri langsung Ocean Impact Summit 2026,” ungkap Menteri Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta.

Mengusung tema “Unlocking the Potential of the Blue Economy”, puncak KTT OIS 2026 membahas empat pilar penting, yakni menjadikan laut sebagai sumber makanan dan nutrisi; laut sebagai sistem energi dan infrastruktur modern; laut sebagai sistem alam yang memperkuat aksi iklim dan melidungi ekosistem; serta laut sebagai tempat untuk tata kelola yang baik, teknologi, dan ide baru.

KTT OIS diharapkan dapat memicu dan memacu percepatan berbagai kegiatan perekonomian yang memanfaatkan atau bersumber dari laut, seperti modernisasi perikanan tangkap dan budidaya berkelanjutan, penguatan industri hilir berbasis bioproduk, pengembangan energi terbarukan kelautan dan infrastruktur pelabuhan hijau, perluasan kawasan konservasi laut (MPA), dan pengembangan karbon biru, serta digitalisasi tata kelola kelautan berbasis data dan kecerdasan buatan.

“Kami juga mendorong para duta besar untuk melibatkan para pemangku kepentingan utama di negara masing-masing, khususnya investor terkemuka, pelaku sektor swasta, serta mitra strategis, agar dapat berpartisipasi aktif dalam KTT ini. Keterlibatan mereka akan sangat menentukan dalam mengkatalisasi kemitraan dan membuka peluang investasi yang nyata,” pungkas Menteri Trenggono.

Berbeda dari forum kelautan yang sudah ada sebelumnya, KTT OIS 2026 mengedepankan pendekatan berbasis aksi (action-oriented) dengan fokus pada katalisasi investasi, pengembangan inisiatif kolaboratif, serta penguatan tata kelola laut yang adaptif terhadap tantangan global seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, transisi energi, dan transformasi digital.

“KTT OIS berbeda dengan konferensi lainnya karena menghadirkan pendanaan/investasi yang berdampak (impact) untuk laut. Misalnya bagaimana kegiatan pelayaran (shipping) dapat menjadi lebih hijau yang dilihat bukan sebagai biaya tambahan, namun peluang investasi serta bagaimana terumbu karang, lamun, rumput laut digunakan untuk pendanaan berkelanjutan melalui pemanfaatan nilai ekonomi karbon dari ekosistem karbon biru,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno yang memberikan pengantar konteks pentingnya KTT OIS 2026.

Sementara itu Duta Besar Uni Emirat Arab, Abdulla Salem Obaid Salem Aldhaheri mendukung penuh pelaksanaan OIS pertama di Indonesia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia dinilainya memiliki peran penting dalam mendorong sinergi penataan dan pemanfaatan laut secara berkelanjutan untuk kepentingan bersama.

“Tentu saja saya akan mendorong UEA untuk bergabung di KTT ini. Karena saya melihat ini platform bagus yang akan mempengaruhi semua pihak yang terkait dengan lautan. Indonesia adalah negara yang tepat dalam memperkenalkan lautan di dunia, dengan mudah dan secara sistematis,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Resepsi Diplomasi OIS 2026 dihadiri 73 kedutaan besar negara sahabat dan 11 organisasi internasional yang terdiri atas 28 Duta Besar, 50 perwakilan Kedubes setingkat Wakil Dubes/Diplomat Senior, serta 16 orang perwakilan Organisasi Internasional. Resepsi Diplomatik ini juga dihadiri perwakilan kementerian/lembaga terkait.

Previous Post

Bulog Dapat Dukungan Penuh dari Kemenhaj dalam Program Beras Jemaah Haji 2026

Next Post

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Next Post
Cegah Judi Online, Kemenag Kerahkan 5.940 KUA dan 50.000 Penyuluh Agama

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .